Zinedine Zidane Minta Publik Hormati Perjalanan Karier Cristiano Ronaldo

Diposting pada

Zinedine Zidane angkat suara untuk membela Cristiano Ronaldo di tengah ramainya perbincangan setelah penyerang Portugal itu memutuskan meninggalkan pemusatan latihan di Kopenhagen. Pelatih timnas Prancis tersebut menilai sorotan yang mengarah pada anggapan bahwa Ronaldo sedang menutup karier dengan cara mengecewakan tidak seharusnya muncul, karena rekam jejak sang pemain justru layak diapresiasi. Komentar itu disampaikan Zidane menjelang duel UEFA Nations League antara Prancis dan Belgia di Stade de France, Selasa (6/10).

Dalam pernyataannya yang dikutip beIN SPORTS dan dilansir Antara pada Senin (5/10), Zidane menegaskan bahwa pencapaian Ronaldo selama ini sudah berbicara banyak. “Tidak, saya pikir dia harus diberi selamat atas kariernya yang hebat. Apa yang telah dia lakukan sungguh luar biasa,” ujarnya. Kalimat tersebut menjadi penegasan bahwa Zidane tidak melihat keputusan Ronaldo sebagai akhir yang buruk, melainkan bagian dari perjalanan panjang seorang pemain besar.

Keputusan meninggalkan pusat latihan timnas Portugal membuat masa depan Ronaldo bersama skuad negaranya kembali jadi bahan spekulasi. Apalagi, pemain berusia 41 tahun itu masih menjadi figur penting dalam pembicaraan soal tim nasional Portugal, sehingga setiap langkahnya kerap memicu tafsir baru dari publik dan media. Situasi itu ikut menempatkan Ronaldo di bawah tekanan pemberitaan dalam beberapa hari terakhir.

Hubungan Zidane dan Ronaldo sendiri punya latar yang kuat. Keduanya pernah berada dalam satu tim di Real Madrid pada periode 2016 hingga 2018, saat klub Spanyol tersebut menikmati salah satu masa paling sukses dalam sejarahnya. Kedekatan itu membuat Zidane punya alasan personal sekaligus profesional untuk memberikan pembelaan kepada mantan rekan setimnya.

“Saya cukup beruntung dia pernah bersama saya, dan membantu saya meraih hal-hal yang luar biasa. Saya angkat topi untuk Cristiano,” kata Zidane. Ia juga menambahkan bahwa rasa hormatnya kepada Ronaldo tetap sama hingga kini, terutama karena kontribusi besar sang pemain dalam membawa Madrid meraih banyak keberhasilan.

Selama bekerja sama, Zidane dan Ronaldo menghasilkan sembilan trofi untuk Real Madrid. Rinciannya terdiri atas tiga gelar Liga Champions, satu LaLiga, dua Piala Dunia Antarklub, dua Piala Super Eropa, dan satu Piala Super Spanyol. Di tengah persiapan menghadapi Belgia, Zidane tetap menempatkan penghargaan terhadap Ronaldo sebagai bagian penting dari kisah sukses mereka di Madrid.

Sumber: jawapos.com

Tinggalkan Balasan