No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home berita

Vilmei: Pilu Aceh di Mata TikTok.

Rizki by Rizki
12 Desember 2025 - 02:03
in berita
0

Puluhan influencer bergerak cepat menuju Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada para korban bencana alam. Mereka menyaksikan secara langsung dampak kerusakan yang melanda ketiga provinsi tersebut.

Salah satu influencer, Vilmei, berbagi pengalamannya saat terjun langsung ke lokasi bencana di Aceh. Ia mengungkapkan kesedihan dan keterkejutannya melihat dampak bencana alam serta kondisi para korban pascabencana. Vilmei terjun ke lokasi bersama relawan Rumah Zakat.

Tiktokers berusia 26 tahun itu tidak dapat menyembunyikan kesedihannya melihat penderitaan para korban. Vilmei terkejut melihat banyak kendaraan yang terkubur dalam lumpur setinggi 2 meter. Tanpa bantuan alat berat, proses evakuasi kendaraan warga terasa mustahil. Sebelumnya, Vilmei juga merasa sangat sedih melihat bangkai gajah yang belum dievakuasi selama beberapa hari, menimbulkan bau tidak sedap.

Mobil dan Motor Terkubur Lumpur Setinggi 2 Meter

Vilmei, yang juga seorang relawan kemanusiaan, kembali membagikan kondisi memilukan dari lokasi banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan mobil dan motor warga yang terkubur lumpur hingga setinggi dua meter, hampir tidak mungkin dievakuasi tanpa bantuan alat berat.

Saat berinteraksi dengan salah seorang warga korban banjir, Vilmei terkejut dan prihatin melihat proses evakuasi kendaraan yang dilakukan secara manual oleh warga.

“Ini mobil kita yang sedang dievakuasi… Ini mobil Bapak?” tanya Vilmei.

“Iya. Ada tiga unit motor dan satu mobil. Sebelumnya sempat kami selamatkan, tapi pas air naik setengah dua, semua nggak bisa kami evakuasi lagi. Kami langsung lari selamatkan anak-anak,” jawab warga.

Di lokasi, terlihat lima orang dewasa berusaha menarik kendaraan dari tumpukan lumpur tebal, namun tetap tidak berhasil. Lumpur yang mengeras membuat kendaraan seperti tertanam di tanah.

“Lima orang dewasa pun nggak bisa. Memang kondisinya berat sekali, ada lumpur di mana-mana,” kata Vilmei menggambarkan situasi.

Warga Kehabisan Tenaga

Warga mengaku sudah kehabisan tenaga. Mereka berharap pemerintah segera menurunkan alat berat karena pekerjaan manual hampir tidak mungkin dilakukan.

Baca Juga  Update Terkini tentang Al Masry: Informasi dan Berita Terbaru

“Kalau bisa, pemerintah memperhatikan kampung kami. Biar alat berat bisa masuk tarik kendaraan dan bersihin lumpur. Pakai tangan udah nggak bisa,” ujar warga tersebut.

Lumpur yang menutupi rumah warga bahkan mencapai dua meter lebih, membuat sebagian rumah tidak mungkin lagi dihuni.

“Lebih susah dari rumah yang hancur. Kalau hancur bisa bangun ulang. Ini lumpurnya tebal sekali. Butuh waktu lama, mungkin tiga bulan kalau alat berat sudah jalan,” ungkapnya.

Di tengah kondisi itu, warga juga menghadapi krisis dasar seperti air bersih tidak ada, air minum habis, listrik mati total, bensin sulit didapat, MCK rusak atau terendam.

“Air putih nggak ada, air bersih nggak ada. Semua serba sulit, Bu,” kata warga kepada Vilmei.

Menyaksikan langsung kondisi ini, Vilmei menyampaikan bahwa timnya akan segera membangun musala darurat untuk warga yang kehilangan tempat ibadah.

“Musala di sini terendam. Kita mau bangun musala secepatnya karena warga butuh tempat ibadah dan juga toilet yang layak,” ujar Vilmei.

Ia juga kembali membuka donasi untuk membantu warga yang terdampak di beberapa titik bencana.

“Donasi kalian 10 ribu rupiah pun sangat berarti. Tanpa bantuan kalian, kita nggak mungkin bisa lanjutin ini semua,” kata Vilmei.

Di akhir percakapan, warga itu menahan tangis. “Tolong bantu kami. Agar kami bisa bangun hidup kami lagi. Kami merasa sendiri,” ucapnya.

Unggahan Vilmei langsung ramai dibagikan, membuat banyak warganet tergerak membantu dan mendesak pemerintah mempercepat penanganan di desa-desa terdampak.

Misi Kemanusiaan Vilmei di Aceh

Vilmei berada di Aceh untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ke berbagai titik banjir. Ia telah mengunjungi Pidie Jaya, merekam langsung kondisi di lapangan, dan mengajak publik untuk ikut membantu. Dalam unggahannya, ia menegaskan bahwa sekecil apa pun donasi dari masyarakat sangat berarti.

“Berapapun itu, 10 ribu, 25 ribu, semua sangat berarti buat mereka,” kata Vilmei.

Kehadirannya di Aceh sekaligus membuka mata publik bahwa kondisi di lapangan jauh lebih parah dari yang terlihat di permukaan.

Baca Juga  Mutasi Polri 2026: Daftar Kapolda Terbaru

Kesedihan Vilmei Melihat Bangkai Gajah yang Belum Dievakuasi

Jumlah korban meninggal di Aceh telah mencapai ratusan jiwa. Bahkan seekor gajah ikut menjadi korban tewas bencana banjir di Aceh. Sudah 6 hari berlalu, bangkai gajah itu masih terbengkalai. Kondisi ini membuat sedih konten kreator sekaligus relawan kemanusiaan Vilmei. Terlebih Vilmei melihat langsung penampakan bangkai gajah yang masih tergeletak tanpa evakuasi tersebut.

Dalam unggahan Instagram Stories, Vilmei mengaku sangat terganggu setelah menyaksikan kondisi bangkai gajah tersebut di lapangan.

“Gak bisa tidur karena habis ketemu bangkai gajah di Aceh. Belum dievakuasi dan bener-bener sedih banget lihatnya. Udah bau bangkai juga,” ungkapnya.

Menurut penuturan warga yang ditemui Vilmei, bangkai gajah itu dibiarkan begitu saja selama beberapa hari terakhir. Warga juga menyebut kemungkinan bangkai tersebut akan dibakar jika tidak segera diambil pihak berwenang. Bau menyengat dari bangkai itu sudah tercium dari jarak jauh, dan kondisinya kian memburuk akibat terendam lumpur banjir.

Nasib Bangkai Gajah: Kemungkinan Dibakar

Banjir besar yang melanda Aceh telah menyebabkan kerusakan lahan, pemukiman, hingga ekosistem satwa liar. Temuan bangkai gajah yang tidak kunjung dievakuasi menambah daftar persoalan di tengah upaya pemulihan pascabencana.

Vilmei menegaskan bahwa kondisi seperti ini tidak hanya menyedihkan, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan warga. “Sedih banget… udah bau bangkai. Kata warga paling dibakar,” ujarnya.

Kesaksian Warga: Gajah Sumatra Mati Terkubur Lumpur di Pidie Jaya

Kematian seekor gajah sumatra (Elephas maximus sumatranus) akibat banjir bandang yang melanda Aceh menjadi sorotan publik. Bangkai binatang besar tersebut ditemukan di Desa (Gampong) Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu. Lokasi penemuan satwa itu berada di daerah terisolasi akibat banjir bandang luapan Sungai Meureudu, yang hanya bisa diakses dengan berjalan kaki sekitar dua jam.

Gajah tersebut terbenam di dalam tumpukan kayu hutan dan lumpur yang terbawa banjir. Setengah badan gajah terkubur dengan kepalanya mengarah ke bawah.

Baca Juga  Lewotobi Erupsi: Ribuan Mengungsi, Ratusan Bertahan di Pengungsian

Warga Meunasah Lhok, Muhammad Yunus, mengatakan gajah sumatra sebelumnya tidak pernah terlihat di sekitar perdesaan tersebut. Gajah yang mati itu pun diduga karena banjir dan terseret ke arus ke wilayah desa.

“Di desa ini tidak ada gajah, warga belum pernah lihat gajah karena biasanya gajah ada di hutan. Baru sekarang ini kami lihat gajah mati karena banjir,” kata Yunus.

Yunus menambahkan, warga desa tidak bisa memindahkan bangkai gajah tersebut karena tidak punya peralatan memadai. Lokasi ditemukannya bangkai gajah juga sulit diakses dan terisolasi akibat banjir. Bangkai gajah yang ditemukan tertindih batang kayu dan lumpur. Setengah badan gajah, dari punggung hingga kepala, terkubur di bawah tanah.

Gajah sumatra adalah satwa hampir punah dengan populasi hanya sekitar 1.100 ekor menurut Kementerian Kehutanan RI. Status konservasi gajah sumatra masuk kategori kritis atau kurang satu langkah sebelum kepunahan.

Muhammad Yunus juga mengaku kaget mendapati banyaknya kayu gelondongan hutan yang terseret banjir. Menurutnya, kayu yang terseret banjir berukuran besar-besar. “Kami juga kaget ada banyak kayu hutan terbawa sampai ke sini. Saya tidak pernah lihat kayu-kayu sebesar ini,” kata Yunus.

Donasi Hampir Mencapai Rp 1 Miliar

Aksi kemanusiaan yang dilakukan Vilmei memicu respons besar dari publik. Donasi yang ia galang bersama pengikutnya kini sudah mendekati Rp1 miliar, dan seluruhnya akan disalurkan kepada warga terdampak bencana di Aceh dan wilayah Sumatera lainnya.

“Link donasi ada di bio aku. Sedikit dari kita berarti besar untuk mereka,” ujarnya.

Sebelum ke Pidie Jaya, Vilmei sempat viral usai mendarat di Bandara SIM Aceh Besar dan langsung melakukan siaran langsung di Warung Ayam Pramugari Blang Bintang. Dalam beberapa jam, donasi yang awalnya Rp100 juta melesat menjadi Rp1,6 miliar. Kehadirannya di Aceh bukan hanya membawa donasi, tetapi juga perhatian nasional terhadap situasi pascabencana.

  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Resep Minuman Herbal Penambah Imun Tubuh dari Bahan Dapur yang Mudah dan Efektif
berita

Destinasi Wisata Kuliner Paling Ikonik di Bintan yang Wajib Dicoba

19 Mei 2026 - 22:02
Mengenal Potensi Ekonomi Maritim Indonesia di Mata Dunia
berita

Mengenal Potensi Ekonomi Maritim Indonesia di Mata Dunia

18 Mei 2026 - 06:51
Mengapa Kebijakan Privasi dan DMCA Penting untuk Website Berita Online
berita

Mengapa Kebijakan Privasi dan DMCA Penting untuk Website Berita Online

17 Mei 2026 - 11:15
Penjelasan Lengkap UU ITE: Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Diposting di Media Sosial?
berita

Penjelasan Lengkap UU ITE: Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Diposting di Media Sosial?

17 Mei 2026 - 06:22
Tren Media Sosial Tahun 2026: Apa yang Akan Viral Selanjutnya?
berita

Tren Media Sosial Tahun 2026: Apa yang Akan Viral Selanjutnya?

14 Mei 2026 - 14:41
Update Terbaru Regulasi Transportasi Laut di Wilayah Perbatasan Indonesia
berita

Update Terbaru Regulasi Transportasi Laut di Wilayah Perbatasan Indonesia

14 Mei 2026 - 09:47
Please login to join discussion
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

6 Desember 2025 - 03:04
Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

29 Agustus 2024 - 18:04
Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

10 Maret 2026 - 21:44
Sidang pembacaan tuntutan terdakwa mantan Kasat Resnarkoba Polresta Barelang, Kompol Satria Nanda di PN Batam. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

26 Mei 2025 - 16:54
Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

28 Maret 2026 - 10:07
Review Lengkap Galaxy M25: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Galaxy M25: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

24 Mei 2026 - 02:23
5 Hotel dengan Pemandangan Laut Terbaik untuk Staycation Keluarga yang Menyenangkan

5 Hotel dengan Pemandangan Laut Terbaik untuk Staycation Keluarga yang Menyenangkan

23 Mei 2026 - 23:59
Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Galaxy S24

Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Galaxy S24

23 Mei 2026 - 20:01
10 Barang yang Wajib Dibawa Saat Liburan ke Destinasi Tropis

10 Barang yang Wajib Dibawa Saat Liburan ke Destinasi Tropis

23 Mei 2026 - 19:06
5 Tanaman Hias yang Bisa Membersihkan Udara di Dalam Ruangan

5 Tanaman Hias yang Bisa Membersihkan Udara di Dalam Ruangan

23 Mei 2026 - 14:12

Pilihan Redaksi

Review Lengkap Galaxy M25: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

Review Lengkap Galaxy M25: Spesifikasi, Harga, dan Keunggulan Terbaru

24 Mei 2026 - 02:23
5 Hotel dengan Pemandangan Laut Terbaik untuk Staycation Keluarga yang Menyenangkan

5 Hotel dengan Pemandangan Laut Terbaik untuk Staycation Keluarga yang Menyenangkan

23 Mei 2026 - 23:59
Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Galaxy S24

Semua yang Perlu Anda Ketahui tentang Galaxy S24

23 Mei 2026 - 20:01
10 Barang yang Wajib Dibawa Saat Liburan ke Destinasi Tropis

10 Barang yang Wajib Dibawa Saat Liburan ke Destinasi Tropis

23 Mei 2026 - 19:06
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

*By registering into our website, you agree to the Terms & Conditions and Privacy Policy.
All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.