7 Tanaman Unik yang Tumbuh di Atas Batu, Perawatan Sederhana

Diposting pada

Tanaman yang Bisa Tumbuh di Atas Batu, Cocok untuk Lingkungan Berbatu

Jika kamu tinggal di lingkungan yang dipenuhi batuan atau ingin memanfaatkan batu-batu indah di sekitarmu, jangan khawatir. Tidak semua tanaman memerlukan tanah untuk tumbuh. Ada banyak jenis tanaman yang bisa tumbuh subur di atas batu. Mereka umumnya kuat dan perawatannya mudah. Berikut ini beberapa tanaman yang cocok ditanam di atas batu.

1. Sempervivum



Sempervivum juga dikenal sebagai hens and chicks. Ini adalah tanaman sukulen dataran rendah yang menyerupai mawar. Roset induknya tumbuh secara horizontal, mengeluarkan tunas-tunas yang berakar dan berkembang menjadi mawar-mawar yang lebih kecil. Karena cara mereka tumbuh dan berkembang, sempervivum mampu berakar pada celah yang sangat kecil, sehingga cocok untuk lingkungan berbatu. Mereka juga tahan kekeringan dan lebih menyukai sinar matahari penuh. Tanaman ini memiliki beragam variasi sehingga kamu dapat memilih sesuai selera.

2. Lavender



Lavender disenangi karena aromanya yang menenangkan dan bunganya yang menawan. Menariknya lagi, lavender dapat tumbuh di atas batu dan perawatannya mudah. Lavender lebih menyukai drainase yang baik, banyak sinar matahari, dan tanah yang sedikit tidak subur. Bunganya dapat dikeringkan dan dijadikan aromaterapi. Tanaman lavender juga dikenal menarik penyerbuk, jadi menanam lavender dapat menarik lebih banyak lebah dan kupu-kupu ke taman.

3. Lithops



Lithops adalah genus tanaman sukulen yang mencakup lebih dari empat puluh spesies. Lithops berasal dari Afrika bagian selatan dan sering ditanam sebagai tanaman hias. Lithop memiliki daun tebal dan berdaging yang seringkali berwarna atau bermotif cerah. Lithops tumbuh subur di tanah berpasir dan suhu tinggi. Lithop memiliki bagian transparan di permukaannya, sehingga meningkatkan jumlah cahaya yang masuk ke tanaman.

4. Crassula



Crassula merupakan tumbuhan sukulen yang terdiri atas lebih dari tiga ratus spesies. Crassula tersebar di berbagai belahan dunia, termasuk Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Tanaman ini biasanya memiliki daun berdaging tebal dan bunga kecil. Crassula tidak membutuhkan banyak air, tetapi sensitif terhadap suhu ekstrem. Sinar matahari parsial sangat ideal untuk tanaman ini.

5. Pinwheel Hijau



Pinwheel merupakan salah satu tanaman yang dapat tumbuh di bebatuan tanpa tanah. Ini merupakan tanaman sukulen yang tidak membutuhkan perawatan rumit dan mudah ditanam di kondisi iklim kering. Menariknya, tanaman ini akan menghasilkan bunga mekar berwarna kuning yang indah dipandang.

6. Kalanchoe



Kalanchoe adalah genus tanaman sukulen yang berasal dari Madagaskar dan wilayah lain di Afrika. Tanaman ini memiliki daun tebal dan berdaging serta bunga kecil berwarna putih, merah, dan oranye. Kalanchoe beracun, jadi berhati-hatilah jika kamu memiliki hewan peliharaan. Seperti kaktus, daun kalanchoe mampu menyimpan kelembapan dengan baik sehingga tidak membutuhkan banyak air. Kalanchoe tahan terhadap sinar matahari. Kalanchoe juga bisa ditanam di atas tanah, tapi tanah harus tetap kering.

7. Fescue Biru



Fescue biru adalah salah satu tanaman yang mampu tumbuh di bebatuan tanpa tanah. Rumput hias ini sangat terkenal di kalangan pecinta tanaman. Rumput hias ini merupakan tanaman tahan kekeringan dan mampu menarik perhatian. Pada saat musim panas, mereka akan menghasilkan bulu-bulu berwarna biru dan hijau yang menjadikan tanaman ini cocok untuk area tamanmu.

Tanaman-tanaman di atas adalah pilihan yang tepat jika kamu tertarik menanam di atas batu. Bonusnya, tanaman yang bisa tumbuh di atas batu biasanya tahan terhadap kondisi ekstrem sehingga perawatannya cukup mudah.

Gambar Gravatar
Luna merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan