Aktris dan penyanyi Adhisty Zara menceritakan masa awal setelah melahirkan yang membuatnya harus beradaptasi cepat dengan peran baru sebagai ibu. Di usia 23 tahun, Zara kini mengasuh putranya, Benjiro Nayel Ali, buah hatinya dengan Abdulla Tsaqib. Perubahan itu, katanya, ikut memengaruhi kondisi emosionalnya karena ia tak lagi bisa hanya memikirkan diri sendiri. Dalam siaran langsung di media sosial bersama sang suami, Zara mengaku sempat berada di fase yang nyaris mengarah ke baby blues, yaitu kondisi sedih dan cemas yang kerap dialami ibu setelah melahirkan.
Zara menyebut dukungan orang-orang terdekat sangat membantu dirinya melewati masa transisi tersebut. Nama Steffi Zamora dan Nino Fernandez menjadi sosok yang ia sorot karena dinilai berperan sejak sebelum hingga sesudah ia menjalani peran sebagai ibu. Menurut Zara, Steffi kerap menjadi tempatnya bertanya ketika ia bingung menghadapi perubahan perasaan maupun tanggung jawab baru. Ia juga menyampaikan bahwa bantuan mental dari Steffi membuatnya merasa lebih siap menghadapi hari-hari awal sebagai ibu muda.
Dalam percakapan itu, Zara menegaskan bahwa dirinya tidak sampai mengalami baby blues, meski sempat merasa gejala awalnya sangat dekat. Ia mengatakan sering menghubungi Steffi saat membutuhkan ruang untuk bercerita. “Alhamdulillah, enggak (baby blues), kita mau say thank you ke Kak Steffi Zamora,” ujarnya, dikutip Sabtu (3/10/2026). Zara menambahkan bahwa Steffi adalah sosok yang penting dalam proses penyesuaian dirinya. “Dari awal Kak Steffi adalah orang yang sangat berperan penting dalam mental aku menjadi ibu,” katanya.
Zara juga menyebut Nino turut memberi dukungan di masa-masa awal tersebut. Menurut dia, perhatian dari pasangan suami istri itu membuatnya lebih tenang saat menghadapi perubahan emosi yang datang setelah persalinan. Ia mengaku sempat khawatir akan mengalami baby blues, tetapi bantuan dari lingkungan terdekat membuat kekhawatiran itu tidak berkembang lebih jauh. “Kak Nino juga, awal-awal aku hampir deh kayaknya baby blues,” ucapnya dalam siaran langsung tersebut.
Pengalaman Zara ini beririsan dengan pembicaraan publik yang juga menyorot keputusan Steffi Zamora dan Nino Fernandez untuk pindah ke Bali bersama keluarga kecil mereka. Dalam video di kanal YouTube Fernandez Family, keduanya menjelaskan bahwa langkah itu diambil demi kesehatan putri mereka, Kaia Lanna Fernandez, yang kini berusia lima bulan. Steffi menilai kualitas udara di sekitar rumah mereka di Jakarta kurang mendukung untuk bayi dan anak kecil, terlebih ada kebiasaan pembakaran sampah di lingkungan sekitar.
Nino menambahkan bahwa Kaia sempat sakit dan baru dua kali keluar rumah, keduanya untuk ke dokter. Steffi juga menyinggung polusi yang menurutnya cukup mengganggu aktivitas keluarga. Setelah mempertimbangkan kondisi tersebut, pasangan yang menikah pada 2025 itu memutuskan menetap di Bali meski harus menghadapi konsekuensi pekerjaan yang lebih banyak tersedia di Jakarta. Bagi mereka, kenyamanan dan kesehatan anak menjadi alasan utama untuk memulai hidup di tempat baru.
Sumber: banjarmasin.tribunnews.com




