Wayne Rooney dan Paul Scholes mengambil sikap berbeda saat membahas kemungkinan hukuman untuk Manchester City terkait kasus pelanggaran aturan keuangan Liga Inggris. Rooney menilai medali juara yang bisa berpindah tangan secara retrospektif bukan sesuatu yang ingin ia terima, sedangkan Scholes justru menyatakan dirinya tidak akan menolak penghargaan itu jika situasinya terjadi. Perbedaan pandangan dua mantan pemain Manchester United itu muncul setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas seluruh tuduhan dalam putusan komisi independen.
Kasus ini berkaitan dengan dugaan pelanggaran serius terhadap regulasi keuangan kompetisi. Jika banding Manchester City gagal dan gelar musim 2011-2012 dicabut, nama Manchester United berpotensi kembali masuk dalam perhitungan sebagai penerima manfaat dari perubahan hasil akhir. Pada musim tersebut, United dan City sama-sama mengoleksi poin yang identik di klasemen, tetapi tim Roberto Mancini berhak atas trofi karena unggul selisih gol. Penentu utamanya adalah gol telat Sergio Aguero ke gawang Queens Park Rangers yang mengunci gelar liga pertama City di era Premier League.
Rooney, yang saat itu menjadi bagian dari skuad United, mengaku dirinya tidak nyaman dengan ide menerima medali jika gelar lawan dicabut. Dalam podcast Stick to United bersama Mark Goldbridge, ia menegaskan bahwa menurutnya timnya kala itu memang tidak cukup pantas menjadi juara. Ia juga menambahkan bahwa bila Manchester United mengalami hal serupa dan medali yang dimilikinya diambil kembali, ia akan merasa sangat terpukul.
Di sisi lain, Scholes menanggapi isu itu dengan lebih santai dan bahkan terkesan bercanda. Melalui Instagram Story pada Sabtu, ia menyinggung pernyataan salah satu mantan rekan setimnya yang tidak menginginkan medali tersebut. Scholes lalu menulis bahwa dirinya tidak akan menolak medali itu dan menyebut dirinya sebagai orang yang “serakah”.
Walau berbeda soal medali, Scholes belum mengomentari lebih jauh mengenai sanksi yang mungkin dijatuhkan kepada City. Rooney justru mendorong agar Premier League mengambil langkah tegas jika banding klub Manchester biru itu gagal. Menurutnya, hukuman paling tepat adalah menjatuhkan City ke level kompetisi terendah yang bisa mereka ikuti, lalu membatasi belanja pemain mereka selama beberapa musim berikutnya.
Hingga kini, Manchester City tetap membantah semua tuduhan dan yakin putusan tersebut bisa dibatalkan lewat proses banding. Karena itu, nasib gelar 2011-2012, peluang medali untuk United, serta bentuk hukuman yang mungkin dijatuhkan masih menunggu proses hukum lanjutan.
Sumber: superball.bolasport.com




