Putri Kusuma Wardani Ungkap Strategi Kemenangan Dramatis atas Mantan Ratu Bulu Tangkis Jepang di Swiss Open 2026
Perjalanan Putri Kusuma Wardani di Swiss Open 2026 semakin gemilang setelah berhasil menembus final pertamanya tahun ini. Keberhasilan ini diraih berkat kemenangan gemilang atas wakil Jepang, Nozomi Okuhara, di babak semifinal yang berlangsung di St. Jakobshalle, Basel, Swiss, pada Sabtu (14/3/2026). Kemenangan dua gim langsung ini menjadi bukti ketangguhan dan strategi jitu yang diterapkan oleh pebulu tangkis tunggal putri berusia 23 tahun tersebut.
Mengalahkan Okuhara, yang pernah menduduki peringkat 1 dunia, bukanlah tugas yang mudah. Putri mengakui bahwa mantan ratu bulu tangkis Jepang itu kerap kali memberikan perlawanan sengit dan merepotkan. Namun, dengan persiapan matang dan mental baja, Putri Kusuma Wardani mampu mengatasi tekanan dan meraih kemenangan yang signifikan.
Kunci Kemenangan: Memaksa Okuhara Bermain Reli
Putri Kusuma Wardani mengungkapkan bahwa kunci utama kemenangannya adalah dengan memaksa Nozomi Okuhara untuk bermain dalam reli panjang. Ia menyadari bahwa Okuhara memiliki gaya bermain yang cenderung menunggu serangan lawan dan mengandalkan pukulan spekulasi yang berbahaya.
“Untuk keseluruhan di lapangan, tadi dari pertama masuk dan sebelum main sudah menyiapkan untuk siap capek,” ujar Putri. “Lawan Okuhara pasti tidak gampang mati dan dia mempunyai pukulan spekulasi yang sangat baik.”
Strategi ini terbukti efektif. Di gim pertama, meskipun sempat terjadi kejar-kejaran poin di awal, Putri berhasil memecah kebuntuan dan unggul 11-4 saat interval. Dengan banyaknya kesalahan yang dibuat oleh Okuhara, Putri semakin nyaman dan berhasil mengunci gim pertama dengan skor 21-16.
Memasuki gim kedua, Okuhara memberikan perlawanan yang lebih sengit, bahkan sempat unggul tipis 11-10 di interval. Namun, setelah jeda, kepercayaan diri Putri Kusuma Wardani semakin meningkat. Ia mampu meraih delapan poin berturut-turut, mengakhiri permainan dengan skor 21-13. Total, pertandingan ini berlangsung selama 39 menit.
“Dari gim pertama dia memang menunggu saya untuk melakukan serangan,” jelas Putri. “Dia mainnya defense dulu, tetapi saya juga membaca kalau saya menyerang malah jadi menyulitkan.”
“Jadi setelah interval saya coba main lebih safe, bermain panjang dan banyak reli jadi dia banyak mati sendiri,” tambahnya. Pendekatan yang lebih aman dan sabar ini berhasil membuat Okuhara melakukan lebih banyak kesalahan sendiri, yang dimanfaatkan dengan baik oleh Putri.
Menuju Final: Menantang Supanida Kathetong
Dengan kemenangan ini, Putri Kusuma Wardani berhak melaju ke partai final Swiss Open 2026. Di babak puncak, ia akan berhadapan dengan unggulan dari Thailand, Supanida Kathetong.
Secara rekor pertemuan (head to head), Putri masih tertinggal satu kemenangan dari Kathetong. Pertemuan terakhir mereka di SEA Games tahun lalu berakhir dengan kekalahan bagi Putri. Oleh karena itu, final Swiss Open 2026 ini menjadi kesempatan emas bagi Putri Kusuma Wardani untuk membalas kekalahan tersebut dan meraih gelar juara pertamanya di tahun ini.
Profil Singkat Putri Kusuma Wardani
- Nama Lengkap: Putri Kusuma Wardani
- Usia: 23 tahun
- Prestasi: Menembus final Swiss Open 2026
- Gaya Bermain: Mengandalkan reli panjang dan kesabaran, mampu membaca permainan lawan.
- Peringkat BWF: 6
Perjalanan Putri Kusuma Wardani di dunia bulu tangkis patut diapresiasi. Dengan semangat juang yang tinggi dan strategi yang matang, ia terus menunjukkan potensinya sebagai salah satu tunggal putri terbaik Indonesia. Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia diharapkan dapat memberikan motivasi tambahan bagi Putri untuk meraih gelar juara di Swiss Open 2026.




















