Juventus tergelincir dalam upaya mereka untuk menekan para pemuncak klasemen Serie A setelah penalti di menit akhir yang dieksekusi oleh Jonathan David gagal membuahkan hasil. Hasil imbang melawan Lecce ini memutus rentetan kemenangan Bianconeri dan memberikan keuntungan bagi tim lain dalam perebutan puncak klasemen.
Juventus Gagal Manfaatkan Peluang Emas Melawan Lecce
Dalam pertandingan yang seharusnya menjadi momentum bagi Juventus untuk memangkas jarak dengan pemuncak klasemen, mereka justru harus puas dengan hasil imbang 1-1 melawan Lecce di Stadion Allianz. Pertandingan yang berlangsung pada Minggu (4/1/2026) dini hari WIB ini memperlihatkan dominasi Juventus dalam statistik, namun kurangnya ketajaman di lini depan membuat mereka gagal meraih tiga poin penuh.
Lecce, yang secara mengejutkan tampil solid, berhasil unggul terlebih dahulu jelang babak pertama usai melalui gol Lameck Banda pada menit ke-45+1. Gol ini menjadi pukulan telak bagi Juventus yang berusaha membangun momentum.
Namun, respons Juventus datang dengan cepat di awal babak kedua. Weston McKennie berhasil mencetak gol penyeimbang pada menit ke-49, membangkitkan harapan para penggemar Bianconeri. Setelah gol tersebut, Juventus semakin meningkatkan tekanan terhadap pertahanan Lecce. Statistik pertandingan mencatat penguasaan bola Juventus mencapai 72 persen, dengan total 25 tembakan dilepaskan, lima di antaranya mengarah ke gawang. Meskipun demikian, sejumlah peluang emas yang didapatkan justru terbuang sia-sia.
Puncak dari frustrasi Juventus datang pada menit-menit akhir pertandingan. Mereka mendapatkan hadiah penalti, namun Jonathan David yang maju sebagai eksekutor gagal menaklukkan kiper Lecce, Wladimiro Falcone. Tendangan cungkil yang dilakukannya mampu ditepis oleh Falcone, sekaligus mengubur harapan Juventus untuk meraih kemenangan.
Dampak Hasil Imbang Bagi Juventus dan Papan Atas Serie A
Hasil imbang melawan tim yang secara teori berada di papan bawah klasemen ini memiliki konsekuensi signifikan bagi Juventus. Tim asuhan Luciano Spalletti ini kini tertinggal lima poin dari AC Milan yang memimpin klasemen, meskipun Juventus telah memainkan satu pertandingan lebih banyak. Selain itu, hasil ini juga mengakhiri catatan tiga kemenangan beruntun yang sebelumnya dipegang oleh Juventus di Serie A.
Meskipun demikian, para penggemar Juventus dapat sedikit bernapas lega karena tim mereka berhasil naik ke peringkat keempat klasemen berkat keunggulan selisih gol. Peningkatan posisi ini terjadi setelah Atalanta berhasil mengalahkan AS Roma dengan skor 1-0, berkat gol tunggal dari Giorgio Scalvini.
AC Milan sendiri telah mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen setelah meraih kemenangan 1-0 di kandang Cagliari pada Jumat. Namun, posisi puncak Milan masih bisa terancam apabila Inter Milan mampu meraih kemenangan atas Bologna dalam pertandingan yang akan digelar pada Senin (5/1/2026) dini hari WIB. Pertandingan antara Inter Milan dan Bologna ini menjadi krusial untuk melihat pergeseran di papan atas klasemen.
Hasil Lengkap Serie A Pekan Ini
Berikut adalah hasil lengkap pertandingan Serie A yang telah dimainkan pada Sabtu (3/1/2026) waktu lokal:
- Como 1 (Da Cunha 18-pen) – Udinese 0
- Sassuolo 1 (Thorstvedt 12) – Parma 1 (Pellegrino 24)
- Genoa 1 (Colombo 15) – Pisa 1 (Leris 38)
- Juventus 1 (McKennie 49) – Lecce 1 (Banda 45+1)
- Atalanta 1 (Scalvini 12) – Roma 0
Klasemen Sementara Serie A
Berikut adalah klasemen sementara Serie A per Minggu (4/01/2026) pukul 05:14 WIB:
| No | Klub | D | M | S | K | -/+ | P |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | AC Milan | 17 | 11 | 5 | 1 | 15 | 38 |
| 2 | Inter Milan | 16 | 12 | 0 | 4 | 21 | 36 |
| 3 | Napoli | 16 | 11 | 1 | 4 | 11 | 34 |
| 4 | Juventus | 18 | 9 | 6 | 3 | 8 | 33 |
| 5 | AS Roma | 18 | 11 | 0 | 7 | 8 | 33 |
Keterangan:
* No: Peringkat
* D: Dimainkan
* M: Menang
* S: Seri
* K: Kalah
* -/+: Selisih Gol
* P: Poin

















