Keberadaan Jetour di Auto China 2026, memperkuat identitas merek

Diposting pada

Strategi Global Jetour di Auto China 2026

Jetour tidak hanya hadir di Auto China 2026 dengan berbagai mobil baru. Pabrikan asal Tiongkok ini justru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menegaskan arah strategi global mereka yang diberi nama Travel+ melalui merek baru bernama Soueast. Kedua merek ini saling melengkapi dalam satu ekosistem otomotif, dengan tujuan memenuhi kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Produk Unggulan yang Dibawa Jetour

Dari sisi produk, Jetour membawa beberapa model kunci yang menarik perhatian. Salah satunya adalah Jetour T2 i-DM yang mengusung sistem plug-in hybrid. Kombinasi mesin 1.5TD dengan transmisi 3DHT mampu menghasilkan tenaga hingga 375 daya kuda dan torsi sebesar 610 Nm. Menurut klaim mereka, efisiensi tetap terjaga dengan jarak tempuh gabungan lebih dari 1.000 km.

Di sisi lain, ada Jetour G700 yang hadir sebagai SUV off-road premium. Tenaga yang dimilikinya sangat besar, mencapai 891 daya kuda dan torsi 1.135 Nm. Akselerasinya juga sangat cepat, dengan waktu 0–100 km/jam hanya 4,6 detik. Fitur seperti tiga differential lock, suspensi udara adaptif, serta kemampuan melibas genangan air hampir satu meter menjadi bukti bahwa mobil ini dirancang untuk medan berat tanpa mengorbankan kenyamanan.

Tak ketinggalan, Jetour T1 i-DM dan Soueast S08 DM ikut melengkapi lini produk, menegaskan strategi multi-brand yang sedang dibangun oleh perusahaan.

Membangun Gaya Hidup Melalui “Travel+”

Jika dilihat lebih dalam, “Travel+” bukan sekadar jargon pemasaran. Jetour mencoba membangun gaya hidup di sekitar produknya. Saat ini, mereka sudah memiliki ratusan komunitas global dengan berbagai aktivitas yang mengarah ke dunia traveling dan off-road. Program personalisasi kendaraan juga mulai diperluas ke banyak negara. Artinya, konsumen tidak hanya membeli mobil, tapi juga bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan karakter penggunaan masing-masing.

Pertumbuhan yang Agresif

Secara angka, pertumbuhan Jetour terbilang agresif. Total penjualannya sudah menembus jutaan unit dan tersebar di lebih dari 100 negara. Basis penggemarnya pun diklaim terus berkembang, memperkuat posisi mereka sebagai salah satu pemain global yang patut diperhitungkan.

Mengubah Pola Pabrikan Otomotif

Dengan semua pendekatan ini, Jetour terlihat ingin keluar dari pola lama pabrikan otomotif. Mereka tidak hanya menjual kendaraan, tapi mencoba menggabungkan mobilitas, gaya hidup, hingga pengalaman dalam satu paket yang lebih utuh. Hal ini menunjukkan bahwa Jetour tidak hanya fokus pada produksi kendaraan, tetapi juga pada bagaimana mobil mereka dapat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari para penggunanya.

Gambar Gravatar
Hidayat merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan