Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, angkat bicara untuk meredam kritik yang mengarah kepada pelatih John Herdman setelah skuad Garuda berhasil melangkah ke final FIFA ASEAN Cup 2026. Hubner menilai penilaian negatif terhadap sang pelatih tidak sebanding dengan kerja yang sudah dicurahkan untuk tim. Pernyataan itu ia sampaikan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Jumat (2/10/2026), sehari setelah Indonesia menutup fase grup dengan hasil meyakinkan.
Timnas Indonesia memastikan tiket ke partai puncak usai menghajar Bangladesh 9-2 pada laga penentu Grup A, Kamis (1/10/2026). Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi teratas klasemen akhir Grup A karena unggul produktivitas gol atas Malaysia. Kemenangan besar itu sekaligus menjadi penutup yang kontras setelah dua pertandingan awal Garuda sempat memunculkan tanda tanya di kalangan pendukung.
Sebelum pesta gol ke gawang Bangladesh, penampilan Indonesia memang belum sepenuhnya meyakinkan. Pada laga pembuka menghadapi Singapura, Indonesia menang 2-0, tetapi permainan tim tetap menuai kritik karena dinilai kurang tajam dan belum rapi. Situasi makin panas ketika pada pertandingan kedua melawan Malaysia, skuad Merah Putih hanya mampu bermain tanpa gol. Hasil imbang itu membuat sorotan terhadap Herdman meningkat tajam.
Reaksi kekecewaan suporter bahkan terdengar langsung di SUGBK setelah laga kontra Malaysia. Sebagian penonton meneriakkan nama Shin Tae-yong, sosok yang sebelumnya pernah menukangi Timnas Indonesia. Meski bisa dibaca sebagai luapan emosi, momen itu ikut memperkuat tekanan kepada Herdman, yang baru menangani Garuda namun sudah harus menghadapi perbandingan dengan pendahulunya.
Hubner, yang pernah membela Wolverhampton Wanderers, menilai kritik tersebut terlalu keras. Ia menekankan bahwa Herdman bekerja dengan intensitas tinggi dan memberi perhatian penuh pada tim. Menurut bek berusia 23 tahun itu, dedikasi sang pelatih terlihat dari upaya membangun suasana kebersamaan di ruang ganti sekaligus memperbaiki detail permainan dari hari ke hari.
“Ya, saya pikir jika Anda melihat betapa besarnya energi yang dicurahkan sang pelatih ke dalam tim ini, itu luar biasa,” kata Hubner kepada awak media, termasuk BolaSport.com. Ia menambahkan, “Karena itulah menurut saya kritik-kritik terhadap dirinya (John Herdman) tidaklah adil.” Dalam pernyataan lain, Hubner bahkan menyebut Herdman bekerja tanpa henti untuk tim ini dan layak mendapat dukungan, bukan kecaman.
Meski sempat menyinggung Shin Tae-yong dengan nada hormat, Hubner menegaskan bahwa Herdman membawa sesuatu yang berbeda bagi Timnas Indonesia. Ia menyebut pelatih asal Kanada itu mampu mengangkat standar permainan Garuda ke level yang lebih tinggi. Karena itu, Hubner berharap publik bisa memberi apresiasi yang lebih proporsional kepada Herdman dan stafnya, terutama setelah tim memastikan tempat di final.
Sumber: www.bolasport.com




