Proses perceraian Audi Marissa dan Anthony Xie belum berakhir, meski sebelumnya sempat ada harapan keduanya berdamai. Usai menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 6 Oktober 2026, pihak Audi memilih tetap meneruskan gugatan ke tahap pokok perkara. Keputusan itu sekaligus membatalkan arah sidang yang semula diproyeksikan menuju pencabutan gugatan setelah mediasi dinilai membuka peluang rujuk.
Perubahan sikap tersebut disampaikan dalam persidangan yang dikutip dari kanal YouTube Cumicumi.com. Kuasa hukum Anthony Xie menjelaskan bahwa agenda awal semestinya mengarah pada selesainya perkara melalui pencabutan gugatan. Namun, dalam sidang terbaru, penggugat menyampaikan pilihan berbeda. “Yang tadinya agenda kita adalah pencabutan gugatan, sikap dari penggugat yaitu Audi menyampaikan bahwa tetap lanjut ke pokok perkara,” ujarnya.
Sebelum keputusan itu muncul, mediasi antara kedua pihak disebut sempat menghasilkan titik temu. Pihak Anthony bahkan menyebut pada pertemuan sebelumnya sudah ada kesepahaman untuk kembali bersama. Karena itu, sidang sempat dipahami sebagai tahap akhir menuju perdamaian. Meski demikian, hasil mediasi tidak otomatis mengikat jika salah satu pihak kemudian berubah sikap, dan keputusan akhir tetap berada di tangan para pihak yang berperkara.
Kuasa hukum Anthony mengaku belum mengetahui alasan pasti di balik pilihan Audi untuk tetap melanjutkan perceraian. Menurut dia, penjelasan rinci belum didapat karena sidang kali ini masih berfokus pada penyampaian hasil mediasi. Ia juga menegaskan pihaknya menghormati langkah yang diambil penggugat dan akan mengikuti mekanisme hukum yang berlaku sampai perkara selesai.
Dari kubu Audi, sikap yang ditampilkan juga cenderung hati-hati. Setelah sidang, Audi bersama kuasa hukumnya memilih tidak memberi penjelasan panjang kepada awak media. Mereka meminta publik menunggu proses hukum berjalan dan tidak menarik kesimpulan lebih dulu sebelum ada keputusan majelis hakim. Pihak Audi menilai kehadiran mereka saat itu hanya untuk mengonfirmasi hasil mediasi, bukan untuk menyampaikan putusan akhir.
Kuasa hukum Audi juga enggan menjawab pertanyaan soal kabar bahwa Audi dan Anthony sempat terlihat membuat konten bersama usai mediasi. Ia menyebut pihaknya belum ingin membuka detail yang belum pasti karena khawatir memicu salah tafsir. Menurutnya, Audi sedang berada dalam fase mempertimbangkan langkah ke depan dengan tenang. “Takut nanti salah-salah ngomong, nanti digoreng-goreng lagi,” ujarnya.
Meski gugatan tetap berjalan, komunikasi antara Audi dan Anthony disebut masih terjalin baik. Pihak Anthony menegaskan tidak bisa memaksa keputusan penggugat dan akan menerima apa pun langkah yang diambil. Sidang berikutnya dijadwalkan pekan depan dengan agenda jawaban dari pihak tergugat melalui e-court. Di sisi lain, peluang damai belum sepenuhnya tertutup karena selama belum ada putusan cerai, kedua pihak masih tetap bisa melakukan upaya rujuk.
Sumber: trends.tribunnews.com




