Timnas Indonesia menutup FIFA ASEAN Cup 2026 dengan gelar juara, tetapi lonjakan di ranking FIFA tidak berlangsung besar. Setelah final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10/2026), Garuda memang menambah poin, namun tetap bertahan di peringkat ke-117 dunia. Dari laga melawan Thailand yang berakhir 2-2 selama 120 menit lalu dilanjutkan adu penalti, Indonesia hanya memperoleh tambahan 3,35 poin.
Dengan tambahan itu, total poin Indonesia berubah dari 1.163,15 menjadi 1.166,50. Selisihnya dengan Kazakhstan yang ada satu tingkat di atas kini sangat tipis, sekitar 0,15 poin. Artinya, peluang Indonesia naik posisi masih terbuka pada pembaruan berikutnya, bergantung pada hasil pertandingan internasional lain yang ikut dihitung FIFA.
Meski trofi berhasil dibawa pulang, sistem penilaian FIFA membuat kemenangan Indonesia di final tidak memberi dampak sebesar kemenangan dalam waktu normal. Karena laga diselesaikan lewat adu penalti, hasilnya tidak dihitung sebagai kemenangan penuh dalam perhitungan poin. Kondisi inilah yang membuat tambahan angka untuk Indonesia terbilang kecil dibandingkan nilai juara yang diraih.
Di kawasan Asia Tenggara, Thailand masih memegang status sebagai tim dengan ranking FIFA terbaik. Walau kalah dari Indonesia di partai puncak, posisi Gajah Perang tetap berada di peringkat ke-93 dunia. Sementara itu, Vietnam justru harus turun setelah gagal merebut tempat ketiga. Kekalahan 0-1 dari Malaysia membuat mereka kehilangan 6,33 poin dan tertahan di urutan ke-99 dunia dengan 1.231,29 poin.
Hasil yang sama justru menguntungkan Malaysia. Harimau Malaya mendapat tambahan 6,33 poin dan naik tiga tangga ke peringkat ke-133 dunia dengan koleksi 1.102,09 poin. Kenaikan itu sekaligus membuat Malaysia menyalip Filipina dalam persaingan antartim ASEAN. Pergerakan ini menunjukkan bahwa setiap laga internasional memiliki pengaruh langsung terhadap posisi negara-negara di kawasan.
Jika dilihat dari susunan sementara setelah rangkaian pertandingan tersebut, Indonesia belum menjadi tim ASEAN dengan peringkat FIFA tertinggi. Namun, capaian di turnamen ini memberi dua arti penting bagi skuad asuhan John Herdman: gelar juara perdana di ajang ASEAN dan kedekatan yang makin nyata dengan posisi 116 dunia. Pembaruan resmi FIFA berikutnya akan menentukan apakah Garuda benar-benar bisa menyalip Kazakhstan dan memperbaiki peringkatnya.
Sumber: www.tribunnews.com




