Harga Saham GOTO Turun Tajam 44 Persen dalam Empat Hari Perdagangan

Diposting pada

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) terus tertekan sejak batas minimum harga Rp50 dibuka dalam perdagangan. Dalam empat hari bursa, nilai saham emiten teknologi itu susut 44 persen, meski perusahaan baru saja mencatat perbaikan kinerja hingga berbalik laba pada laporan keuangan semester I.

Pada penutupan perdagangan Kamis, 1 Oktober 2026, GOTO berada di level Rp28 per saham. Mengacu data TradingView, harga itu turun Rp4 atau 12,50 persen dari penutupan sehari sebelumnya di Rp32. Angka Rp28 juga menjadi posisi yang makin jauh dari Rp50, level yang tercatat sebelum aturan perdagangan baru mulai berlaku pada Senin, 28 September.

Pergerakan harga GOTO menunjukkan tren melemah sejak awal pekan. Pada Senin, saham ini turun ke Rp43, lalu kembali terkoreksi menjadi Rp37 pada Selasa. Sehari setelahnya, Rabu, harga kembali bergeser turun ke Rp32 sebelum akhirnya ditutup di Rp28 pada Kamis. Rangkaian penurunan tersebut membuat saham GOTO kehilangan hampir separuh nilainya hanya dalam empat hari perdagangan.

Tekanan harga ini terjadi di tengah sentimen yang semestinya bisa menjadi penopang, yaitu laporan keuangan semester pertama yang menunjukkan perusahaan telah membukukan laba. Namun, capaian tersebut belum mampu mengubah arah pasar dalam jangka pendek. Pelaku pasar tampaknya masih lebih berhati-hati menilai prospek saham GOTO, meski fundamental perusahaan disebut membaik.

Posisi saham di Rp28 juga memperlihatkan jarak yang lebar dari batas Rp50 yang sebelumnya menjadi acuan sebelum ketentuan baru perdagangan diberlakukan. Dalam praktiknya, harga intraday sempat bergerak di level tersebut, tetapi penutupan Kamis tetap berada di bawahnya. Kondisi ini menandai tekanan jual yang masih kuat terhadap saham perusahaan teknologi tersebut.

Penurunan tajam GOTO sepanjang pekan ini menjadi sorotan karena terjadi setelah pasar menerima kabar positif dari sisi kinerja. Meski demikian, data perdagangan menunjukkan respons investor belum sejalan dengan perbaikan laporan keuangan. Dengan tren yang masih melemah, pergerakan saham GOTO pada sesi berikutnya akan menjadi perhatian pelaku pasar untuk melihat apakah penurunan ini berlanjut atau mulai stabil.

Sumber: beritakbb.pikiran-rakyat.com

Tinggalkan Balasan