AFC Siapkan Format Baru Kualifikasi, Media Vietnam Menilai Timnasnya Bisa Diuntungkan

Diposting pada

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) tengah menyiapkan perubahan besar pada jalur Kualifikasi Piala Dunia zona Asia dan Piala Asia. Rencana itu, yang dilaporkan ESPN dan dikutip SuperBall.id, akan diwujudkan lewat pembentukan AFC Nations League mulai 2030. Di Vietnam, skema baru ini dipandang bisa memberi keuntungan bagi tim nasional mereka karena membuka peluang lebih banyak menghadapi lawan yang setara dan mengumpulkan poin FIFA secara bertahap.

Menurut rencana yang beredar, kompetisi baru tersebut akan digelar dua tahun sekali dan membagi negara-negara Asia ke dalam tiga divisi. Dua divisi teratas masing-masing berisi 18 tim, sedangkan divisi ketiga diisi 11 tim yang dibagi ke dalam tiga grup. AFC juga menyiapkan integrasi penuh antara turnamen ini dengan Kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia, sehingga hasil di AFC Nations League akan langsung menentukan langkah tim-tim Asia di dua ajang utama itu.

Untuk jalur menuju Piala Dunia, edisi pertama yang terhubung dengan kualifikasi itu masih bersifat sementara dan dijadwalkan pada 2032-2033. Dalam format tersebut, tiap negara akan menjalani enam laga kandang dan enam laga tandang. Enam tim teratas di divisi pertama akan mendapat tiket otomatis ke putaran final, sementara tim peringkat 7 sampai 10 harus masuk babak play-off berbentuk round-robin untuk memperebutkan sisa jatah Asia. Dua tim terbaik dari fase itu akan lolos langsung, sedangkan posisi ketiga masih harus bertarung di play-off antarbenua.

Media Vietnam, Van Hoa, menilai perubahan ini bisa menjadi kabar baik bagi skuad Vietnam. Mereka berpendapat, jika sistem itu benar-benar diterapkan, Vietnam akan lebih sering bertemu lawan dengan level kemampuan yang mirip atau sedikit lebih kuat. Situasi tersebut dinilai lebih cocok untuk membangun konsistensi tim, ketimbang bergantung pada hasil kejutan dalam sejumlah pertandingan singkat. Van Hoa juga menyoroti bahwa rentang 12 laga dalam format yang terhubung dengan Piala Dunia bisa memberi waktu lebih panjang untuk mengejar poin FIFA.

Skema serupa juga disiapkan untuk jalur Piala Asia. Dalam format itu, setiap tim akan memainkan tiga laga kandang dan tiga laga tandang. Seluruh 18 tim di divisi pertama akan lolos ke Piala Asia, ditambah enam tim terbaik dari divisi kedua. Dengan model ini, AFC tampaknya ingin membuat proses kualifikasi lebih berlapis sekaligus menjaga tingkat persaingan antartim tetap seimbang.

Di luar kaitannya dengan dua turnamen besar tersebut, AFC Nations League juga akan berdiri sebagai kompetisi tersendiri. Delapan tim terbaik dari divisi pertama akan melaju ke fase gugur, dengan perempat final dimainkan dua leg. Sementara itu, semifinal dan final akan berlangsung di lokasi terpusat. AFC sebelumnya sempat mempertimbangkan format yang berdiri sendiri tanpa kaitan ke Kualifikasi Piala Dunia atau Piala Asia, tetapi opsi tersebut ditinggalkan karena kekhawatiran soal biaya dan terbatasnya kalender internasional.

Sebelum resmi diluncurkan, AFC berencana menjalankan masa uji coba pada musim 2028-2029. Jika berjalan sesuai rencana, perubahan ini akan menjadi salah satu reformasi terbesar dalam struktur kompetisi sepak bola Asia dalam beberapa dekade terakhir.

Sumber: superball.bolasport.com

Tinggalkan Balasan