7 Pemain Futsal Papua Barat Diketahui Hector Souto: Latih Pengelolaan Emosi dan Stres

Diposting pada

Pemuda Futsal Papua Barat Daya Siap Mengikuti Seleksi Timnas U-17

Sebanyak tujuh pemain futsal muda asal Papua Barat Daya akan mengikuti seleksi Tim Nasional (Timnas) Futsal U-17 Putra. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026, setelah sebelumnya mereka telah melalui proses seleksi yang dilakukan oleh Pelatih Kepala Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, di Kabupaten Sorong.

Menariknya, sebelum diberangkatkan ke Makassar untuk mengikuti seleksi zona Indonesia Timur, para pemain muda tersebut terlebih dahulu mendapatkan pembinaan psikologis. Pembinaan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapan mental mereka saat menghadapi kompetisi nasional.

Pembinaan psikologis tersebut diberikan oleh Dr. Tenia Kurniawati melalui sesi psikoedukasi kesehatan mental yang dikemas secara interaktif dan edukatif. Materi yang disampaikan berfokus pada regulasi emosi, self-talk positif, self-awareness, coping stress, hingga pentingnya dukungan sosial dalam sebuah tim.

“Anak-anak ini harus siap bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental. Ketika mereka bertanding nanti, mereka tidak hanya membawa nama diri sendiri, tetapi juga membawa nama Papua Barat Daya,” ujarnya.

Tenia menjelaskan bahwa pemahaman mengenai self-awareness atau kesadaran diri sangat penting agar para pemain mengenali identitas dan tanggung jawab mereka sebagai perwakilan daerah di tingkat nasional. Selain itu, ia memberikan materi tentang self-talk positif untuk meningkatkan rasa percaya diri para pemain saat bertanding.

“Kalau nanti ada yang kalah atau gagal, mereka tidak boleh menyalahkan diri sendiri. Mereka harus tetap percaya diri dan tidak menjadi rendah diri,” kata Tenia.

Dalam sesi tersebut, Tenia mengajarkan teknik regulasi emosi dan mengatasi kecemasan saat bertanding, salah satunya melalui teknik pernapasan “box breathing”. Ia menilai tekanan dalam kompetisi tingkat nasional sangat besar karena para pemain akan bertemu atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia Timur.

“Yang penting mereka jangan cemas berlebihan. Kami ajarkan bagaimana mengelola emosi dan stres supaya tetap fokus saat bertanding,” katanya.

Selain pembinaan mental individu, para peserta diberi pemahaman tentang pentingnya dukungan sosial dan solidaritas tim. Tenia menekankan bahwa dalam sebuah tim tidak boleh ada sikap egois atau mementingkan diri sendiri.

“Kalau nanti ada yang lolos dan ada yang belum berhasil, mereka harus tetap saling mendukung. Kebersamaan itu yang paling penting,” ucapnya.

Materi psikoedukasi tersebut disampaikan secara ringan melalui permainan edukatif agar para peserta lebih mudah memahami materi tanpa merasa terbebani.

Keberangkatan tujuh pemain muda Papua Barat Daya ini menjadi harapan baru bagi perkembangan futsal di daerah serta motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi melalui jalur olahraga.

Seleksi Timnas Futsal U-17 zona Indonesia Timur dijadwalkan pada 26 hingga 29 Mei 2026. Peserta lolos nantinya akan dipanggil ke Jakarta untuk mengikuti pemusatan latihan nasional sebagai persiapan menghadapi pertandingan internasional melawan Spanyol pada awal Juni mendatang.

Berikut adalah daftar nama-nama pemain futsal muda yang akan mengikuti seleksi:

  • Jordan Matias Baho (Goalkeeper)
  • M. Helwa Aby Putra (Anchor)
  • Jendry A. Howay (Flank)
  • Roy Brian Salosa (Flank)
  • Otto Geizler Way (Pivot)
  • Issak Jitmau (Pivot)
  • Geomorgan Maikel Kareth (Pivot)

Gambar Gravatar
Luna merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan