Panggung Kreasi Lokal: Seniman & Pelajar Kayong Utara Bersinar

Diposting pada

Pendopo Bupati Kayong Utara di Kalimantan Barat menjadi saksi bisu kemeriahan malam itu. Lantunan syair, gemulai tarian daerah, dan alunan musik tradisional berpadu harmonis mengiringi gelaran Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS). Acara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melalui Dinas Pendidikan ini bukan sekadar pertunjukan, melainkan sebuah ruang ekspresi seni dan sarana pembelajaran budaya yang berharga bagi generasi muda.

Beragam atraksi seni khas daerah memukau para hadirin. Mulai dari pembacaan Syair Gulung yang penuh makna, tarian tradisional yang mempesona, hingga permainan alat musik tradisional senggayong yang merdu. Tak ketinggalan, pertunjukan bertutur, bernyanyi, pantomim, serta pajangan lukisan turut memperkaya khazanah seni yang ditampilkan. Seluruh rangkaian acara dikemas secara apik, sarat dengan nilai-nilai kebudayaan dan kearifan lokal Kabupaten Kayong Utara.

Apresiasi dan Kepedulian Pemerintah untuk Seniman Lokal

Jumadi Gading, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, menegaskan bahwa kegiatan GSMS ini merupakan wujud nyata apresiasi dan kepedulian pemerintah daerah terhadap para seniman lokal. Para seniman ini, menurutnya, memegang peranan penting dalam menjaga dan melestarikan kekayaan seni budaya daerah yang dimiliki Kayong Utara.

“Jadi kegiatan pada malam hari ini merupakan bentuk apresiasi dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terhadap seniman-seniman yang ada di Kayong Utara,” ujar Jumadi saat diwawancarai.

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa GSMS sejatinya merupakan program yang berasal dari pemerintah pusat, yakni Kementerian Pendidikan. Pemerintah daerah kemudian mengadopsi program ini dan menyesuaikannya dengan konteks lokal, baik dari segi seni yang berkembang, tokoh-tokoh budaya yang ada, maupun para seniman yang berkarya di Kabupaten Kayong Utara.

“Program ini sebenarnya dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan. Kita di daerah tinggal mengadopsi dan menyesuaikan dengan seni dan tokoh serta seniman yang ada di Kabupaten Kayong Utara,” jelasnya.

Implementasi GSMS di Kayong Utara: Tahap Awal dan Jangkauan

Untuk tahap awal implementasinya, GSMS diprioritaskan di tiga kecamatan yang ada di Kayong Utara, yaitu Sukadana, Simpang Hilir, dan Teluk Batang. Program ini melibatkan berbagai elemen penting dalam ekosistem pendidikan dan seni:

  • Peserta Didik: Sebanyak 50 siswa dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) turut serta dalam kegiatan ini.
  • Seniman dan Pendukung: Sepuluh seniman lokal didaulat menjadi pengajar utama, didukung oleh sepuluh asisten seniman yang membantu kelancaran program.
  • Institusi Pendidikan: Sepuluh sekolah menjadi mitra dalam pelaksanaan GSMS.

Keterlibatan peserta didik dari berbagai jenjang ini diharapkan dapat membuka berbagai ruang pengembangan bakat seni mereka. Lebih dari itu, program ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta dan kecintaan terhadap seni dan budaya daerah sejak usia dini.

Harapan untuk Keberlanjutan dan Peran Seniman Lokal

Jumadi Gading menyatakan harapan besarnya agar program GSMS dapat diadopsi secara berkelanjutan oleh sekolah-sekolah di Kayong Utara. Harapan ini terutama ditujukan bagi sekolah-sekolah yang saat ini belum memiliki guru khusus seni budaya.

“Sekolah-sekolah yang tidak memiliki guru seni budaya bisa merekrut seniman-seniman lokal di sekitar sekolah untuk langsung mengajar. Itu tujuan kita, agar seniman lokal bisa menularkan ilmu-ilmu mereka kepada pelajar,” ungkapnya.

Dengan keterlibatan langsung para seniman lokal di lingkungan sekolah, proses pembelajaran seni diharapkan menjadi lebih relevan dan kontekstual dengan kondisi dan budaya setempat. Hal ini juga akan berkontribusi dalam memperkuat pendidikan karakter peserta didik, serta menanamkan rasa bangga dan kecintaan yang mendalam terhadap warisan budaya daerah mereka. GSMS menjadi jembatan penting antara kekayaan seni tradisional dan generasi penerus bangsa.

Gambar Gravatar
Rizki merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan