• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home politik

Trump Tolak Minta Maaf atas Video Obama, Sebut Tak Salah

Erwin by Erwin
8 Februari 2026 - 03:44
in politik
0

Donald Trump Tolak Minta Maaf Atas Unggahan Video Bernuansa Rasis

Mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, telah menarik perhatian publik dan menuai kecaman luas setelah mengunggah video bernuansa rasis di media sosialnya. Video tersebut menampilkan mantan Presiden Barack Obama dan Michelle Obama dengan tubuh kera. Di tengah gelombang kritik yang semakin deras, Trump justru memilih untuk tidak meminta maaf, bersikeras bahwa dirinya tidak bersalah dan menganggap insiden tersebut sebagai kelalaian teknis yang berada di luar kendalinya.

“Saya tidak melakukan kesalahan,” tegas Trump kepada awak media saat dalam perjalanan menuju Florida pada Jumat (6/2), di dalam pesawat kepresidenan Air Force One.

Trump mengklaim bahwa ia hanya sempat menyaksikan bagian awal dari video berdurasi sekitar satu menit tersebut, yang pada mulanya membahas klaim tanpa dasar mengenai kecurangan dalam Pemilihan Presiden 2020. Ia menyatakan bahwa ia tidak sempat melihat bagian akhir video yang kini dikecam secara luas sebagai tindakan rasisme, yang menampilkan visual Barack dan Michelle Obama dengan tubuh kera.

“Saya hanya melihat bagian pertama… saya tidak melihat keseluruhan videonya,” ujar Trump. Ia menambahkan bahwa unggahan tersebut telah diserahkan kepada pihak lain untuk diposting, dan mengakui bahwa “seseorang terpeleset dan melewatkan bagian yang sangat kecil.”

“Saya kira kemungkinan besar tidak ada yang meninjau bagian akhirnya,” lanjut Trump, yang menunjukkan adanya potensi kesalahan dalam proses peninjauan konten sebelum diunggah.

Pernyataan Trump ini disampaikan di tengah desakan yang signifikan dari sejumlah legislator Partai Republik, yang secara terbuka memintanya untuk menyampaikan permintaan maaf secara publik. Namun, Trump dengan tegas menyatakan bahwa ia tidak memiliki rencana untuk melakukannya.

Baca Juga  Menu MBG di Medsos Terancam Pidana, BGN Klarifikasi

Ketika ditanya mengenai seruan untuk meminta maaf, ia kembali menegaskan bahwa ia tidak akan meminta maaf. Meskipun demikian, ketika ditanya apakah ia mengecam bagian video yang bersifat rasis, Trump menjawab “tentu saja,” menunjukkan pengakuan bahwa konten tersebut memang bermasalah, meskipun ia enggan bertanggung jawab langsung.

Teknologi AI dan Jejak Rasisme dalam Video Kontroversial

Bagian video yang memicu kontroversi ini dilaporkan dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan (AI). Cuplikan singkat tersebut menampilkan tubuh dua ekor kera yang digabungkan dengan wajah Barack dan Michelle Obama, dengan latar belakang hutan dan beberapa kera lainnya. Meskipun kemunculannya hanya sesaat, visualisasi ini dinilai mengandung simbolisme rasisme yang sangat sensitif dan memiliki akar sejarah yang panjang dalam diskriminasi rasial di Amerika Serikat.

Video tersebut merupakan salah satu dari puluhan unggahan yang dibagikan oleh Trump di akun Truth Social-nya, antara larut malam 5 Februari hingga dini hari 6 Februari. Pada tahap awal penayangan, Gedung Putih sempat memberikan pembelaan atas unggahan tersebut.

Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, menyatakan bahwa video itu berasal dari sebuah meme internet yang menggambarkan Presiden Trump sebagai “Raja Hutan” dan Partai Demokrat sebagai karakter dari film “The Lion King”.

“Mohon hentikan kemarahan palsu ini,” tambah Leavitt, mencoba meredam kritik yang muncul.

Namun, seiring dengan meluasnya kritik, termasuk dari kalangan internal Partai Republik yang biasanya enggan mengkritik pemimpin partainya, Gedung Putih akhirnya mengambil jarak dari unggahan tersebut. Seorang pejabat Gedung Putih kemudian menyatakan bahwa video itu dibagikan secara keliru oleh seorang staf Trump yang tidak disebutkan namanya. Unggahan tersebut akhirnya dihapus dari akun Truth Social Trump setelah tayang selama kurang lebih 12 jam.

Baca Juga  BGN Tutup 2 SPPG Pasca Laporan Intimidasi Cucu Menteri

Reaksi Keras dari Anggota Partai Republik

Reaksi keras justru datang dari sejumlah senator Republik, yang selama ini dikenal cukup enggan untuk mengkritik Donald Trump secara terbuka.

Senator Tim Scott dari South Carolina, yang merupakan sekutu dekat Trump dan salah satu politisi Republik kulit hitam terkemuka, menulis di platform media sosialnya bahwa ia “berdoa agar video itu palsu karena itu adalah hal paling rasis yang pernah saya lihat dari Gedung Putih.” Pernyataan ini menunjukkan betapa seriusnya dampak video tersebut, bahkan bagi pendukung Trump.

Senator John Curtis dari Utah juga turut angkat bicara, menyebut unggahan tersebut sebagai “sangat rasis dan tidak bisa dimaafkan.” Pernyataan ini menegaskan bahwa bahkan di dalam tubuh Partai Republik sendiri, terdapat pandangan yang jelas mengenai sifat rasis dari konten yang diunggah.

Sementara itu, Senator Pete Ricketts dari Nebraska berpendapat bahwa “orang yang masuk akal” akan menilai video tersebut sebagai “rasis” dan menyerukan agar Trump segera meminta maaf. Seruan ini menunjukkan adanya tekanan yang semakin meningkat dari berbagai pihak di dalam partai untuk mendapatkan akuntabilitas dari mantan presiden.

Pola Komunikasi Trump dan Dampaknya

Meskipun mendapat kritik tajam dari berbagai arah, Trump tetap teguh pada pembelaannya. Ia justru menyebut dirinya sebagai presiden yang paling tidak rasis yang pernah ada dalam waktu yang lama, dan mengklaim telah melakukan banyak hal positif untuk para pemilih kulit hitam.

“Saya telah berbuat sangat baik,” kata Trump, merujuk pada reformasi peradilan pidana dan berbagai kebijakan lain yang menurutnya memberikan manfaat bagi komunitas kulit hitam.

Para pengamat politik, mengutip laporan dari USA Today, melihat sikap Trump yang menolak meminta maaf dan cenderung mengecilkan kontroversi ini sebagai penegasan kembali dari pola komunikasi lamanya. Pola tersebut meliputi: meredam kritik dengan menyangkal kesalahan, mengalihkan tanggung jawab kepada pihak lain, dan melabeli kemarahan publik sebagai reaksi yang berlebihan.

Baca Juga  DPRD Jatim: Awasi Mudik Lebaran 2026, Warga Terlibat

Di tengah meningkatnya peran kecerdasan buatan (AI) dan media sosial dalam lanskap politik modern, polemik ini menjadi sebuah contoh nyata bagaimana batas antara disinformasi, simbolisme rasial, dan strategi politik menjadi semakin kabur. Hal ini terus memicu perdebatan yang tajam dan mendalam di ruang publik mengenai etika, tanggung jawab, dan dampak teknologi dalam penyebaran konten.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya
Nasional

Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya

3 Juni 2026 - 09:18
Pemerintah Bahas Investasi Rp2.430 Triliun: Sektor Mana yang Panen Keuntungan Terbesar?
Nasional

Pemerintah Bahas Investasi Rp2.430 Triliun: Sektor Mana yang Panen Keuntungan Terbesar?

3 Juni 2026 - 07:20
Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya
berita

Prabowo Angkat Bicara Soal Kritik Kunjungan Luar Negeri: Ini Penjelasannya

3 Juni 2026 - 05:23
Sistem Pemilu Digital: Pakar Ingatkan Potensi Risiko Jika Kembali Diusung
berita

Sistem Pemilu Digital: Pakar Ingatkan Potensi Risiko Jika Kembali Diusung

3 Juni 2026 - 02:56
Internasional

Trump Mendesak Kesepakatan Baru dengan Iran, Bagaimana Reaksi Dunia?

3 Juni 2026 - 01:28
Viral! Biaya Perjalanan Presiden Dibongkar, Istana Buka Suara Soal Anggaran
politik

Viral! Biaya Perjalanan Presiden Dibongkar, Istana Buka Suara Soal Anggaran

3 Juni 2026 - 00:29
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54

Media Sosial Bergemuruh: Pernikahan Selebriti Muda Indonesia Jadi Sorotan Heboh

3 Juni 2026 - 10:46
Modus Baru Penipuan Online Terungkap: Ini Cara Warga Tetap Aman

Modus Baru Penipuan Online Terungkap: Ini Cara Warga Tetap Aman

3 Juni 2026 - 10:17
Negara Tetangga Indonesia Tingkatkan Anggaran Militer: Apa Ancaman Tersembunyi?

Negara Tetangga Indonesia Tingkatkan Anggaran Militer: Apa Ancaman Tersembunyi?

3 Juni 2026 - 09:47
Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya

Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya

3 Juni 2026 - 09:18
SPMB 2026 Batam Dimulai 8 Juni: Belum Memiliki KIA, Siswa Tetap Bisa Mendaftar

SPMB 2026 Batam Dimulai 8 Juni: Belum Memiliki KIA, Siswa Tetap Bisa Mendaftar

3 Juni 2026 - 09:00

Pilihan Redaksi

Media Sosial Bergemuruh: Pernikahan Selebriti Muda Indonesia Jadi Sorotan Heboh

3 Juni 2026 - 10:46
Modus Baru Penipuan Online Terungkap: Ini Cara Warga Tetap Aman

Modus Baru Penipuan Online Terungkap: Ini Cara Warga Tetap Aman

3 Juni 2026 - 10:17
Negara Tetangga Indonesia Tingkatkan Anggaran Militer: Apa Ancaman Tersembunyi?

Negara Tetangga Indonesia Tingkatkan Anggaran Militer: Apa Ancaman Tersembunyi?

3 Juni 2026 - 09:47
Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya

Momen Prabowo Bertemu Megawati di Hari Lahir Pancasila: Analisis dan Potensi Dampaknya

3 Juni 2026 - 09:18
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.