PDU 1 TNI Berubah di HUT ke-81, Agus Subiyanto Sebut Terinspirasi Beskap

Diposting pada

Pada peringatan HUT ke-81 TNI, jajaran perwira tinggi dan prajurit tampil dengan Pakaian Dinas Upacara (PDU) 1 berdesain baru. Seragam yang dipakai dalam upacara di hadapan Presiden Prabowo Subianto itu kini memakai kerah tegak dan menampilkan aksen merah di bagian kerah, berbeda dari PDU 1 sebelumnya. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjelaskan, perubahan ini tidak sekadar soal tampilan, melainkan membawa pesan budaya dan kemandirian dalam berpakaian.

Agus menyebut inspirasi utama desain baru tersebut adalah beskap, busana tradisional Jawa yang identik dengan nuansa formal dan berkarakter. Menurut dia, TNI ingin menghadirkan ciri khas yang mencerminkan kearifan lokal Indonesia. “Filosofinya, jadi kita kebudayaan. Beskap ini kan, kearifan lokal supaya kita bisa mandiri secara pakaian. Punya ciri khas, bahwa pakaian yang digunakan oleh TNI secara budaya Indonesia mewakili beskap,” ujar Agus.

Desain baru itu langsung terlihat ketika para pimpinan TNI menerima Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra dari Presiden Prabowo Subianto. Dalam acara tersebut, hadir Panglima TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal Mohamad Tonny Harjono. Mereka berdiri satu panggung bersama Menko Polkam Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago serta Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.

Meski desain PDU 1 yang baru dinilai memiliki kemiripan dengan pakaian upacara militer di sejumlah negara, Agus tidak melihat hal itu sebagai persoalan. Ia menilai kemiripan antarseragam militer di kawasan ASEAN adalah hal yang wajar karena sejarah dan kedekatan budaya di antara negara-negara di Asia Tenggara. “Di Asia tuh pakaian hampir sama. Pakaian tuh hampir sama di ASEAN hampir sama. Daerah-daerah lain kalau saya ke luar negeri juga hampir sama pakaiannya. Lagian kan dulu satu rumpun,” katanya.

Perubahan seragam ini menjadi salah satu sorotan dalam upacara HUT ke-81 TNI yang digelar hari ini. Selain menandai pembaruan visual pada PDU 1, momen tersebut juga memperlihatkan penggunaan seragam baru oleh para pejabat tinggi TNI secara bersamaan, sehingga detail rancangan yang diusung langsung terlihat jelas di hadapan publik.

Di sisi lain, pemberian Tanda Kehormatan Bintang Mahaputra pada sejumlah pejabat TNI dan mantan pejabat negara juga mewarnai rangkaian acara. Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Wahyu Yudhayana membacakan keputusan presiden yang menjadi dasar penganugerahan tersebut. Ia menyampaikan bahwa penghargaan diberikan atas jasa para penerima dalam mendukung kemajuan, pengembangan, dan pembangunan TNI.

Untuk Djamari Chaniago, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Agus Subiyanto, Presiden Prabowo menganugerahkan Bintang Mahaputra Adipurna. Sementara itu, Tandyo Budi Revita, Maruli Simanjuntak, Muhammad Ali, dan Mohamad Tonny Harjono menerima Bintang Mahaputra Adipradana.

Sumber: jawapos.com

Tinggalkan Balasan