Brigjen Pol Hendra Kurniawan resmi masuk daftar promosi jabatan di lingkungan Polri setelah namanya tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dalam keputusan itu, Hendra ditunjuk sebagai Kapolda Banten, bersamaan dengan rotasi yang mencakup 19 kapolda di tubuh kepolisian.
Penugasan tersebut menempatkan Hendra pada posisi strategis di wilayah yang kerap disebut Tanah Jawara. Sebelum dipercaya memimpin Polda Banten, ia lebih dulu mengemban tugas sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama TK. II Sespim Lemdiklat Polri. Jabatan itu menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan kariernya di institusi Polri.
Nama Hendra sempat ramai dibicarakan karena memiliki kesamaan dengan mantan Karo Paminal Divisi Propam Polri yang pernah terseret kasus Ferdy Sambo dan kawan-kawan. Situasi itu memunculkan pertanyaan di ruang publik, namun yang kini mendapat amanah memimpin Polda Banten adalah sosok berbeda. Klarifikasi juga disampaikan oleh istrinya, Seali Syah, melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahan story di @sealisyah, ia menegaskan bahwa jabatan yang ramai diperbincangkan bukan milik orang yang sama. Ia menulis, “Semua.. terima kasih untuk semangat dan Doa-doa baik ’nya. Tapi untuk jabatan tersebut BEDA ORANG yaa,” sebagai penjelasan kepada warganet yang sempat keliru mengaitkan nama tersebut.
Hendra Kurniawan merupakan lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1996. Sebelum kembali mendapat kepercayaan di level pimpinan daerah, ia sudah punya pengalaman langsung di Banten. Salah satu pos penting yang pernah dipegangnya adalah Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Banten.
Pengalaman itu membuat Hendra tidak asing dengan karakter wilayah dan pola kerja kepolisian di Banten. Setelah masa tugasnya di daerah tersebut, ia berpindah ke Sespim Lemdiklat Polri untuk menjalankan fungsi pendidikan dan pengembangan kader kepolisian. Kini, belum genap setahun setelah penugasan itu, ia kembali ke Banten dengan tanggung jawab yang jauh lebih besar.
Dengan bekal pengalaman di pengawasan daerah dan pendidikan kepolisian, Hendra kini menghadapi tantangan baru sebagai pucuk pimpinan Polda Banten. Selain menjaga stabilitas keamanan, ia juga dituntut memastikan pelayanan kepolisian berjalan efektif di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
Sumber: jawapos.com




