Polemik Harta Warisan Lina Jubaedah: Rizky Febian Tegas, Teddy Pardiana Ajukan Hak Waris
Kasus perebutan harta warisan mendiang Lina Jubaedah kembali memanas. Kali ini, Teddy Pardiana, suami kedua Lina, mengajukan permohonan hak waris atas nama putrinya, Bintang, ke pengadilan. Permohonan ini bertujuan agar status ahli waris almarhumah Lina segera ditetapkan, yang diharapkan akan mempermudah proses pendaftaran Bintang ke sekolah. Namun, Teddy tidak hanya mengklaim hak untuk putrinya, tetapi juga mengindikasikan bahwa dirinya sendiri berhak atas harta warisan Lina.
Sikap ini sontak menuai reaksi keras dari anak-anak Lina dari pernikahannya dengan Sule, terutama Rizky Febian. Sebagai putra sulung, Rizky Febian menyatakan ketidaksetujuannya terhadap tindakan Teddy yang dinilainya meributkan harta warisan ibunya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan pernah lalai dalam memenuhi hak adiknya, Bintang. Namun, Rizky Febian menekankan bahwa ia ingin hak tersebut diberikan langsung kepada Bintang, bukan kepada pihak lain, apalagi Teddy.
“Kita ini satu ibu, itu sudah jadi hak dede Bintang. Cuma di mediasi tadi kita harus ikuti hukum, nanti dikembalikan ke persidangan,” ujar Rizky Febian dalam sebuah mediasi yang dihadirinya.
Rizky Febian Ungkit Aset Pribadi yang Diduga Dikuasai Teddy
Tidak hanya menyoal hak Bintang, Rizky Febian juga secara tegas mengungkit aset dan uang miliknya yang sebelumnya dititipkan kepada mendiang ibunya. Ia mengungkapkan bahwa Lina Jubaedah meninggalkan uang senilai Rp5 miliar yang sebenarnya adalah miliknya. Uang tersebut, sebelum Lina meninggal, sempat dititipkan oleh Rizky Febian untuk dikelola dan dibelikan berbagai aset demi masa depan sang putra.
Rizky Febian menyatakan bahwa terdapat bukti yang kuat mengenai aset dan warisan yang telah dialokasikan. “Pak Abdurrahman adalah orang terakhir yang bertemu almarhumah mamah. Lawyer yang dulu sama mama juga jadi saksi mata bahwa aset dan warisan ke mana saja, sudah ada tertulis secara jelas,” ungkap Rizky Febian.
Namun, yang mengejutkan adalah aset yang dibelikan untuk Rizky Febian tersebut kini diduga dikuasai oleh Teddy Pardiana. Rizky Febian pun secara gamblang menagih aset-aset tersebut, termasuk sebuah kompleks kos-kosan dengan lebih dari 30 pintu di Bandung.
Pengacara Rizky Febian, Bayuni, turut angkat bicara mengenai hal ini. “Waktu itu pernah ada pertemuan, dan itu dibacakan oleh pak Abdurrahman, ada pak Teddy dan pak Teddy itu tidak membantah. Salah satu poinnya itu uang Rp5 miliar dibelikan kos-kosan di Bojongsoang, rumah Rp1,4 miliar. Ini yang Iky bertanya terus, kenapa itu kos-kosan enggak diserahkan ke Iky?” tanyanya.
Dalam pertemuan mediasi yang berlangsung, Rizky Febian secara langsung menanyakan perihal uang dan asetnya yang diduga telah dikuasai oleh Teddy. Ia mengaku heran mengapa Teddy tidak pernah menghubunginya sama sekali setelah aset tersebut berada di bawah pengawasannya. Lebih lanjut, Rizky Febian merasa terkejut ketika Teddy tiba-tiba membawa persoalan warisan ini ke jalur hukum.
“Tadi juga pas mediasi saya sempat mempertanyakan dengan jelas ke Teddy. Kalau mempermasalahkan ini padahal saya juga masih ada, saya bilang ‘A Teddy kenapa enggak ada niatan baik dulu ke saya? nanya kabar ke saya? terus ngasih tahu perihal ini mau dibawa ke mana’. Ini kan enggak ada langsung dibawa ke jalur hukum. Ya sudah saya tinggal ikutin,” pungkas Rizky Febian.
Harapan Rizky Febian dan Pesan untuk Teddy
Rizky Febian berharap agar polemik harta warisan ibunya tidak berlarut-larut. Ia secara tegas meminta agar uang dan asetnya dikembalikan oleh Teddy.
“Saya pengin kelar semuanya, kalau memang semuanya bisa jelas, mana hak saya, mana yang seharusnya punya saya, saya pengin beres. Saya juga punya anak, istri, kalau saya mah suami tanggung jawab, saya menafkahi, saya mandiri, saya enggak minta orangtua,” tegas Rizky Febian.
Ketika ditanya mengenai pesannya untuk Teddy, Rizky Febian menyampaikan harapannya agar Teddy dapat segera mencari pekerjaan dan berusaha mencari nafkah secara mandiri. “Pesan buat Teddy? ya semoga sehat, semoga bisa cari kerjaan. Semoga bisa cari nafkah,” sambungnya.
Rincian Harta Warisan Lina Jubaedah dan Perjanjian dengan Sule
Menyikapi isu mengenai uang Rp5 miliar milik Rizky Febian yang dipegang oleh Lina, Sule sempat memberikan klarifikasi. Menurut Sule, seluruh harta yang berasal darinya untuk Lina sebenarnya ditujukan bagi anak-anak mereka, bukan untuk Teddy.
Hal ini diperkuat dengan adanya surat perjanjian yang dibuat antara Lina dan Sule sebelum perceraian mereka. Surat yang ditandatangani di atas materai dan disaksikan oleh kuasa hukum Lina ini dibuat setelah proses perceraian mereka resmi diputus pada 20 September 2018.
Dalam surat perjanjian tersebut, Lina secara tegas menyepakati bahwa seluruh harta warisan yang diterimanya dari Sule akan jatuh kepada anak-anak mereka. Pada saat surat itu dibuat, Lina belum memiliki anak dari pernikahannya dengan Teddy.
“Sebelum perkara perceraian diputus, Lina menyampaikan kepada saya (pengacaranya) bahwa harta bawaan yang diperoleh dari pernikahan dengan Sutisna (Sule) semuanya diperuntukkan untuk anak-anaknya,” ungkap pengacara Lina saat itu.
Detail harta yang tercantum dalam perjanjian tersebut meliputi:
* Sebidang tanah
* Sebuah ruko
* Uang Rizky Febian senilai Rp5 miliar yang tersimpan di rekening atas nama almarhumah. Uang ini kemudian dibelikan:
* Rumah villa di Bandung Indah senilai Rp1,4 miliar
* Rumah kosan di Bojongsoang senilai Rp2 miliar
* Tanah dan tambak di Ciamis
Namun, kabar yang beredar saat ini menyatakan bahwa seluruh harta peninggalan Lina tersebut kini dikuasai oleh Teddy Pardiana, yang menimbulkan pertanyaan dan polemik berkepanjangan mengenai hak dan kepemilikan yang sah.



















