PLN Sumatera Utara Tingkatkan Kesiapan Infrastruktur Kendaraan Listrik untuk Kenyamanan Mudik Idulfitri
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara telah mengambil langkah strategis untuk memastikan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik (Electric Vehicle/EV) di wilayahnya. Dengan menyediakan sebanyak 113 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 91 lokasi strategis, PLN berupaya memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengguna kendaraan listrik, terutama selama periode mudik dan libur Idulfitri 1447 Hijriah. Kesiapan ini merupakan bagian integral dari upaya PLN untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang semakin andal, mudah diakses, dan mampu menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus berkembang pesat.
Inovasi SPKLU Ultra Fast Charging untuk Efisiensi Perjalanan
Salah satu terobosan yang dihadirkan PLN adalah penambahan 3 unit SPKLU Ultra Fast Charging. Fasilitas ini dirancang khusus untuk mempercepat proses pengisian daya kendaraan listrik, memungkinkan pengguna menyelesaikan pengisian dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan pengisian standar. Keberadaan SPKLU dengan teknologi pengisian super cepat ini menjadi nilai tambah yang signifikan bagi pengguna EV, khususnya bagi mereka yang melakukan perjalanan jarak jauh dan sangat mengutamakan efisiensi waktu. Kemampuan mengisi daya dengan cepat akan mengurangi kekhawatiran tentang waktu henti yang panjang, sehingga perjalanan dapat dilanjutkan dengan lebih lancar.
Akses Mudah di Jalur Tol dan Rest Area Strategis
Untuk memastikan kelancaran perjalanan para pemudik, PLN juga telah memastikan ketersediaan SPKLU dengan teknologi fast charging di sepanjang ruas Tol Medan – Tebing Tinggi dan Tebing Tinggi – Indrapura, baik untuk arah utara maupun selatan. Fasilitas ini ditempatkan secara strategis di area rest area, memberikan kemudahan akses bagi para pengguna kendaraan listrik untuk melakukan pengisian daya saat beristirahat selama perjalanan lintas kota.
Secara keseluruhan, penempatan SPKLU PLN sangat terencana dan mencakup berbagai titik vital. Mulai dari jalur lintas utama yang menjadi arteri penting pergerakan, pusat-pusat kota yang ramai, kawasan publik yang sering dikunjungi, hingga rest area di jalan tol dengan tingkat mobilitas yang tinggi. Distribusi yang merata ini bertujuan untuk menghilangkan kekhawatiran pengguna kendaraan listrik mengenai kehabisan daya di tengah perjalanan, memungkinkan mereka untuk merencanakan rute perjalanan dengan lebih percaya diri.

Apresiasi Pengguna Terhadap Layanan PLN
Dukungan dan apresiasi terhadap upaya PLN dalam menyediakan infrastruktur kendaraan listrik tidak hanya datang dari manajemen perusahaan, tetapi juga dari para pengguna langsung. Dalam sebuah kunjungan kerja Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PT PLN (Persero), E. Haryadi, ke salah satu SPKLU di Sumatera Utara, seorang pengguna kendaraan listrik yang kebetulan sedang mengisi daya mengungkapkan rasa senangnya.

“Saya lebih senang mengisi daya di sini karena tersedia ultra fast charging, jadi tidak perlu menunggu lama. Selain itu, ruang tunggunya juga nyaman, sehingga perjalanan terasa lebih tenang,” ujar salah satu pengguna kendaraan listrik yang enggan disebutkan namanya. Pernyataan ini mencerminkan kepuasan pengguna terhadap kecepatan pengisian daya dan fasilitas pendukung lainnya yang disediakan oleh PLN, yang secara langsung berkontribusi pada pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan dan bebas stres.
Komitmen PLN untuk Transformasi Energi Berkelanjutan
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menegaskan bahwa kesiapan infrastruktur SPKLU ini merupakan manifestasi nyata dari komitmen PLN dalam mendukung program transformasi energi nasional menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. PLN tidak hanya berfokus pada keandalan pasokan listrik semata, tetapi juga secara aktif membangun ekosistem kendaraan listrik yang andal dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Penyediaan SPKLU di berbagai lokasi strategis ini merupakan bentuk nyata dukungan PLN terhadap transisi energi dan upaya menurunkan emisi karbon, sejalan dengan target Net Zero Emission 2060,” ujar Mundhakir. Ia menambahkan bahwa momentum mudik Idulfitri menjadi ajang penting untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur kendaraan listrik di Sumatera Utara kepada publik yang lebih luas.
“Kami ingin memastikan masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tanpa hambatan. Ini sekaligus menjadi bagian dari upaya PLN dalam mendorong gaya hidup elektrifikasi yang lebih ramah lingkungan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Dengan kesiapan operasional 113 unit SPKLU yang tersebar di seluruh Sumatera Utara, PLN UID Sumatera Utara optimis bahwa adopsi kendaraan listrik akan terus meningkat. Selain itu, upaya ini juga akan semakin memperkuat peran PLN sebagai salah satu motor penggerak utama dalam mewujudkan transisi energi di Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.



















