Sikap pelatih Chelsea, Liam Rosenior, yang memberikan sanksi kepada Enzo Fernandez mendapat reaksi keras dari agen pemain tersebut.
Enzo Fernandez, yang merupakan salah satu gelandang andalan timnas Argentina dan juga anggota skuad The Blues, diberi hukuman larangan bermain selama dua pertandingan setelah membuat pernyataan yang dianggap tidak profesional. Peristiwa ini terjadi setelah klubnya tersingkir dari Liga Champions pada Maret lalu, kalah 2-8 dari PSG dalam agregat.
Fernandez diduga menyampaikan niat untuk meninggalkan Chelsea setelah kegagalan tersebut. Selain itu, ia juga disebut sedang membangun hubungan dengan Real Madrid sebagai upaya untuk menarik minat klub raksasa LaLiga tersebut agar merekrutnya.
Pernyataan Fernandez mengenai kota Madrid dan kesukaannya terhadap kota tersebut menjadi bahan perhatian besar. Ia mengatakan bahwa Madrid sama seperti Buenos Aires dan menyebutkan bahwa Toni Kroos dan Luka Modric adalah pemain lawan yang paling membuatnya terkesan. Meski tidak secara eksplisit menyebutkan keinginan untuk bergabung dengan Real Madrid, pernyataan tersebut dianggap oleh Rosenior sebagai tanda ketidaksetiaan terhadap klub.
Akibatnya, Rosenior memutuskan untuk memberikan sanksi kepada Fernandez. Pemain 25 tahun itu akan absen dalam pertandingan melawan Port Vale di Piala FA (4/4/2026) dan melawan Manchester City di Liga Inggris (12/4/2026).

Rosenior mengungkapkan bahwa ia telah berbicara dengan Fernandez sebelum mengambil keputusan. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil karena adanya batas profesional yang dilanggar oleh sang pemain.
“Saya baru saja berbicara dengan Enzo satu jam yang lalu. Sebagai klub sepak bola, kami telah mengambil keputusan,” ujar Rosenior.
Ia menegaskan bahwa Fernandez tidak akan bisa bermain dalam pertandingan besok dan minggu depan. Meskipun menilai karakter dan kepribadian Fernandez baik, Rosenior menekankan bahwa ada batas yang harus ditegakkan.
“Jika dia ingin fokus pada pertandingan besar nanti yang bisa meloloskan kami ke semifinal Piala FA, saya hanya ingin itu,” tambahnya.
Tegas vs Tidak Adil
Keputusan Rosenior untuk memberikan sanksi kepada Fernandez mendapat apresiasi dari banyak pihak. Gabriel Agbonlahor, mantan pemain Liga Inggris, menyampaikan dukungan terhadap tindakan pelatih tersebut.
“Saya suka keputusan ini karena menunjukkan bahwa tak ada pemain yang lebih besar dari klub,” katanya.
Namun, di sisi lain, agen Fernandez, Javier Pastore, menilai hukuman tersebut tidak adil. Ia menegaskan bahwa Fernandez tidak pernah menyebutkan keinginan untuk meninggalkan Chelsea atau menyampaikan niat negatif terhadap klub.
“Enzo tidak menyebutkan klub mana pun atau mengatakan ingin meninggalkan Chelsea. Dia hanya menyebut Madrid karena ditanya tentang kota Eropa mana yang ingin dia tinggali,” ujarnya.
Menurut Pastore, Fernandez juga ingin meminta maaf jika ada penggemar yang merasa tersinggung. Ia menekankan bahwa kliennya tidak pernah menunjukkan kurangnya rasa hormat terhadap klub, rekan setim, atau siapa pun.
Konflik ini bermula dari kegagalan negosiasi kontrak baru antara Fernandez dan Chelsea. Pastore menilai bahwa kliennya layak mendapatkan kenaikan gaji atas kontribusi pentingnya sebagai nyawa performa The Blues.
Sejak direkrut dari Benfica pada 2023, Fernandez telah memberikan kontribusi besar. Dalam 161 pertandingan lintas kompetisi, ia mencatatkan 28 gol dan 29 assist.
Kehadirannya sangat vital dalam kesuksesan Chelsea meraih gelar dobel UEFA Conference League dan Piala Dunia Klub 2025.



















