Dunia hobi ikan hias di Indonesia kini tengah mengalami lonjakan popularitas yang signifikan. Lebih dari sekadar memelihara ikan di dalam akuarium, memelihara ikan maskoki kini telah menjelma menjadi sebuah gaya hidup (lifestyle) yang prestisius, terutama di kalangan anak muda. Fenomena ini semakin diperkuat dengan diselenggarakannya Series 1 Groomers Elite Championship Goldfish 2026 yang secara resmi telah dibuka di FullBelly Eat Bogor.
Ketua Penyelenggara acara, Tommy Nurdiansa Alamsaputra, mengungkapkan bahwa kompetisi ini dirancang untuk berbeda dari kontes ikan konvensional. Jika biasanya kontes ikan terkesan kaku dan formal, Tommy dan timnya berupaya mendobrak stigma tersebut dengan mengemas acara ini dalam suasana yang menyerupai turnamen game yang sangat digemari oleh generasi muda saat ini.
“Kami mencoba menciptakan konsep yang mirip dengan kompetisi game, seperti Mobile Legends yang sedang populer. Tujuannya adalah untuk menjadikan dunia hobi ini sebagai sebuah gaya hidup. Kami ingin mengembangkan agar para penghobi ikan merasa bangga bahwa memelihara ikan adalah salah satu gaya hidup kaum muda,” ujar Tommy saat ditemui di FullBelly Eat Bogor pada Minggu, 8 Februari 2026.
Ambisi Membawa Maskoki Indonesia Mendunia
Visi besar dari acara ini, menurut Tommy, adalah untuk meningkatkan citra ikan maskoki agar setara dengan popularitas ikan Koi atau Arwana. Hal ini sangat beralasan mengingat kualitas budidaya ikan maskoki di Indonesia sebenarnya telah diakui oleh para kolektor internasional.
“Saat ini, kualitas ikan maskoki Indonesia sangatlah baik. Kami sudah sering melakukan pengiriman ke berbagai negara seperti Vietnam, Filipina, Malaysia, Rusia, hingga Singapura. Melalui acara ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada para peternak (breeder) dan penjual (seller) untuk membuat maskoki kita semakin dikenal di seluruh dunia,” jelas Tommy.
Tantangan 100 Hari untuk 50 Groomer Profesional
Kompetisi ini bukan sekadar ajang untuk memamerkan keindahan ikan, melainkan sebuah arena pembuktian keterampilan dalam merawat atau yang disebut sebagai grooming. Terdapat 50 peserta, yang disebut sebagai groomer, yang berasal dari berbagai kota di Indonesia, termasuk Jabodetabek, Kudus, Medan, Semarang, Yogyakarta, hingga Bandung.
Para peserta akan ditantang untuk memilih ikan secara langsung dan merawatnya dengan maksimal. Pemenang dari kompetisi ini baru akan ditentukan setelah melalui masa perawatan intensif selama 100 hari ke depan. Hal ini menekankan pentingnya dedikasi dan keahlian dalam menjaga kualitas ikan.
Paket Pendaftaran “Sultan” dengan Fasilitas Melimpah
Tommy menjelaskan bahwa meskipun biaya pendaftaran kompetisi ini mencapai Rp7,5 juta, yang tergolong lebih tinggi dibandingkan harga pasaran ikan dengan grade pameran biasa (sekitar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per peserta), setiap peserta akan mendapatkan fasilitas yang sangat lengkap.
Dengan biaya tersebut, para groomer dipastikan siap untuk berkompetisi tanpa perlu repot memikirkan kelengkapan peralatan. Dengan total hadiah yang mencapai Rp50 juta untuk pemenang utama, kompetisi ini diprediksi akan melahirkan para ahli baru di dunia maskoki Indonesia.

“Dalam kompetisi ini, biaya pendaftarannya adalah Rp7,5 juta, namun peserta mendapatkan berbagai manfaat tambahan seperti pakan ikan sebanyak 20 kg, lampu akuarium, tank, hingga obat-obatan. Jadi, hadiah dalam bentuk barang (gift) sangatlah banyak, dan peserta juga sudah mendapatkan ikannya,” terang Tommy mengenai keuntungan yang ditawarkan.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sebuah platform untuk meningkatkan apresiasi terhadap ikan maskoki sebagai bagian dari gaya hidup modern dan untuk mempromosikan kualitas budidaya Indonesia di kancah internasional. Melalui inovasi konsep dan fasilitas yang memadai, Groomers Elite Championship Goldfish 2026 berupaya merangkul generasi muda untuk turut serta dalam pelestarian dan pengembangan hobi ikan hias.
















