Persija Jakarta dipastikan akan melakukan perombakan skuad pada bursa transfer paruh musim Liga Super Indonesia 2025/2026. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengonfirmasi bahwa sejumlah pemain akan dilepas untuk memperkuat kedalaman tim di putaran kedua. Keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi mendalam dari tim pelatih.
Bursa transfer paruh musim yang dijadwalkan berlangsung mulai 10 Januari hingga 6 Februari mendatang, memberikan kesempatan bagi setiap klub untuk melakukan penyesuaian. Persija Jakarta, yang akrab disapa Macan Kemayoran, diperkirakan akan menjadi tim yang aktif dalam pergerakan pemain. Rumor mengenai aktivitas transfer sudah mulai beredar, mengisyaratkan adanya perubahan signifikan dalam komposisi tim.
Mohamad Prapanca tidak membantah kemungkinan adanya pemain yang akan meninggalkan klub menjelang dimulainya putaran kedua kompetisi. “Ya, kami akan menyesuaikan dengan pelatih, juga ada beberapa yang harus dilepas,” ujar Prapanca.
Kriteria Pemain yang Akan Dilepas
Meskipun demikian, Prapanca masih enggan menyebutkan secara spesifik nama-nama pemain yang akan terdepak dari skuad. Ia juga belum bisa memastikan apakah pemain yang dilepas merupakan pemain lokal atau asing. Seluruh keputusan terkait perombakan skuad akan sepenuhnya diserahkan kepada pelatih kepala, Mauricio Souza.
Prapanca menjelaskan bahwa pembahasan mengenai daftar pemain yang akan dilepas kemungkinan besar akan dilakukan setelah pertandingan melawan Persijap Jepara yang dijadwalkan pada 3 Januari. “Jadi, saya masih menunggu kepastian dari pelatih. Mudah-mudahan mungkin setelah pertandingan tanggal 3 (Januari) nanti, baru kita bisa tahu posisinya seperti apa. Kita akan memperkuat kedalaman skuad,” ungkap Prapanca.
Sorotan Terhadap Gustavo Franca
Saat ini, masa depan beberapa pemain Persija Jakarta memang tengah menjadi sorotan. Salah satu nama yang paling santer dikabarkan akan hengkang adalah Gustavo Franca, gelandang serang asal Brasil. Performa Franca bersama Persija sejauh ini belum menunjukkan peningkatan yang signifikan, yang berujung pada minimnya menit bermain yang ia dapatkan.
Berdasarkan catatan, Gustavo Franca baru tampil dalam 12 pertandingan, di mana lima di antaranya ia masuk sebagai pemain pengganti. Kontribusinya terhadap tim juga terbilang minim, hanya menghasilkan satu gol dan satu assist. Minimnya kontribusi ini menjadi salah satu pertimbangan dalam evaluasi tim pelatih.
Rencana Perekrutan Pemain Baru
Selain melepas sejumlah pemain, Persija Jakarta juga dipastikan akan mendatangkan amunisi baru untuk memperkuat tim. Prapanca mengonfirmasi bahwa proses negosiasi dengan beberapa pemain incaran sudah berjalan. Namun, ia masih belum mau membeberkan secara detail mengenai identitas pemain-pemain tersebut.
Prapanca hanya menegaskan bahwa setiap pemain yang akan direkrut harus sesuai dengan rekomendasi dan kebutuhan tim kepelatihan. “Ya, sesuai kebutuhan pelatih. Begitu. Sesuai kebutuhan pelatih. Pelatih sudah ada beberapa pemain yang dibidik dan kami sedang melakukan negosiasi,” jelasnya.
Pergerakan aktif di bursa transfer paruh musim ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi Persija Jakarta. Dengan adanya penyesuaian skuad, tim Macan Kemayoran berambisi untuk tampil lebih solid dan kompetitif di sisa putaran Liga Super Indonesia 2025/2026. Evaluasi yang dilakukan oleh tim pelatih menjadi kunci utama dalam menentukan arah kebijakan transfer klub, demi mencapai performa terbaik di setiap pertandingan.












