
Sebanyak 164 siswa dari Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) mengikuti program “Istana untuk Anak Sekolah” pada Kamis, 16 Juli 2026.
Senyum tulus dan binar rasa ingin tahu menghiasi kawasan Istana Kepresidenan Jakarta pagi ini, Kamis (16/07). Istana hari ini membuka pintu lebar untuk menyambut 164 anak dari Institusi Disabilitas Indonesia (INDISI) dalam kegiatan “Istana untuk Anak Sekolah”.
Sejumlah 164 siswa dengan disabilitas tunarungu, tunagrahita, dan tunadaksa diajak mengenal lebih dekat peran lembaga kepresidenan serta proses kerja birokrasi pemerintahan di Istana Kepresidenan Jakarta. Keterbatasan tak menjadi sekat dan penghalang, karena hari ini Istana dipenuhi dengan rasa saling sayang dan saling menghargai.
Kunjungan ini diharapkan dapat meninggalkan kesan mendalam sekaligus memantik keberanian di dalam diri setiap peserta untuk terus melangkah maju. Siapa tahu, di masa depan, dedikasi dan karya luar biasa dari mereka jugalah yang akan mengharumkan nama Indonesia di mata dunia. Karena disabilitas tidaklah berarti memiliki keterbatasan untuk bermimpi dan belajar.
Ketua Harian INDISI, Memes Premeswari, mengaku sangat terharu atas kesempatan yang diberikan kepada anak-anak disabilitas untuk mengikuti program ini. Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap penyandang disabilitas.
“Ini menjadi bukti bahwa pemerintah itu memberikan akses agar kita lebih dekat lagi dengan teman-teman disabilitas, dan juga harapan ke depannya untuk kita, biar kita bisa terus berdaya, bersaing, dan meraih cita-cita setinggi-tingginya,” ungkap Memes.
Shafira dan Dafa, siswa kelas XI dan IX dengan disabilitas tunarungu, sekaligus peraih Juara III cabang menari pada Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 mengaku sangat senang dengan pengalaman yang mereka dapatkan. Mereka pun menitipkan harapan bagi teman-teman disabilitas lainnya di Indonesia.
“Semoga presiden bisa fokus untuk disabilitas Indonesia dan semoga Indonesia bisa lebih ramah disabilitas,” ujar Shafira dan Dafa. (LYS)
The post Istana untuk Anak Sekolah Sambut 164 Anak Disabilitas, Perkuat Semangat Indonesia Inklusif appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.
