Kecelakaan Maut di KM 12 Tol Jagorawi, Sopir Daihatsu Gran Max Terjebak di Antara Dua Truk Trailer
Kecelakaan maut terjadi di KM 12 Tol Jagorawi, wilayah Munjul, Cipayung, Jakarta Timur. Peristiwa yang menimpa mobil pikap Daihatsu Gran Max berujung pada luka parah bagi sopirnya, Hendra Kustiawan (42 tahun). Mobil tersebut hancur lebur setelah dijepit dua truk trailer dari depan dan belakang.
Awal Kejadian
Menurut keterangan saksi, kecelakaan bermula saat Daihatsu Gran Max pikap putih yang dikemudikan Hendra menabrak truk trailer yang berada di depannya. Tabrakan tersebut menyebabkan ban serep truk trailer terjatuh. Akibatnya, kendaraan korban terdorong ke arah belakang dan langsung tertabrak oleh truk trailer lain dari belakang.
“Mobil korban itu awalnya menabrak truk trailer yang ada di depannya. Ditabrak sampai ban serep truk trailer itu terjatuh,” kata Dedi Febrianto, seorang sopir truk trailer yang berada di belakang mobil korban, seperti dikutip dari sumber lokal.
Korban Terluka Parah
Hendra Kustiawan mengalami luka berat akibat benturan yang sangat keras. Tubuhnya terjepit antara dua truk trailer hingga mobilnya hancur tak berbentuk. Saat ditemukan, korban dalam kondisi sekarat dan membutuhkan pertolongan segera.
Saksi lain mengungkapkan bahwa pengemudi truk trailer yang ditabrak oleh korban dari depan langsung kabur setelah kejadian. Identitasnya tidak dapat diketahui karena pelat nomornya tidak tercatat.
“Korban pas saya lihat itu sudah sekarat. Kalau untuk truk trailer yang ditabrak korban yang di depan itu sudah langsung pergi. Saya enggak tahu pelat nomor truk di depannya itu,” ujar Dedi.
Proses Evakuasi
Korban sempat terjepit selama sekitar satu jam sebelum akhirnya dievakuasi oleh petugas Jasa Marga dan Korlantas Polri. Setelah mendapatkan pertolongan pertama, ia dibawa ke Rumah Sakit Meilia Cibubur, Depok. Sementara itu, mobil Daihatsu Gran Max yang hancur ditarik ke kantor Jasa Marga di Gunung Putri.
Informasi Terkait
Beberapa kecelakaan serupa juga terjadi di jalur tol lainnya. Contohnya, kecelakaan Daihatsu Gran Max di Losarang yang menyebabkan bodi kendaraan rusak parah dan kaki-kaki depan terpenggal. Selain itu, kecelakaan di KM 158 Tol Cisumdawu juga menimpa Toyota Raize yang berubah menjadi serpihan potongan yang gosong.
Dalam beberapa pekan terakhir, kecelakaan lalu lintas di jalan tol semakin marak. Hal ini menunjukkan pentingnya kesadaran berkendara serta penerapan aturan lalu lintas yang ketat agar kejadian serupa tidak terulang.
Kesimpulan
Peristiwa di KM 12 Tol Jagorawi menjadi peringatan akan bahaya berkendara di jalan raya. Kecelakaan yang melibatkan kendaraan besar seperti truk trailer sangat berpotensi menimbulkan kerusakan parah dan bahaya bagi pengemudi kecil. Diperlukan peningkatan kesadaran dan pengawasan dari pihak terkait agar keamanan berkendara tetap terjaga.



















