D’KUMI Galeri Hadir di Terminal Sekupang, Jadi Etalase Produk UMKM Batam

Diposting pada

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Dekranasda Kota Batam, Erlita Amsakar, dan sejumlah pejabat meresmikan Pojok UMKM D’KUMI Galeri di Terminal Feri Internasional Sekupang, Selasa (18/8/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / NOVRI MULYADI

Diskominfo Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam membuka akses pasar yang lebih luas bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui peresmian Pojok UMKM D’KUMI Galeri di Terminal Feri Internasional Sekupang, Selasa (18/8/2026).

Galeri yang menjadi ruang promosi bagi produk unggulan UMKM Batam tersebut, diresmikan langsung Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Batam, Erlita Amsakar. Lokasinya yang berada di salah satu pintu masuk wisatawan mancanegara dinilai strategis untuk memperkenalkan produk lokal kepada pasar internasional.

Amsakar mengatakan, Terminal Feri Internasional Sekupang merupakan salah satu pintu gerbang utama Kota Batam yang ramai dilalui wisatawan mancanegara, terutama dari Singapura dan Malaysia. Karena itu, keberadaan Pojok UMKM di kawasan tersebut diharapkan dapat memperkuat promosi sekaligus membuka peluang pasar bagi produk lokal.

“Kehadiran D’KUMI Galeri ini adalah wujud komitmen Pemko Batam untuk memberi ruang dan panggung bagi pelaku UMKM kita. Kita ingin setiap wisatawan yang berkunjung atau hendak kembali melalui terminal ini membawa oleh-oleh khas Batam yang berkualitas tinggi,” ujar Amsakar.

Ia menegaskan, Pemko Batam akan terus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM. Pendampingan mencakup peningkatan mutu produk, pengemasan, legalitas, hingga kemudahan perizinan sehingga produk UMKM Batam semakin siap bersaing di pasar nasional dan internasional.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Batam, Salim, mengatakan, D’KUMI Galeri menghadirkan beragam produk unggulan hasil binaan UMKM Batam. Produk tersebut antara lain kuliner, olahan makanan dan minuman, kerajinan tangan, fesyen, serta berbagai produk kreatif lainnya.

“Inisiatif ini diambil sebagai langkah strategis untuk memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing, serta mempromosikan produk lokal hingga ke tingkat nasional maupun internasional,” kata Salim.

Ia menjelaskan, pada tahap awal D’KUMI Galeri memamerkan sekitar 550 jenis produk dari 27 pelaku UMKM Kota Batam. Kehadiran galeri tersebut diharapkan tidak hanya menjadi etalase produk lokal, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas jejaring dan mengembangkan pasar.

Selain di Terminal Feri Internasional Sekupang, Pemko Batam juga mengembangkan Pojok UMKM di Gedung DPRD Kota Batam. Fasilitas tersebut menyasar tamu kedinasan dan peserta kunjungan kerja dari berbagai daerah di Indonesia.

Pemko Batam selanjutnya akan melakukan kurasi dan pembinaan secara berkelanjutan serta memperluas jaringan Pojok UMKM ke sejumlah titik strategis lainnya, termasuk bandar udara dan fasilitas publik. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

Gambar Gravatar
Wafaul adalah penulis yang fokus pada isu nasional, kebijakan publik, dan perkembangan daerah di Indonesia. Ia aktif menyajikan informasi terkini dengan pendekatan faktual, ringkas, dan mudah dipahami oleh pembaca.