Pelatihan Membaca Nyaring untuk Meningkatkan Literasi di Kabupaten Manggarai Timur
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Timur melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Membaca Nyaring bagi berbagai pihak yang terlibat dalam dunia pendidikan dan literasi. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 3 hingga 5 Desember 2025 di Borong, dengan partisipasi sebanyak 150 peserta yang terdiri dari guru, orang tua, pustakawan, serta pegiat literasi.
Tujuan utama dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi masyarakat, khususnya pada generasi muda. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya membaca sebagai salah satu keterampilan dasar yang sangat vital dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan dan Manfaat Bimtek Membaca Nyaring
Dalam sambutan yang dibacakan oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Drs. Aufridus Jahang, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas menekankan bahwa perpustakaan harus terus berinovasi sebagai pusat pembelajaran masyarakat. Ia menilai perpustakaan memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan pendidikan dan memperluas wawasan masyarakat.
Menurut Bupati, membaca merupakan aktivitas yang sangat penting karena kemampuan membaca yang baik dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan literasi. Selain itu, membaca juga dapat memperluas wawasan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi perkembangan individu maupun masyarakat secara keseluruhan.
Salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan membaca adalah melalui kegiatan membaca nyaring. Keterampilan ini tidak hanya membantu anak-anak dalam mengembangkan minat baca sejak dini, tetapi juga dapat meningkatkan kemampuan mendengar, keinginan untuk membaca, serta keterampilan membaca mandiri.
Pembagian Peserta dan Materi Pelatihan
Kegiatan Bimtek Membaca Nyaring dibagi menjadi tiga kategori peserta. Pertama, 50 orang guru yang akan menjadi pengajar utama dalam proses pembelajaran. Kedua, 50 orang tua yang akan menjadi mitra dalam mendukung anak-anak dalam berliterasi. Ketiga, 50 peserta dari kalangan pegiat literasi dan pustakawan yang akan menjadi fasilitator dan pengelola perpustakaan.
Pelatihan ini dilaksanakan di Aula Lantai 2 Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Manggarai Timur di Golo Lada Borong. Acara ini dibuka oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Drs. Aufridus Jahang, pada hari Rabu, 3 Desember 2025.
Peran Guru dan Orang Tua dalam Meningkatkan Literasi
Aufridus Jahang menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam meningkatkan literasi anak. Ia meminta kepada para guru untuk selalu mendorong siswa mereka agar mengunjungi perpustakaan dan melakukan kegiatan membaca. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi risiko kenakalan dan tindakan kekerasan pada anak.
Selain itu, ia juga meminta seluruh peserta Bimtek untuk mengikuti pelatihan dengan cermat. Narasumber yang hadir merupakan para pegiat literasi yang memiliki pengalaman dan pengetahuan luas tentang metode membaca nyaring. Para peserta diharapkan dapat menyebarkan ilmu yang didapat kepada lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kesimpulan
Kegiatan Bimtek Membaca Nyaring ini merupakan langkah strategis dalam upaya meningkatkan minat baca dan literasi di Kabupaten Manggarai Timur. Dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk guru, orang tua, pustakawan, dan pegiat literasi, diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung pengembangan literasi sejak dini.


















