Harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026 Masih Tetap, Ini Daftar Lengkapnya

Diposting pada

Harga bahan bakar minyak non-subsidi PT Pertamina (Persero) pada Kamis, 1 Oktober 2026, belum berubah dibandingkan bulan sebelumnya. Pemantauan di situs mypertamina.id pada pukul 06.35 WIB menunjukkan seluruh harga BBM non-subsidi masih bertahan seperti posisi September 2026. Kondisi ini berlaku untuk wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali.

Dengan begitu, konsumen yang biasa mengisi BBM jenis Pertamax, Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, maupun Dex tidak menemukan penyesuaian harga di awal Oktober ini. Sementara itu, produk bersubsidi Pertalite dan BioSolar juga tidak mengalami perubahan tarif.

Untuk kategori bensin non-subsidi, Pertamax dengan angka oktan RON 92 tetap dibanderol Rp15.950 per liter. Pertamax Green 95 yang memiliki RON 95 masih dijual Rp19.150 per liter. Adapun Pertamax Turbo dengan RON 98 dipertahankan pada harga Rp19.600 per liter.

Di lini diesel, Dexlite dengan Cetane Number (CN) 51 masih dipasarkan seharga Rp23.700 per liter. Sementara itu, Dex dengan CN 53 tetap berada di level Rp25.200 per liter. Tidak ada perubahan pada dua produk solar non-subsidi tersebut dibanding bulan lalu.

Untuk BBM bersubsidi, Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter dan BioSolar masih Rp6.800 per liter. Harga keduanya juga tidak bergerak dari bulan sebelumnya, sehingga konsumen subsidi belum menghadapi penyesuaian pada awal Oktober 2026.

Stabilnya harga Pertamina pada periode ini menjadi perhatian karena daftar harga BBM non-subsidi biasanya dapat berubah mengikuti kebijakan perusahaan dan dinamika pasar. Namun, berdasarkan pantauan pada 1 Oktober 2026 pagi, seluruh harga yang tercantum masih sama seperti September 2026.

Berikut gambaran lengkap harga BBM Pertamina per 1 Oktober 2026: Pertamax Rp15.950 per liter, Pertamax Green 95 Rp19.150 per liter, Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, Dex Rp25.200 per liter, Pertalite Rp10.000 per liter, dan BioSolar Rp6.800 per liter.

Sumber: www.gridoto.com

Tinggalkan Balasan