yogyakarta. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta mengumumkan bahwa perjalanan KA 45 Taksaka, yang berangkat dari Yogyakarta menuju Gambir, dibatalkan pada Senin malam (6/4) pukul 21.05 WIB. Pembatalan ini terjadi akibat proses evakuasi KA Bangunkarta yang mengalami kecelakaan di wilayah Bumiayu.
Feni Novida Saragih, Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, menjelaskan bahwa tindakan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang. Adanya keterlambatan tinggi dalam penanganan di lokasi kejadian menjadi alasan utama pembatalan jadwal tersebut.
Sebagai bentuk tanggung jawab, KAI memberikan kompensasi penuh kepada para penumpang yang perjalanannya dibatalkan. Calon penumpang yang telah membeli tiket KA Taksaka akan menerima pengembalian biaya tiket sebesar 100 persen. Proses pembatalan dan pengembalian dana dapat dilakukan maksimal tujuh hari setelah tanggal dan jam yang tertera pada tiket.
Feni menyampaikan bahwa KAI telah mengirimkan informasi pembatalan melalui layanan SMS atau WhatsApp Blast kepada para penumpang yang terdampak. Hal ini bertujuan agar penumpang dapat segera mengetahui kondisi terkini dan mengambil langkah yang diperlukan.
Cara Melakukan Refund
Para penumpang dapat memilih salah satu dari tiga jalur layanan berikut untuk memproses pengembalian dana:
- Datang langsung ke loket stasiun: Penumpang dapat mengunjungi loket stasiun yang memungkinkan untuk melayani pembatalan tiket.
- Menghubungi via telepon: Penumpang bisa menghubungi nomor 021-121 untuk mendapatkan bantuan.
- Melalui Aplikasi Access by KAI: Penumpang dapat menggunakan fitur VoIP yang tersedia di dalam aplikasi untuk memproses pengembalian dana secara digital.
Feni menjelaskan bahwa saat ini tim teknis KAI sedang melakukan evakuasi dan perbaikan jalur agar operasional kereta api dapat segera kembali normal. Selain itu, KAI Daop 6 juga melakukan rekayasa pola operasi demi meminimalisir gangguan lebih lanjut.
“KAI Daop 6 tetap ingin mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan pelayanan prima bagi seluruh pengguna jasa kereta api,” ujar Feni Novida Saragih.
Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai perkembangan penanganan dan jadwal perjalanan, masyarakat diimbau untuk memantau kanal media sosial resmi KAI121 atau menghubungi pusat layanan informasi pelanggan. Dengan adanya transparansi dan komunikasi yang baik, diharapkan para penumpang dapat merasa lebih nyaman dan aman dalam menggunakan layanan KAI.




