Keharmonisan rumah tangga Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian yang selama ini terlihat begitu utuh justru menjadi bahan perbincangan masyarakat. Isu perceraian antara pasangan selebritas ini menyebar secara masif di media sosial, sehingga memicu keguncangan bagi keluarga besar mereka.
Menanggapi isu tersebut, kuasa hukum Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian, Minola Sebayang, langsung memberikan pernyataan resmi. Menurutnya, informasi yang beredar adalah fitnah yang sengaja disebarkan oleh pihak-pihak tertentu.
“Ada lebih dari 10 akun yang menyebarkan berita palsu tentang perceraian klien kami. Beberapa waktu lalu, isu ini menyebar luas melalui media sosial dengan skala yang cukup besar,” ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (16/4/2026).

Isu perceraian ini ternyata sampai kepada keluarga besar Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian. Hal ini membuat mereka merasa kaget dan tidak siap menghadapi kabar tersebut.
“Informasi yang menyebar ini benar-benar mengejutkan keluarga besar Fairuz dan Sonny. Ini sangat mengganggu karena menimbulkan banyak pertanyaan dan ketidakpastian,” tambahnya.
Lebih lanjut, Minola menjelaskan bahwa situasi keluarga Fairuz sedang dalam kondisi yang tidak stabil. Orang tua dari Fairuz A Rafiq sedang dalam keadaan sakit, sehingga isu perceraian ini justru semakin memperparah suasana.
“Apalagi saat ini kondisi orang tua dari klien kami sedang kurang sehat. Mereka sedang terbaring sakit, sehingga kabar ini bisa saja memperburuk keadaan,” ujarnya dengan nada khawatir.
Menurut Minola, para pengelola akun media sosial yang menyebarkan isu ini tampak memadukan berbagai momen untuk menciptakan tampilan yang terlihat meyakinkan. Namun, hal tersebut jelas tidak benar dan hanya sekadar upaya untuk menyebarluaskan berita palsu.
Beberapa waktu sebelumnya, isu perceraian antara Fairuz A Rafiq dan Sonny Septian juga sempat viral di berbagai platform media sosial. Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pasangan tersebut, kuasa hukum mereka tetap menegaskan bahwa semua informasi yang beredar adalah hoaks.
Dengan adanya pernyataan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada terhadap informasi yang menyebar di media sosial. Terlebih lagi, isu-isu seperti ini bisa berdampak negatif terhadap kehidupan pribadi dan keluarga yang bersangkutan.

















