Perjuangan Janice Tjen dan Hao-Ching Chan Terhenti di Babak 16 Besar BNP Paribas Open
Duo ganda putri Janice Tjen dari Taiwan dan Hao-Ching Chan harus mengubur impian mereka melaju lebih jauh di ajang BNP Paribas Open 2026 (WTA 1.000) setelah takluk di babak 16 besar. Bertanding di Indian Wells Tennis Garden, California, Amerika Serikat, pada Senin (9/3) pagi WIB, Janice Tjen/Hao-Ching Chan berhadapan dengan pasangan tangguh Nicole Melichar-Martinez dari Amerika Serikat dan Cristina Bucsa dari Spanyol. Pertarungan sengit yang berlangsung hingga tiga set akhirnya dimenangkan oleh Melichar-Martinez/Bucsa dengan skor akhir 7(12)-6(10), 4-6, dan 5-10.

Janice Tjen/Hao-Ching Chan (Taiwan) berhadapan melawan Nicole Melichar-Martinez (Amerika Serikat)/Cristina Bucsa (Spanyol) di babak 16 besar BNP Paribas Open 2026 (WTA 1.000) di Indian Wells Tennis Garden, California, AS, Senin (9/3) pagi WIB.
Set Pertama yang Penuh Ketegangan
Pertandingan dimulai dengan tidak mudah bagi Janice Tjen dan Hao-Ching Chan. Mereka sempat tertinggal di awal set pertama, menghadapi tekanan dari lawan yang mampu unggul dengan skor 1-3. Namun, semangat juang keduanya tidak padam. Mereka berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan, bahkan berbalik memimpin pada angka 4-4.
Sejak saat itu, pertandingan berjalan semakin intens dan menegangkan. Kedua pasangan saling menunjukkan permainan terbaik mereka, tidak memberikan kesempatan bagi lawan untuk mendominasi. Puncak ketegangan terjadi di akhir set pertama, di mana Janice Tjen dan Hao-Ching Chan berhasil mengamankan kemenangan melalui babak tie-break yang sangat panjang. Skor tie-break yang ketat, 12-10, menandai keberhasilan mereka merebut set pertama.
Set Kedua Berpihak pada Lawan
Memasuki set kedua, intensitas pertandingan tidak menurun. Duel sengit kembali tersaji, mencerminkan kualitas kedua pasangan yang saling berimbang. Kedua pasangan saling bertukar poin dan menjaga kedudukan tetap imbang hingga skor 3-3.
Namun, di fase krusial set kedua, Janice Tjen dan Hao-Ching Chan harus mengakui keunggulan lawan. Mereka tidak mampu mempertahankan momentum dan akhirnya menelan kekalahan dengan skor 4-6. Kekalahan di set kedua ini menjadi pukulan telak bagi pasangan Taiwan tersebut, karena mereka harus melakoni set penentuan.

Janice Tjen/Hao-Ching Chan sempat kesulitan di awal-awal set pertama, dengan tertinggal 1-3. Mereka kemudian bangkit menyamakan kedudukan, dan berbalik unggul pada skor 4-4.
Setelah itu, pertandingan berjalan dengan ketat. Janice Tjen/Hao-Ching Chan sukses memastikan kemenangan di set pertama via tie-break panjang dengan skor 7 (12)-6 (10).
Di set kedua, pertarungan ketat kembali tersaji. Sempat imbang 3-3, Janice Tjen/Hao-Ching Chan menelan kekalahan di set kedua ini. Mereka kalah dengan skor 4-6.
Set ketiga yang menggunakan sistem match Tie-Break, Janice Tjen/Hao-Ching Chan kalah dengan skor 5-10. Dengan begini, kemenangan diraih oleh Nicole Melichar-Martinez/Cristina Bucsa.
Kekalahan di Set Penentu
Set ketiga menggunakan sistem match tie-break, yang berarti pertandingan akan ditentukan oleh siapa yang lebih dulu mencapai sepuluh poin dengan selisih dua poin. Dalam format ini, setiap poin menjadi sangat krusial. Janice Tjen dan Hao-Ching Chan, meskipun telah menunjukkan perlawanan gigih, kembali harus menghadapi kenyataan pahit.
Mereka tidak berhasil membalikkan keadaan di set penentu ini. Pasangan Nicole Melichar-Martinez dan Cristina Bucsa bermain lebih konsisten dan mampu memanfaatkan setiap peluang yang ada. Akhirnya, Janice Tjen dan Hao-Ching Chan harus mengakui kekalahan dengan skor 5-10 di match tie-break.
Hasil ini memastikan langkah Janice Tjen dan Hao-Ching Chan terhenti di babak 16 besar BNP Paribas Open 2026. Meskipun demikian, perjuangan mereka patut diapresiasi, terutama di set pertama yang menunjukkan ketangguhan dan semangat pantang menyerah. Pengalaman ini tentunya akan menjadi pelajaran berharga bagi mereka untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya.
Analisis Pertandingan
- Kekuatan Lawan: Pasangan Nicole Melichar-Martinez/Cristina Bucsa terbukti memiliki pengalaman dan ketenangan yang baik, terutama dalam situasi krusial. Kemampuan mereka dalam mengendalikan tempo permainan dan memanfaatkan momen menjadi kunci kemenangan.
- Performa Janice Tjen/Hao-Ching Chan: Meskipun kalah, penampilan mereka patut diacungi jempol. Keberhasilan merebut set pertama melalui tie-break yang ketat menunjukkan bahwa mereka mampu bersaing di level tertinggi. Namun, konsistensi di set kedua dan ketiga perlu menjadi fokus perbaikan.
- Faktor Kelelahan dan Tekanan: Bermain di turnamen sebesar BNP Paribas Open, tekanan dan kelelahan fisik serta mental bisa menjadi faktor penentu. Kemampuan untuk mengelola kedua hal tersebut sangat penting bagi para atlet.
Turnamen BNP Paribas Open selalu menyajikan pertandingan-pertandingan berkualitas tinggi, dan babak 16 besar ini tidak terkecuali. Kekalahan Janice Tjen dan Hao-Ching Chan menjadi pengingat bahwa persaingan di dunia tenis profesional sangatlah ketat, dan setiap detail kecil dapat menentukan hasil akhir sebuah pertandingan.




