Julia Prastini, atau Jule, kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah video terbarunya tersebar di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, selebgram itu tampak jauh lebih kurus dibandingkan penampilannya sebelumnya. Perubahan fisik tersebut memicu pembahasan luas, terlebih karena Jule saat ini tengah terseret kasus dugaan penyalahgunaan vape yang mengandung etomidate dan disebut akan menjalani rehabilitasi.
Salah satu video memperlihatkan Jule berada di luar rumah bersama seorang kerabat. Ia tampak mengunjungi toko pakaian dalam suasana santai. Saat itu, Jule mengenakan tank top hitam dan kacamata. Penampilan tersebut kemudian membuat warganet menyoroti bentuk tubuhnya, karena terlihat lebih ramping dari biasanya. Dari video yang dilansir TribunStyle.com melalui Instagram miliknya, bagian leher dan dada Jule juga tampak lebih menonjol.
Perubahan fisik itu kemudian dikaitkan dengan kasus yang sedang menimpanya. Namun, hingga saat ini belum ada keterangan medis yang menjelaskan bahwa tubuh Jule yang terlihat semakin kurus disebabkan langsung oleh penggunaan etomidate. Tidak ada pula informasi medis yang memastikan perubahan tersebut muncul akibat proses rehabilitasi. Dengan kata lain, dugaan yang beredar di publik belum dapat dianggap sebagai fakta tanpa penjelasan resmi dari pihak yang berwenang.
Secara umum, kondisi tubuh seseorang dapat dipengaruhi banyak hal, mulai dari pola makan, aktivitas, kondisi psikologis, hingga faktor kesehatan tertentu. Karena itu, penilaian atas perubahan fisik seharusnya bertumpu pada informasi yang terverifikasi, bukan asumsi semata. Dalam kasus Jule, belum ada penjelasan langsung yang bisa dipakai untuk memastikan penyebab pasti penurunan berat badannya.
Di tengah sorotan atas penampilannya, kabar mengenai Jule juga disampaikan oleh salah satu sahabatnya melalui Instagram. Lewat akun @hilgadoiu, sahabat tersebut mengunggah pesan yang menampilkan Jule sedang salat. Dalam unggahan itu, ia menggambarkan Jule sebagai sosok yang kini lebih religius dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Unggahan tersebut kemudian menjadi perhatian karena memberi gambaran berbeda tentang kondisi Jule di balik kasus yang sedang dihadapinya.
Dalam pesan yang dibagikan pada Senin, 28 September 2026, sahabat Jule menulis, “Tak ada manusia sempurna di dunia ini,” lalu melanjutkannya dengan kalimat, “Semua manusia punya kesempatan untuk berubah menjadi lebih baik.” Ia juga menambahkan bahwa manusia akan terus belajar selama masih hidup. Unggahan itu turut menandai akun Jule, @juliapr7, dan seolah memberi isyarat bahwa perjalanan hidup seseorang tidak berhenti pada kesalahan masa lalu.
Sumber: style.tribunnews.com




