No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Edukatif

Apa Itu Panic Buying dan Mengapa Terjadi di Masa Krisis?

Luna by Luna
1 April 2026 - 12:14
in Edukatif, Human Interest
0

Panic buying, atau pembelian impulsif akibat kepanikan, adalah fenomena yang sering terjadi saat masyarakat menghadapi situasi krisis. Dalam konteks ini, panic buying merujuk pada tindakan individu atau kelompok untuk membeli barang kebutuhan pokok dalam jumlah besar secara berlebihan, meskipun tidak selalu diperlukan. Fenomena ini bisa terjadi karena rasa takut akan kekurangan pasokan, ketidakpastian, atau informasi yang tidak jelas.

Sejarah Panic Buying

Sejarah panjang panic buying menunjukkan bahwa ini bukanlah hal baru. Contoh klasik terjadi saat wabah virus Corona (Covid-19) melanda dunia. Pada masa itu, banyak orang membeli persediaan makanan, sabun cuci tangan, dan bahkan toilet paper dalam jumlah besar. Namun, sejarah mencatat bahwa kejadian serupa juga pernah terjadi lebih dari 50 tahun lalu.

Pada 1973, saat krisis energi terjadi setelah Perang Yom Kippur, Johnny Carson, seorang presenter TV Amerika Serikat, bercanda tentang kemungkinan kehabisan tisu toilet. Bercanda ini ternyata memicu panic buying di AS, yang akhirnya menyebabkan kekurangan tisu. Hal ini menunjukkan bahwa panic buying bisa muncul dari informasi yang salah atau tidak lengkap.

Faktor-Faktor yang Memicu Panic Buying

Beberapa faktor psikologis dan lingkungan dapat memicu panic buying. Pertama, kecemasan dan ketidakpastian membuat orang merasa perlu mempersiapkan diri dengan membeli barang dalam jumlah besar. Kedua, pengaruh sosial seperti berita media atau tindakan orang lain juga bisa memperkuat perilaku ini. Ketiga, kesadaran akan risiko yang tinggi, seperti khawatir akan kehabisan bahan bakar atau kebutuhan pokok, memicu tindakan pencegahan.

Menurut penelitian, faktor psikologis seperti kecenderungan untuk menghindari rasa stres dan ketidaknyamanan juga menjadi penyebab. Orang-orang yang tidak mampu menangani ketidakpastian cenderung lebih rentan melakukan panic buying. Selain itu, norma sosial juga berperan. Jika banyak orang membeli barang dalam jumlah besar, orang lain cenderung mengikuti.

Baca Juga  8 Jurus Jitu Atasi Saluran Air Mampet Rambut

Dampak Panic Buying

Panic Buying Prevention Strategies

Panic buying memiliki dampak yang signifikan, baik secara individual maupun sosial. Secara individu, tindakan ini bisa menyebabkan pengeluaran yang tidak perlu dan kehabisan uang. Secara sosial, panic buying bisa menyebabkan kekurangan pasokan yang sebenarnya tidak diperlukan, sehingga mengganggu distribusi barang kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Contohnya, selama pandemi, banyak toko kehabisan stok barang kebutuhan pokok karena permintaan yang meningkat secara mendadak. Hal ini menyebabkan kesulitan bagi masyarakat yang tidak bisa membeli barang tersebut, terutama mereka yang kurang mampu.

Bagaimana Mengatasi Panic Buying?

Mengatasi panic buying memerlukan pendekatan yang tepat. Pertama, komunikasi yang jelas dan transparan dari pemerintah dan lembaga terkait sangat penting. Dengan memberikan informasi yang akurat, masyarakat bisa merasa lebih tenang dan tidak perlu membeli barang dalam jumlah besar.

Kedua, penguatan norma sosial yang positif. Misalnya, mendorong masyarakat untuk membeli hanya kebutuhan mereka sendiri, bukan untuk menyimpan atau bersaing. Ketiga, pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan sumber daya secara bijak dan berkelanjutan.

Kesimpulan

Panic buying adalah fenomena kompleks yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik psikologis maupun sosial. Meski terlihat sebagai tindakan wajar dalam situasi krisis, tindakan ini bisa menyebabkan masalah yang lebih besar. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk bekerja sama dalam mengurangi dampak negatif dari panic buying. Dengan pemahaman yang lebih baik dan komunikasi yang efektif, kita bisa menghadapi krisis dengan lebih tenang dan bijak.

Penulis: Muhammad Rizal

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Cara Backup Data Otomatis dari Google Drive ke Server Pribadi dengan Mudah
Edukatif

Cara Backup Data Otomatis dari Google Drive ke Server Pribadi dengan Mudah

22 Mei 2026 - 03:55
Cara Membangun Kebiasaan Bangun Pagi untuk Meningkatkan Produktivitas
Edukatif

Cara Membangun Kebiasaan Bangun Pagi untuk Meningkatkan Produktivitas

21 Mei 2026 - 23:01
Cara Melaporkan Tindakan Penipuan Online ke Pihak Berwajib dengan Mudah dan Efektif
Edukatif

Cara Melaporkan Tindakan Penipuan Online ke Pihak Berwajib dengan Mudah dan Efektif

21 Mei 2026 - 18:07
Cara Mengoptimalkan SEO Website Berita Agar Cepat Terindeks Google
Edukatif

Cara Mengoptimalkan SEO Website Berita Agar Cepat Terindeks Google

21 Mei 2026 - 08:19
Cara Efektif Mengatasi Burnout Akibat Pekerjaan yang Menumpuk
Edukatif

Cara Efektif Mengatasi Burnout Akibat Pekerjaan yang Menumpuk

20 Mei 2026 - 22:31
Cara Mengurus Sertifikasi Halal untuk Produk Makanan UMKM dengan Mudah
Edukatif

Cara Mengurus Sertifikasi Halal untuk Produk Makanan UMKM dengan Mudah

20 Mei 2026 - 17:37
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Review Lengkap Galaxy S24+: Spesifikasi, Harga, dan Fitur Terbaru

Review Lengkap Galaxy S24+: Spesifikasi, Harga, dan Fitur Terbaru

23 Mei 2026 - 00:54
Analisis Harga Kebutuhan Pokok Pekan Ini: Apa Saja yang Naik?

Analisis Harga Kebutuhan Pokok Pekan Ini: Apa Saja yang Naik?

22 Mei 2026 - 23:30

7 Destinasi Tersembunyi di Kepulauan Riau yang Wajib Dikunjungi

22 Mei 2026 - 18:36
Spesifikasi dan Harga Terbaru Galaxy S25 yang Diharapkan

Spesifikasi dan Harga Terbaru Galaxy S25 yang Diharapkan

22 Mei 2026 - 18:32
5 Alat AI Gratis yang Bisa Membuat Konten Video Menarik untuk TikTok

5 Alat AI Gratis yang Bisa Membuat Konten Video Menarik untuk TikTok

22 Mei 2026 - 13:42

Pilihan Redaksi

Review Lengkap Galaxy S24+: Spesifikasi, Harga, dan Fitur Terbaru

Review Lengkap Galaxy S24+: Spesifikasi, Harga, dan Fitur Terbaru

23 Mei 2026 - 00:54
Analisis Harga Kebutuhan Pokok Pekan Ini: Apa Saja yang Naik?

Analisis Harga Kebutuhan Pokok Pekan Ini: Apa Saja yang Naik?

22 Mei 2026 - 23:30

7 Destinasi Tersembunyi di Kepulauan Riau yang Wajib Dikunjungi

22 Mei 2026 - 18:36
Spesifikasi dan Harga Terbaru Galaxy S25 yang Diharapkan

Spesifikasi dan Harga Terbaru Galaxy S25 yang Diharapkan

22 Mei 2026 - 18:32
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.