Pindad Maung Garuda mulai digunakan jajaran menteri sebagai mobil dinas pada Oktober 2026. Kehadirannya langsung menarik perhatian karena wujudnya berbeda dari kendaraan pejabat negara yang selama ini identik dengan sedan. SUV taktis berbodi mengotak itu dinilai lebih menonjol di jalan, sekaligus membawa citra kendaraan resmi dengan perlindungan tinggi.
Soal banderol, angka yang beredar belum tunggal. Presiden Prabowo Subianto pernah menyebut harga Pindad Maung Garuda berada di kisaran Rp1 miliar. Namun, dalam kesempatan lain di Hambalang, Bogor, ia mengatakan mobil yang dipakainya sebagai kendaraan presiden bernilai sekitar Rp700 jutaan. Perbedaan itu diduga muncul karena ada penyesuaian fitur pada tiap unit, terutama untuk versi yang dipakai kepala negara.
Prabowo juga menyampaikan bahwa kendaraan yang digunakannya memiliki perlindungan khusus, termasuk bodi anti peluru. Dari penjelasan itu, harga versi presiden diperkirakan berada di atas Rp700 jutaan dan mendekati Rp1 miliar, tetapi tidak sampai Rp8 miliar. Sementara itu, Chief Technology Officer Danantara Sigit Puji Santosa menjelaskan bahwa Maung Garuda akan dibagikan kepada aparatur negara sebagai mobil dinas, dengan spesifikasi antara presiden dan menteri yang tidak sama. Salah satu contoh yang ia sebut, unit untuk menteri belum tentu mendapat sunroof.
Secara teknis, mobil ini memiliki nama Pindad MV3 Garuda Limousine. Kendaraan tersebut memang dirancang bukan hanya untuk tampil gagah, tetapi juga untuk mendukung keamanan dan kenyamanan penumpang. Pindad menyebut mobil ini membawa kombinasi tenaga besar, perlindungan tinggi, dan kabin yang dibuat untuk mobilitas pejabat negara.
Di sisi perlindungan, seluruh eksterior memakai material composite armor yang diklaim tahan terhadap amunisi kaliber 7,62 x 51 mm NATO ball dan 5,56 x 45 mm M193. Kaca mobil juga berlapis anti peluru dengan level B5/B6. Untuk roda, Pindad Maung Garuda menggunakan ban R21 dengan teknologi Run Flat Tyre, sehingga tetap dapat bergerak meski mengalami kebocoran.
Bagian kabin dibuat dengan sentuhan wood finish accents agar terlihat mewah. Fitur di dalamnya mencakup kursi penumpang dan captain seat elektronik, head unit 12 inci, kamera 360 derajat, LED Smart TV, cooled storage, serta WiFi portable. Kombinasi ini membuat mobil bukan hanya aman, tetapi juga mendukung aktivitas kerja selama perjalanan.
Penggunaan Maung Garuda juga dibatasi untuk jabatan tertentu. Hanya presiden, wakil presiden, menteri, dan wakil menteri yang berhak memakainya. Pembagian kendaraan dilakukan serentak dan akan diteruskan secara bertahap. Sejauh ini, selain Presiden Prabowo Subianto, mobil tersebut juga terlihat dipakai Airlangga Hartarto selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Abdul Muhaimin Iskandar sebagai Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat. Untuk menteri lainnya, distribusinya masih menunggu giliran.
Sumber: www.idntimes.com




