Penyangkalan Agensi Mengenai Isu KDRT yang Melibatkan Keluarga Jisoo
Beberapa waktu terakhir, isu mengenai dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh seorang kakak dari seorang artis perempuan populer sedang menjadi perbincangan. Isu ini kemudian menyeret nama Jisoo dari BLACKPINK, salah satu anggota girlgroup ternama. Namun, agensi Jisoo akhirnya memberikan pernyataan resmi untuk menepis berbagai spekulasi yang muncul.
Dalam pernyataannya, pihak agensi Jisoo menegaskan bahwa kasus tersebut sama sekali tidak memiliki kaitan dengan Jisoo. Mereka menyebutkan bahwa informasi yang beredar selama ini merupakan spekulasi tanpa dasar yang jelas. Selain itu, mereka juga menjelaskan bahwa Jisoo sudah lama tinggal terpisah dari keluarganya karena telah menjalani masa trainee sejak usia muda. Hal ini membuatnya tidak tahu dan tidak ingin terlibat dalam kontroversi yang melibatkan keluarga.
“Sejak kecil, artis (Jisoo) telah memulai kehidupan sebagai trainee dan mandiri lebih awal, sehingga telah lama hidup terpisah dari keluarga, dan tidak dalam posisi untuk mengetahui atau ikut campur dalam kehidupan pribadi individu tersebut,” ujar perwakilan hukum agensi Jisoo BLACKPINK.

Selain itu, agensi juga membantah adanya keterkaitan antara BLISSOO, perusahaan yang menaungi Jisoo, dengan perusahaan sang kakak. Dalam laporan sebelumnya, disebutkan bahwa kakak Jisoo merupakan CEO sebuah perusahaan induk dari BLISSOO. Namun, pihak agensi menegaskan bahwa BLISSOO dikelola secara independen tanpa campur tangan anggota keluarga.
“BLISSOO dan artis tidak memberikan dukungan finansial maupun hukum apapun kepada individu tersebut, dan tidak memiliki rencana untuk melakukannya di masa depan,” tegas mereka.

Isu yang menyebutkan nama Jisoo dalam kasus ini menimbulkan kekecewaan pada pihak agensi. Mereka menyatakan akan menempuh jalur hukum jika masih ada pihak-pihak yang terus mengaitkan Jisoo dengan kasus tersebut. Menurut mereka, informasi yang beredar belum diverifikasi dan bisa merugikan reputasi Jisoo.
“Meski demikian, tindakan terus-menerus menyebarkan informasi tidak benar, atau mengaitkan nama, potret, dan citra artis dengan isu yang tidak relevan untuk dikonsumsi dan disebarluaskan, jelas merupakan pelanggaran hak dan pencemaran nama baik,” ujar perwakilan agensi.
Sebelumnya, kabar mengenai dugaan KDRT yang dilakukan oleh seorang kakak dari anggota girlgroup sempat viral. Tidak hanya terkait KDRT, ia juga diduga melakukan pelecehan terhadap streamer perempuan. Meskipun begitu, sampai saat ini belum ada konfirmasi resmi mengenai kebenaran dari isu-isu tersebut.
Beberapa pihak juga mencoba menghubungkan isu ini dengan label Def Jam Recordings yang menaungi Justin Bieber, namun hal ini belum dapat dipastikan kebenarannya. Sementara itu, Jisoo sendiri tetap fokus pada aktivitasnya sebagai anggota BLACKPINK dan juga sebagai bagian dari BLISSOO.




















