Prilly Latuconsina Buka Babak Baru: Mundur dari Sinemaku Pictures, Lirik Dunia Sales di LinkedIn
Prilly Latuconsina, sosok yang tak asing lagi di kancah hiburan Indonesia, khususnya dalam industri perfilman, baru-baru ini mengejutkan publik dengan sebuah pengumuman penting. Setelah bertahun-tahun aktif berkarya dan bahkan mendirikan rumah produksi Sinemaku Pictures bersama Umay Shahab sejak tahun 2019, Prilly memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya di perusahaan tersebut. Keputusan ini menandai sebuah pergeseran signifikan dalam kariernya, di mana ia kini secara terbuka mencari tantangan dan peluang baru di dunia profesional.
Yang menarik perhatian adalah bagaimana Prilly memilih untuk menempuh jalur pencarian kerja ini. Alih-alih melalui cara-cara konvensional, aktris dan produser muda ini secara mengejutkan mengumumkan pencariannya di platform profesional ternama, LinkedIn. Langkah ini tentu saja memicu rasa penasaran banyak orang, mengingat Prilly selama ini identik dengan gemerlap dunia hiburan.
Mengaktifkan Fitur “Open to Work” di LinkedIn
Pada hari Minggu, 25 Januari 2026, Prilly membagikan sebuah tangkapan layar dari profil LinkedIn-nya melalui unggahan di Instagram. Potret tersebut memperlihatkan dengan jelas bahwa bintang film “Budi Pekerti” ini telah mengaktifkan fitur “Open to Work” atau “Terbuka untuk Bekerja”. Fitur ini berfungsi sebagai penanda visual bagi para pengguna LinkedIn lainnya, yang mengindikasikan bahwa pemilik profil sedang aktif mencari peluang kerja.
Menariknya, Prilly memberikan klarifikasi bahwa pengaktifan badge ini bukanlah karena dirinya sedang sepi aktivitas atau kehilangan pekerjaan. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa motivasi utamanya adalah keinginan untuk terus belajar dan mengembangkan diri di area yang baru. “Jangan kaget dulu ya. Aku menyalakan badge #OpenToWork bukan karena kekurangan aktivitas, tapi karena lagi ingin belajar hal baru,” tulisnya dalam keterangan di unggahan LinkedIn-nya. Pernyataan ini menunjukkan pola pikir Prilly yang terus berinovasi dan tidak pernah berhenti mencari pengetahuan baru, meskipun telah memiliki karier yang cemerlang.
Ambisi Baru: Menjelajahi Dunia Sales
Lebih lanjut, Prilly mengungkapkan alasan di balik keputusannya untuk secara terbuka menunjukkan diri sebagai pencari kerja aktif di LinkedIn. Ia mengaku memiliki ketertarikan yang besar untuk mencoba peruntungan di bidang yang berbeda dari industri film yang selama ini menjadi arena utamanya. Secara spesifik, Prilly menyatakan ketertarikannya untuk bekerja di dunia sales atau penjualan.
“Sekarang aku penasaran untuk challenge diri di ruang yang berbeda, kayak offline sales experience. Ketemu orang langsung, ngobrol, memahami kebutuhan mereka, sampai belajar bagaimana sebuah produk benar-benar diterima dan dirasakan langsung oleh konsumen,” tuturnya.
Keinginan Prilly untuk terjun ke dunia sales menunjukkan bahwa ia tidak hanya ingin sekadar mencoba hal baru, tetapi juga memiliki tujuan yang jelas. Pengalaman tatap muka langsung dengan konsumen, memahami dinamika pasar, dan belajar tentang penerimaan produk secara nyata adalah beberapa aspek yang membuatnya tertarik. Hal ini juga dapat dilihat sebagai upaya Prilly untuk memperluas wawasan bisnisnya di luar ranah produksi hiburan.
Rekam Jejak Karier Prilly Latuconsina yang Mengesankan
Sembari mencari peluang baru, profil LinkedIn Prilly Latuconsina pun membeberkan rekam jejak kariernya yang luar biasa, tidak hanya sebagai seorang aktris tetapi juga dalam berbagai bidang profesional lainnya. Daftar pengalamannya yang tertera di platform tersebut menunjukkan betapa multifasetnya talenta dan dedikasi Prilly.

Berikut adalah beberapa sorotan dari riwayat kerja Prilly Latuconsina:
- Dosen Tamu dan Dosen Tetap: Prilly telah aktif berbagi ilmunya di dunia akademis. Ia pernah menjadi dosen tamu di Universitas Udayana pada tahun 2023, dan juga di Universitas Gadjah Mada dari tahun 2022 hingga 2024. Lebih lanjut, ia kini menjabat sebagai dosen di LSPR Institute sejak tahun 2025 hingga sekarang.
- Sinemaku Pictures: Sebagai Co-Founder dan Executive Producer, Prilly berperan penting dalam mendirikan dan mengembangkan rumah produksi ini dari tahun 2019 hingga 2026.
- Pengusaha Kuliner: Prilly juga merambah dunia bisnis kuliner dengan mendirikan La Joie Bakery Cafe pada tahun 2023, yang masih beroperasi hingga saat ini.
- Aktivis Lingkungan: Kepeduliannya terhadap isu lingkungan dibuktikan dengan perannya sebagai Founder dan Inisiator Generasi Peduli Bumi sejak tahun 2023.
- Bisnis Perhiasan: Di tahun 2024, Prilly mendirikan ILY Gold, menandakan diversifikasi bisnisnya.
- Bisnis Maritim: Terbaru, sejak tahun 2025, Prilly menjabat sebagai Founder dan Chief Marketing Officer di Salaya Yacht, menunjukkan ketertarikannya pada industri yang lebih premium.

Berbagai pencapaian dan pengalaman ini menegaskan bahwa Prilly Latuconsina adalah seorang profesional yang dinamis, ambisius, dan selalu siap untuk menghadapi tantangan baru. Keputusannya untuk meninggalkan Sinemaku Pictures dan mencari peran baru di LinkedIn bukan hanya sekadar ganti profesi, melainkan sebuah bukti nyata dari semangat belajarnya yang tak pernah padam dan visinya yang luas untuk masa depan kariernya. Perjalanan Prilly di dunia profesional tampaknya masih akan terus menarik untuk diikuti.


















