Timnas Filipina menutup fase Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan penting atas Thailand. Bermain di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jumat (2/10/2026) sore WIB, Filipina menang 2-1 dalam laga yang sempat terganggu cuaca buruk. Hasil ini membuat Filipina finis di posisi ketiga, sedangkan Thailand tetap melaju ke final untuk menghadapi Timnas Indonesia pada Senin (5/10/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Thailand sejatinya datang ke pertandingan ini tanpa tekanan besar karena sudah memastikan tiket final sebagai juara Grup B. Situasi berbeda dialami Filipina yang wajib meraih poin penuh agar peluang menembus posisi kedua tetap terjaga, sekaligus membuka jalan ke perebutan tempat ketiga. Namun, hasil pertandingan lain membuat target itu tak lagi mungkin tercapai, meski mereka akhirnya berhasil menundukkan Thailand.
Laga tidak dimulai mulus. Kick-off sempat mundur karena kondisi lapangan terdampak hujan deras. Begitu permainan berjalan, Filipina langsung mengambil inisiatif. Baru tiga menit laga berlangsung, Bjorn Martin Kristensen memanfaatkan situasi semrawut di kotak penalti Thailand untuk mengirim bola ke gawang dan membawa timnya unggul lebih dulu.
Setelah unggul, Filipina tetap agresif. Mereka beberapa kali menekan lewat sisi sayap dan menciptakan peluang berbahaya. Salah satunya datang dari Paul Tabinas yang menusuk dari kiri dan mengirim bola ke area berbahaya, meski upaya Kenji Nishioka untuk menyambut bola di depan gawang tak berbuah gol. Di sisi lain, hujan lebat membuat Thailand kesulitan memainkan umpan pendek dengan rapi. Baru pada menit ke-24 mereka mendapat peluang pertama melalui Chaiyaphon Otton, tetapi tembakannya digagalkan Michael Falkesgaard. Menjelang turun minum, Kampon Pathomakkakul juga sempat melakukan penyelamatan saat menutup ruang tembak Sandro Reyes.
Babak kedua juga tertunda beberapa menit karena cuaca belum membaik. Di saat yang sama, Vietnam mengalahkan Pakistan 4-2, hasil yang sekaligus menutup peluang Filipina untuk finis di posisi kedua. Meski begitu, laga tetap berjalan sengit. Thailand sempat mengancam lewat tembakan Anan Yodsangwal pada menit ke-48, lalu berhasil menyamakan skor pada menit ke-55 melalui Iklas Sanron. Gol itu lahir setelah ia menerima umpan Seksan Ratree dan melepaskan tembakan melengkung yang tak mampu dihalau kiper Filipina.
Kedudukan imbang tidak bertahan lama. Kristensen kembali jadi pembeda pada menit ke-59 setelah melewati dua pemain Thailand dan mengirim umpan terobosan, meski peluang itu belum berujung gol. Empat menit setelah Jude Soonsup Bell gagal menaklukkan Falkesgaard, Filipina kembali memimpin. Kali ini Kristensen menuntaskan umpan tarik dari sayap kanan yang dilepaskan Leipold. Thailand mencoba merespons dengan tekanan lebih besar, tetapi upaya mereka tak cukup tajam. Skor 2-1 bertahan hingga akhir, memastikan Filipina finis ketiga dan Thailand tetap bersiap menghadapi Indonesia di partai puncak.
Sumber: superball.bolasport.com




