FAM Protes Tambahan Waktu Indonesia vs Bangladesh, PSSI Balas Sindiran soal Dugaan “Permainan Kotor”

Diposting pada

Ketegangan antara federasi sepak bola Indonesia dan Malaysia kembali mencuat setelah Football Association of Malaysia (FAM) mengirimkan protes ke FIFA terkait tambahan waktu pada laga Indonesia melawan Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Persoalan ini muncul usai pertandingan fase grup Piala ASEAN FIFA 2026 dan memantik respons keras dari kubu PSSI, yang kemudian menyinggung dugaan “permainan kotor”.

Dalam pernyataan resminya, FAM mempertanyakan perubahan durasi injury time yang semula tercantum dua menit lalu berubah menjadi tujuh menit. Federasi sepak bola Malaysia itu meminta FIFA memberi penjelasan mengenai alasan, prosedur, dan kondisi yang membuat keputusan tersebut diambil oleh perangkat pertandingan. FAM menilai isu ini tidak bisa dianggap remeh karena menyangkut pengelolaan waktu pertandingan, yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan laga sesuai regulasi.

FAM juga mengaitkan keberatan tersebut dengan dampak hasil pertandingan terhadap klasemen akhir Grup A. Menurut mereka, laga Indonesia kontra Bangladesh ikut menentukan persaingan posisi di grup itu dan berpengaruh pada tim yang akhirnya berhak melaju ke final. Karena itu, FAM mendesak FIFA meninjau kembali insiden tersebut serta memberikan uraian yang lebih rinci mengenai keputusan wasit dan ofisial pertandingan.

Respons dari Indonesia datang melalui anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga. Melalui akun Instagram pribadinya, Arya tidak menjelaskan secara detail soal substansi protes FAM, tetapi memberi sindiran yang diarahkan ke pihak lawan. Ia menulis, “Alihkan isu permainan kotor dengan melaporkan tambahan waktu,” sebuah pernyataan yang memperlihatkan bahwa polemik ini tidak sekadar soal teknis pertandingan, melainkan juga sudah masuk ke ranah saling serang antarfederasi.

Hingga saat ini, PSSI belum mengeluarkan pernyataan resmi khusus untuk menanggapi laporan FAM tersebut. Di sisi lain, Ketua Umum PSSI Erick Thohir sebelumnya juga sempat berbicara seusai laga-laga yang dijalani Timnas Indonesia. Meski tidak menyebut laporan Malaysia maupun perdebatan soal injury time, Erick melontarkan kalimat yang kemudian ikut menjadi perhatian publik.

“Allah Subhanahu wa ta’ala bersama Indonesia. Tuhan bersama kita semua,” ujar Erick Thohir, seperti dikutip dari Kompas.com. Ia juga meminta masyarakat memahami situasi yang berkembang di sekitar pertandingan Timnas Indonesia. “Statement saya itu saya rasa media lebih mengerti bagaimana perasaan bangsa Indonesia saat ini, ya,” kata Erick, sebelum menambahkan, “Kalian ngerti-lah apa yang terjadi pada pertandingan-pertandingan tadi.”

Polemik ini menambah panjang daftar saling sindir yang kerap muncul dalam rivalitas sepak bola Indonesia dan Malaysia. Di tengah sorotan publik, keputusan FIFA atas laporan FAM kini ditunggu untuk melihat apakah badan sepak bola dunia itu akan memberi penjelasan resmi terkait perubahan waktu tambahan dalam laga yang digelar di Jakarta tersebut.

Sumber: jakarta.tribunnews.com

Tinggalkan Balasan