Tulisan Dewan Penghianat Dewan Oligarki menjadi pemandangan yang dapat ditemukan di bagian depan pintu masuk ke dalam gedung DPRD Kota Batam, Senin (02 September 2024).
Tulisan Dewan Penghianat Dewan Oligarki itu menggunakan cat pylox dengan didominasi warna hitam dan sebagian lagi berwarna merah.
“Tulisan Dewan Penghianat Dewan Oligarki” ditulis oleh para demonstran yang tergabung dalam kelompok mahasiswa yang mengawal putusan MK Nomor 60/PUU-XXII/2024 terkait perubahan ketentuan ambang batas pencalonan Kepala Daerah,” kata pegawai di Gedung DPRD Kota Batam yang enggan namanya dipublikasikan.
Ia juga menduga bahwa kata-kata itu sebagai simbol masyarakat di Kota Batam terkesan tidak percaya kepada lembaga legislatif di tingkat Kota Batam.
“Masyarakat yang diwakili mahasiswa mungkin saja tidak percaya lagi sama DPRD Kota Batam. Seharusnya tulisan itu dihapus ini malah dibiarkan para anggota dewan itu,” ujarnya
Hasil pantauan awak Media BatamPena.com tidak terlihat satupun dari 50 anggota DPRD Kota Batam yang baru dilantik pada 29 Agustus 2024 silam. Gedung DPRD Kota Batam sunyi-senyap tanpa terlihat wajah-wajah anggota DPRD Kota Batam periode 2024-2029.
Entah kemana para Wakil Rakyat yang baru dilantik menjadi anggota DPRD Kota Batam itu?
Penulis: JP















