Jadwal Super League 2025/26 Mengalami Perubahan Signifikan
Kompetisi Super League musim 2025/26 kini memasuki pekan ke-21, namun sorotan utama tertuju pada beberapa perubahan jadwal yang telah diumumkan oleh pihak penyelenggara. Perubahan ini sedikit banyak akan memengaruhi peta persaingan di papan atas klasemen, terutama bagi tim-tim yang juga berpartisipasi dalam kompetisi antarklub Asia.
Salah satu pertandingan yang paling dinanti, yaitu duel antara Borneo FC Samarinda melawan Persib Bandung, yang semula dijadwalkan pada Senin, 16 Februari, dipastikan mengalami penundaan. Pertemuan dua tim papan atas ini, yang seharusnya memeriahkan Stadion Segiri, Samarinda, pukul 19.00 WIB, kini akan dihelat bulan depan.
Berdasarkan keterangan resmi dari penyelenggara, duel yang mempertemukan “Pesut Etam” menghadapi “Maung Bandung” tersebut dijadwalkan ulang pada tanggal 15 Maret mendatang. Perubahan ini merupakan imbas dari keikutsertaan Persib Bandung yang masih aktif berkompetisi di ajang AFC Champions League Two 2026. Keberadaan Persib di kompetisi internasional tersebut menuntut penyesuaian jadwal liga domestik agar tidak terjadi benturan.

Selain pertandingan Borneo FC vs Persib, terdapat pula dua laga lain yang jadwalnya bergeser. Kali ini, tim Dewa United menjadi sorotan karena jadwal pertandingan mereka harus disesuaikan menyusul keikutsertaan mereka dalam AFC Challenge Cup 2026. Penyelenggara mengambil langkah antisipatif untuk memastikan klub-klub yang berlaga di kancah Asia dapat fokus pada perjuangan mereka tanpa terbebani jadwal domestik yang tumpang tindih.
Pertemuan antara Dewa United melawan Bhayangkara Presisi FC, yang sebelumnya direncanakan berlangsung di Indomilk Arena, Tangerang, pada tanggal 2 Maret, kini dimajukan menjadi 1 Maret. Perubahan ini terbilang cukup signifikan, mengubah jadwal pertandingan satu hari lebih awal.
Selanjutnya, duel lain yang melibatkan Dewa United juga mengalami pergeseran. Pertandingan melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Karno, yang awalnya dijadwalkan pada 8 Maret, kini akan dilaksanakan pada tanggal 15 Maret. Dengan demikian, Dewa United akan memainkan dua pertandingan penting di bulan Maret, yang salah satunya bertepatan dengan jadwal baru duel Borneo FC vs Persib Bandung.
Rangkuman Perubahan Jadwal Super League 2025/26
Perubahan jadwal ini tidak hanya berdampak pada satu atau dua tim, melainkan menjadi bagian dari strategi penyelenggara untuk menjaga kelancaran kompetisi sekaligus menghormati partisipasi klub di kancah internasional. Berikut adalah rincian perubahan jadwal yang telah dikonfirmasi:
Borneo FC Vs Persib Bandung
- Jadwal Baru: 15 Maret
- Alasan Penundaan: Keikutsertaan Persib Bandung di AFC Champions League Two 2026.
Dewa United Vs Bhayangkara Presisi FC
- Jadwal Baru: 1 Maret (Dimajukan dari 2 Maret)
- Alasan Perubahan: Bentrokan jadwal dengan AFC Challenge Cup 2026.
Persija Jakarta Vs Dewa United
- Jadwal Baru: 15 Maret
- Alasan Perubahan: Bentrokan jadwal dengan AFC Challenge Cup 2026.
Perubahan-perubahan ini menunjukkan dinamika yang kompleks dalam pengelolaan liga sepak bola profesional, terutama ketika melibatkan partisipasi klub di kompetisi regional dan internasional. Para penggemar diharapkan untuk terus memperbarui informasi mengenai jadwal terbaru agar tidak ketinggalan menyaksikan pertandingan tim kesayangan mereka.
Dampak dari penyesuaian jadwal ini tentu akan dirasakan oleh para tim yang terlibat, baik dari segi persiapan fisik maupun strategi. Tim pelatih harus pandai mengatur rotasi pemain dan intensitas latihan agar performa tim tetap terjaga di tengah padatnya jadwal. Selain itu, perubahan jadwal ini juga bisa menjadi peluang bagi tim-tim lain untuk memanfaatkan momentum dan meraih poin maksimal dalam pertandingan-pertandingan yang jadwalnya tidak berubah.
Pihak penyelenggara diharapkan terus memberikan informasi yang jelas dan tepat waktu mengenai setiap perubahan jadwal yang terjadi. Transparansi dalam komunikasi menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan kelancaran seluruh rangkaian kompetisi Super League musim 2025/26. Dengan demikian, persaingan di liga dapat berjalan lebih adil dan menarik hingga akhir musim.




