Sejumlah pejabat tinggi negara hadir dalam rangkaian pisah sambut di Mabes Polri, Jakarta, pada Jumat malam, 2 Oktober. Mereka mengantar Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo setelah mengikuti agenda serah terima jabatan kepolisian yang turut menandai pergantian pucuk pimpinan Polri.
Tokoh yang terlihat datang antara lain Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI M. Tonny Harjono. Kehadiran mereka menunjukkan besarnya perhatian pemerintah dan jajaran TNI terhadap transisi kepemimpinan di tubuh Polri.
Dalam acara tersebut, Listyo Sigit menjalani pisah sambut dengan Kapolri baru Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto. Meski tidak banyak memberi keterangan kepada wartawan, Maruli sempat menanggapi singkat pergantian itu dengan menyebut, “Makin mantap.” Ucapan tersebut menjadi salah satu komentar yang mencuri perhatian di tengah suasana acara yang berlangsung tertib dan penuh protokol.
Selain pergantian Kapolri, agenda malam itu juga memuat serah terima jabatan Wakapolri. Posisi tersebut berpindah dari Jenderal Polisi Dedi Prasetyo kepada Komjen Pol Wahyu Hadiningrat. Seluruh rangkaian digelar setelah Upacara Penyerahan Panji-Panji Polri Tribrata, yang menjadi bagian penting dalam tradisi internal kepolisian.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa prosesi tersebut merupakan salah satu tahapan resmi dalam perubahan kepemimpinan Polri. Menurut dia, rangkaian acara tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mengandung makna penghormatan terhadap pejabat yang telah menuntaskan tugas sekaligus penguatan nilai-nilai institusi untuk kepemimpinan berikutnya.
Trunoyudo juga menekankan arti simbolik Panji-Panji Polri Tribrata sebagai lambang kehormatan dan pedoman moral dalam menjalankan tugas. Usai prosesi itu, agenda dilanjutkan dengan pengantar tugas bagi Listyo Sigit dan Dedi Prasetyo. Keduanya dilepas dari Polri untuk menjalankan penugasan baru sesuai keputusan Presiden Prabowo Subianto. Listyo kini dipercaya sebagai KSP, sedangkan Dedi mendapat amanah memimpin Badan Reforma Agraria Nasional.
Sumber: jawapos.com




