Bek Persebaya Surabaya, Risto Mitrevski, kembali bergabung dalam sesi latihan tim di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Kamis (1/10), setelah mendapat libur beberapa hari. Kehadirannya menandai dimulainya lagi persiapan Persebaya untuk menghadapi pekan keempat BRI Super League. Meski langsung dihadapkan pada latihan fisik dengan intensitas tinggi dari pelatih Bernardo Tavares, pemain asal Makedonia Utara itu menilai suasana tim tetap terjaga dengan baik.
Bagi Risto, momen kembali berlatih bersama skuad Green Force setelah jeda terasa menyenangkan. Ia melihat seluruh pemain datang dengan semangat yang sama untuk kembali bekerja dan menatap laga berikutnya. Dalam keterangan yang dikutip dari laman resmi klub, Risto menyebut para pemain senang bisa kembali ke lapangan dan mulai masuk ke tahap persiapan pertandingan selanjutnya.
Sesi latihan perdana setelah masa istirahat memang tidak berlangsung ringan. Bernardo Tavares langsung memberikan program fisik untuk memulihkan kebugaran para pemain. Risto bahkan menyebut latihan itu termasuk salah satu yang terberat yang pernah ia jalani. Namun, baginya kondisi tersebut wajar karena tim memang membutuhkan pengembalian fisik setelah beberapa hari tidak berlatih bersama.
Pemain berusia 34 tahun itu menegaskan bahwa ia tidak mempermasalahkan beratnya menu latihan. Menurut dia, setiap pemain sudah memiliki program masing-masing selama masa jeda dan menjalankannya dengan profesional. Karena itu, latihan bersama dengan tempo tinggi dinilai penting untuk memastikan kondisi tim kembali ke level yang dibutuhkan sebelum bertanding.
Risto juga menilai sesi yang dijalani pada hari itu berjalan sesuai kebutuhan tim. Ia merasa kerja keras yang dilakukan di lapangan menjadi bagian dari proses untuk mengembalikan kondisi fisik dan menjaga fokus jelang laga berikutnya. Dengan kata lain, latihan berat tersebut justru dianggap sebagai tahap yang tepat untuk menyiapkan Persebaya kembali ke ritme kompetisi.
Dalam tiga pertandingan awal Super League musim ini, Risto menjadi salah satu pemain yang selalu tampil untuk Persebaya. Menariknya, ia tidak selalu ditempatkan sebagai bek. Bernardo Tavares beberapa kali memercayakan Risto menjalankan peran sebagai gelandang bertahan, menunjukkan fleksibilitasnya dalam membantu kebutuhan taktik tim. Peran itu memperlihatkan bahwa Risto siap mengikuti instruksi pelatih di posisi mana pun yang dibutuhkan.
Sumber: jatim.jpnn.com




