Sinergi Literasi dan Silaturahmi: Forum Lingkar Pena Barru Gelar Buka Puasa Bersama Penuh Makna
Barru, Sulawesi Selatan – Suasana Ramadan 1447 Hijriah terasa kian istimewa bagi anggota Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Kabupaten Barru. Bertempat di Maruala Kopi (Maruko) pada Jumat, 13 Februari 2026, FLP Barru sukses menggelar acara buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan sesi sharing literasi. Kegiatan ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan juga menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi organisasi dan merancang masa depan gerakan literasi di Bumi Latemmamala.
Acara yang dihadiri oleh pengurus inti FLP Barru ini diselenggarakan dengan tujuan utama mempererat tali persaudaraan di tengah bulan penuh berkah. Lebih dari itu, pertemuan tatap muka ini menjadi ruang strategis untuk berdiskusi mendalam mengenai penguatan organisasi serta berbagai program literasi yang akan dijalankan.
Memperkokoh Fondasi Organisasi Melalui Prinsip Islam
Ketua FLP Barru, Tariq, dalam sambutannya menekankan betapa vitalnya pertemuan semacam ini bagi keberlangsungan dan kemajuan organisasi. Menurutnya, momen ini adalah kesempatan emas untuk tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi wadah bertukar informasi antar pengurus.
“Pertemuan ini sangat bermanfaat untuk menjalin silaturahmi sekaligus menjadi wadah berbagi informasi antar sesama pengurus agar sinergi kita tetap terjaga demi keberlanjutan organisasi FLP Barru. Pengurus saat ini merupakan perintis organisasi FLP di Barru,” ujar Tariq, menegaskan peran penting para pengurus yang menjadi garda terdepan dalam membangun FLP di Barru.
Lebih lanjut, sesi sharing literasi yang menjadi bagian tak terpisahkan dari acara ini menghadirkan pemaparan mendalam dari salah satu pengurus, Anwar. Ia membedah sebuah buku yang membahas tentang Ahammiyatu Tarbiyah, atau pentingnya pendidikan. Anwar menguraikan tiga pilar utama yang menjadi kunci dalam membangun kekuatan sebuah kelompok atau organisasi, yang selaras dengan prinsip-prinsip Islam:
Ta’aruf (Saling Mengenal):
Aspek pertama ini menekankan pentingnya setiap anggota untuk saling mengenal secara mendalam, baik dari segi kepribadian maupun latar belakang masing-masing. Pemahaman ini akan menciptakan dasar yang kuat untuk membangun hubungan yang harmonis.Tafahum (Saling Memahami):
Setelah saling mengenal, langkah selanjutnya adalah saling memahami. Ini berarti mengenali dan menghargai kelebihan serta kekurangan yang dimiliki oleh setiap anggota. Dengan adanya pemahaman ini, perbedaan dapat dikelola menjadi kekuatan kolektif.Ta’awun (Saling Menolong):
Pilar ketiga adalah semangat saling menolong dalam kebaikan. Anggota FLP Barru didorong untuk senantiasa mendukung satu sama lain dalam menjalankan amanah organisasi dan program kerja yang telah dicanangkan. Saling membantu ini akan menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif.
Anwar menambahkan, konsistensi dalam menerapkan ketiga aspek ini akan melahirkan apa yang disebut Ta’akhi atau persaudaraan yang kokoh. Dalam kondisi Ta’akhi, setiap pengurus akan merasakan ikatan batin yang kuat, seolah-olah mereka adalah satu keluarga besar yang saling peduli dan bertanggung jawab.
Menyambut Berkah Ramadan Melalui Tilawah dan Doa
Menjelang waktu berbuka puasa, suasana kegiatan berubah menjadi lebih khusyuk dan spiritual. Norma, yang menjabat sebagai Sekretaris FLP Barru sekaligus moderator acara, memimpin para peserta untuk melakukan tilawah Al-Qur’an bersama. Momen ini menjadi kesempatan berharga bagi seluruh pengurus untuk membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an sekaligus melakukan tadabbur, yaitu merenungi makna mendalam dari setiap ayat yang dibacakan.
Nuansa spiritual yang kental ini semakin memperkaya pengalaman Ramadan para anggota FLP Barru sebelum mereka membatalkan puasa. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah seorang pengurus, memohon keberkahan dan kelancaran dalam setiap langkah organisasi.
Puncak acara adalah santap buka puasa bersama, di mana para pengurus menikmati hidangan khas Maruko dalam suasana kebersamaan yang hangat. Obrolan ringan yang mengalir setelahnya pun turut membahas rencana-rencana strategis FLP Barru untuk program literasi di masa mendatang, menandakan semangat kolaborasi yang terus menyala. Acara ini tidak hanya memperkuat ikatan emosional antar anggota, tetapi juga menjadi landasan kuat untuk terus menggerakkan roda literasi di Kabupaten Barru.


















