Konsistensi Teja Paku Alam dalam BRI Super League 2025/26
Penampilan solid yang terus ditunjukkan oleh kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam, menjadi salah satu faktor utama dalam kesuksesan tim sejauh ini di BRI Super League 2025/26. Kiper berusia 31 tahun tersebut kini berada di ambang pencapaian spesial dalam kariernya.
Teja hanya membutuhkan satu pertandingan lagi untuk menyamai rekor clean sheet terbanyak dalam satu musim yang pernah dicatatkan oleh Yoo Jae-hoon saat masih membela Persipura Jayapura. Pada musim 2013, Yoo berhasil menjaga gawangnya tanpa kebobolan dalam 17 pertandingan Liga Super Indonesia.
Sejauh ini, Teja telah mengoleksi 16 clean sheet. Catatan itu bertambah setelah dia sukses menjaga gawang Persib tetap perawan saat menumbangkan Semen Padang FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-26 Super League. Dengan delapan pertandingan tersisa, peluang Teja untuk melampaui rekor tersebut terbuka lebar.
Namun, meskipun sedang mendekati rekor penting, Teja tidak ingin terlalu fokus pada pencapaian pribadi. Ia lebih memilih merendah dan menegaskan bahwa hasil yang diraih bukan hanya berkat kerja kerasnya sendiri.
“Alhamdulillah, ini bukan berkat saya sendiri, mungkin dari teman-teman juga,” ujarnya. “Komunikasi bagus di lapangan dan kekompakan kami dalam pertandingan yang bikin saya bisa dapat clean sheet terus,” jelasnya.
Teja menegaskan bahwa fokus utamanya bukanlah mengejar rekor pribadi, melainkan membantu tim meraih hasil maksimal hingga akhir musim. “Kalau clean sheet, itu bonus buat saya. Target kami adalah memenangkan pertandingan dan menjaga peringkat (teratas),” tambahnya.
Faktor Konsistensi Lini Belakang Persib
Konsistensi lini belakang Persib Bandung sejauh ini memang menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga posisi di papan atas klasemen. Pertahanan yang kokoh dan kompak membuat Persib mampu menjaga angka yang cukup besar.
Persib Bandung saat ini masih kokoh di puncak klasemen Super League dengan koleksi 61 poin, unggul empat angka dari Borneo FC di posisi kedua. Hal ini menunjukkan bahwa performa tim secara keseluruhan sangat baik, termasuk penampilan Teja Paku Alam sebagai kiper utama.
Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, Teja bersama rekan-rekannya terus berusaha memberikan yang terbaik untuk klub. Meski ada tekanan untuk mencapai rekor tertentu, ia tetap fokus pada tujuan bersama, yaitu mempertahankan posisi teratas dan meraih gelar juara.
Tantangan di Sisa Musim
Sisa delapan pertandingan akan menjadi tantangan bagi Teja dan seluruh pemain Persib. Mereka harus tetap konsisten dalam setiap laga agar bisa menjaga momentum yang sudah terbangun.
Pertandingan-pertandingan berikutnya akan menjadi ujian berat, terutama menghadapi tim-tim kuat lainnya. Namun, dengan mental yang tangguh dan dukungan dari suporter, Persib memiliki peluang besar untuk meraih kesuksesan di akhir musim.
Teja Paku Alam, dengan penampilan solidnya, menjadi tulang punggung lini belakang yang sangat penting bagi tim. Dengan komunikasi yang baik dan kerja sama yang baik antar pemain, Persib bisa menghadapi tantangan di sisa musim dengan optimisme tinggi.




