Hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak dini hari telah menyebabkan sebagian wilayah Jakarta terendam banjir. Hingga Senin pagi, tercatat sebanyak 6 Rukun Tetangga (RT) dan 4 ruas jalan utama di Jakarta tergenang air, dengan ketinggian banjir di beberapa titik mencapai hampir 1 meter.
Informasi ini disampaikan oleh Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohamad Yohan, pada Senin (12/1) pukul 09.00 WIB. “Saat ini terdapat 6 RT dan 4 ruas jalan tergenang,” ungkapnya.
Banjir dilaporkan terjadi di dua wilayah utama, yaitu Jakarta Selatan dan Jakarta Utara. Di Jakarta Selatan, banjir melanda 4 titik pemukiman warga, sementara di Jakarta Utara, tingginya curah hujan menyebabkan dua RT terendam air.
Rincian Wilayah yang Terendam Banjir
Jakarta Selatan:
BPBD DKI Jakarta mencatat banjir di Jakarta Selatan meliputi 6 RT di dua kelurahan:
Kelurahan Duren Tiga:
- 1 RT terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 40 cm. Kondisi ini disebabkan oleh tingginya curah hujan yang tidak dapat ditampung oleh drainase.
Kelurahan Pasar Minggu:
- 3 RT dilaporkan tergenang air dengan ketinggian yang bervariasi antara 40 hingga 95 cm. Ketinggian air yang signifikan ini diperparah oleh luapan Kali Krukut, yang meluap akibat volume air yang berlebihan.
Jakarta Utara:
Di wilayah Jakarta Utara, banjir tercatat di 2 RT:
- Kelurahan Tanjung Priok:
- 2 RT tergenang air dengan ketinggian sekitar 20 cm. Meskipun ketinggiannya tidak separah di Jakarta Selatan, genangan ini tetap mengganggu aktivitas warga.
Gangguan Akses Transportasi Akibat Banjir
Selain merendam kawasan pemukiman, genangan air juga mengganggu kelancaran transportasi di wilayah Jakarta Utara. Empat ruas jalan utama dilaporkan terendam air, menghambat mobilitas warga dan kendaraan. Jalan-jalan yang tergenang tersebut adalah:
- Jalan Anggrek, Kelurahan Rawa Badak Utara.
- Jalan Walang Baru VII A, Kelurahan Tugu Utara.
- Jalan Rorotan 10, tepatnya di depan Masjid Tanwirul Ikhsan, Kelurahan Rorotan.
- Jalan Taman Stasiun, Kelurahan Tanjung Priok.
Upaya Penanganan dan Koordinasi
Menghadapi situasi banjir ini, BPBD DKI Jakarta memastikan bahwa seluruh unsur teknis terkait telah dikerahkan ke lapangan untuk menangani kondisi yang ada. Koordinasi intensif dilakukan mulai dari tingkat kelurahan hingga melibatkan dinas-dinas terkait di pemerintah provinsi.
Personel BPBD DKI Jakarta diturunkan untuk terus memantau perkembangan genangan di setiap wilayah yang terdampak. Selain itu, mereka berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta para Lurah dan Camat setempat. Tujuannya adalah untuk melakukan penyedotan genangan air dan memastikan bahwa sistem drainase, termasuk tali-tali air, berfungsi dengan optimal untuk mempercepat surutnya banjir.
Kesiapan Kebutuhan Dasar Pengungsi
Selain fokus pada penanganan genangan, BPBD DKI Jakarta juga telah mulai menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga yang terdampak banjir dan mungkin memerlukan tempat pengungsian sementara. Kesiapan ini meliputi penyediaan logistik dan fasilitas yang diperlukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para pengungsi.
“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” tegas Yohan, menunjukkan komitmen pemerintah untuk segera mengatasi masalah banjir ini.
Imbauan Waspada di Tengah Cuaca Tak Menentu
Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu dan potensi hujan susulan, BPBD DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta untuk selalu memantau informasi cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.
Apabila warga menghadapi situasi darurat yang membutuhkan bantuan segera, mereka diimbau untuk tidak ragu menghubungi nomor telepon darurat resmi. “BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop,” pungkas Yohan, menekankan pentingnya menggunakan jalur komunikasi yang tepat saat membutuhkan pertolongan.

















