• Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
No Result
View All Result
Subscribe
  • Login
  • Register
batampena.com
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature
batampena.com
No Result
View All Result
Home Nasional

Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi

Hidayat by Hidayat
23 Juni 2026 - 14:02
in Nasional
0
Resmikan 1151 KM Jalan Daerah Se Indonesia Presiden Prabowo Infrastruktur Jalan Adalah Fondasi Ketahanan Pangan Dan Energi

Resmikan 1151 KM Jalan Daerah Se Indonesia Presiden Prabowo Infrastruktur Jalan Adalah Fondasi Ketahanan Pangan Dan Energi

Presiden Prabowo usai meresmikan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki wilayah sangat luas dan kondisi geografis yang beragam. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat meresmikan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan ketersediaan jalan yang memadai akan memperlancar konektivitas antara pusat-pusat produksi dan kawasan permukiman sehingga dapat menekan biaya angkut dan biaya logistik nasional. Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Indonesia adalah negara sangat besar, dengan wilayah yang sangat luas, dengan kondisi geografis yang berbeda-beda. Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup, kalau ada konektivitas di antara semua pusat-pusat produksi dan tempat-tempat pemukiman,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Kepala Negara menekankan bahwa pemerintah bertekad memastikan tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur. Oleh karena itu, pembangunan jalan daerah terus didorong sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok tanah air.

“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita,” imbuh Kepala Negara.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa jalan yang baik tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi ketahanan nasional. Menurut Kepala Negara, keberhasilan mewujudkan swasembada pangan maupun swasembada energi sangat bergantung pada tersedianya jaringan distribusi yang lancar dan terhubung dengan baik.

“Jalan yang baik adalah bagian dari strategi ketahanan kita. Swasembada pangan tidak hanya soal benih, pupuk, irigasi. Swasembada energi tidak hanya soal energi. Ini juga adalah hasil jaringan distribusi yang lancar dan baik. Energi harus dapat menjangkau masyarakat dari kawasan-kawasan produktif,” ungkap Presiden Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga serta memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun secara optimal. Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintah pusat akan terus meningkatkan dukungan pembangunan infrastruktur di daerah, termasuk hingga tingkat desa, pada tahun-tahun mendatang.

“Dengan selesainya jalan daerah ini, saya mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur dengan sebaik-baiknya. Dalam tahun-tahun yang akan datang, kita akan tingkatkan biaya untuk pembangunan di seluruh daerah-daerah sampai ke desa-desa dan dengan demikian, saya ucapkan terima kasih atas pekerjaan keras, kerja keras dari semua instansi, PU (Pekerjaan Umum), dan semua jajarannya dibantu oleh Pemda,” ujar Kepala Negara.

Presiden Prabowo juga menilai kualitas pembangunan jalan yang telah diselesaikan cukup baik dan menekankan pentingnya menjaga akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara. “Kita melihat kualitas cukup baik. Ini harus dipertahankan. Semua pengeluaran uang rakyat harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Presiden Prabowo.

Peresmian 1.151 kilometer jalan daerah tahun 2025 se-Indonesia ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat konektivitas nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membangun fondasi yang kokoh bagi ketahanan pangan, ketahanan energi, dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. (BPMI SETPRES)

Baca Juga  Profil dan Perjalanan Karier Agus Harimurti Yudhoyono

The post Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Presiden Prabowo usai meresmikan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki wilayah sangat luas dan kondisi geografis yang beragam. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat meresmikan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan ketersediaan jalan yang memadai akan memperlancar konektivitas antara pusat-pusat produksi dan kawasan permukiman sehingga dapat menekan biaya angkut dan biaya logistik nasional. Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Indonesia adalah negara sangat besar, dengan wilayah yang sangat luas, dengan kondisi geografis yang berbeda-beda. Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup, kalau ada konektivitas di antara semua pusat-pusat produksi dan tempat-tempat pemukiman,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Kepala Negara menekankan bahwa pemerintah bertekad memastikan tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur. Oleh karena itu, pembangunan jalan daerah terus didorong sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok tanah air.

“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita,” imbuh Kepala Negara.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa jalan yang baik tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi ketahanan nasional. Menurut Kepala Negara, keberhasilan mewujudkan swasembada pangan maupun swasembada energi sangat bergantung pada tersedianya jaringan distribusi yang lancar dan terhubung dengan baik.

“Jalan yang baik adalah bagian dari strategi ketahanan kita. Swasembada pangan tidak hanya soal benih, pupuk, irigasi. Swasembada energi tidak hanya soal energi. Ini juga adalah hasil jaringan distribusi yang lancar dan baik. Energi harus dapat menjangkau masyarakat dari kawasan-kawasan produktif,” ungkap Presiden Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga serta memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun secara optimal. Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintah pusat akan terus meningkatkan dukungan pembangunan infrastruktur di daerah, termasuk hingga tingkat desa, pada tahun-tahun mendatang.

“Dengan selesainya jalan daerah ini, saya mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur dengan sebaik-baiknya. Dalam tahun-tahun yang akan datang, kita akan tingkatkan biaya untuk pembangunan di seluruh daerah-daerah sampai ke desa-desa dan dengan demikian, saya ucapkan terima kasih atas pekerjaan keras, kerja keras dari semua instansi, PU (Pekerjaan Umum), dan semua jajarannya dibantu oleh Pemda,” ujar Kepala Negara.

Presiden Prabowo juga menilai kualitas pembangunan jalan yang telah diselesaikan cukup baik dan menekankan pentingnya menjaga akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara. “Kita melihat kualitas cukup baik. Ini harus dipertahankan. Semua pengeluaran uang rakyat harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Presiden Prabowo.

Baca Juga  Isu Nasional Hari Ini: Fakta dan Penjelasan Terkini

Peresmian 1.151 kilometer jalan daerah tahun 2025 se-Indonesia ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat konektivitas nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membangun fondasi yang kokoh bagi ketahanan pangan, ketahanan energi, dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. (BPMI SETPRES)

The post Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Presiden Prabowo usai meresmikan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki wilayah sangat luas dan kondisi geografis yang beragam. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat meresmikan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan ketersediaan jalan yang memadai akan memperlancar konektivitas antara pusat-pusat produksi dan kawasan permukiman sehingga dapat menekan biaya angkut dan biaya logistik nasional. Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Indonesia adalah negara sangat besar, dengan wilayah yang sangat luas, dengan kondisi geografis yang berbeda-beda. Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup, kalau ada konektivitas di antara semua pusat-pusat produksi dan tempat-tempat pemukiman,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Kepala Negara menekankan bahwa pemerintah bertekad memastikan tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur. Oleh karena itu, pembangunan jalan daerah terus didorong sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok tanah air.

“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita,” imbuh Kepala Negara.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa jalan yang baik tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi ketahanan nasional. Menurut Kepala Negara, keberhasilan mewujudkan swasembada pangan maupun swasembada energi sangat bergantung pada tersedianya jaringan distribusi yang lancar dan terhubung dengan baik.

“Jalan yang baik adalah bagian dari strategi ketahanan kita. Swasembada pangan tidak hanya soal benih, pupuk, irigasi. Swasembada energi tidak hanya soal energi. Ini juga adalah hasil jaringan distribusi yang lancar dan baik. Energi harus dapat menjangkau masyarakat dari kawasan-kawasan produktif,” ungkap Presiden Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga serta memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun secara optimal. Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintah pusat akan terus meningkatkan dukungan pembangunan infrastruktur di daerah, termasuk hingga tingkat desa, pada tahun-tahun mendatang.

“Dengan selesainya jalan daerah ini, saya mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur dengan sebaik-baiknya. Dalam tahun-tahun yang akan datang, kita akan tingkatkan biaya untuk pembangunan di seluruh daerah-daerah sampai ke desa-desa dan dengan demikian, saya ucapkan terima kasih atas pekerjaan keras, kerja keras dari semua instansi, PU (Pekerjaan Umum), dan semua jajarannya dibantu oleh Pemda,” ujar Kepala Negara.

Presiden Prabowo juga menilai kualitas pembangunan jalan yang telah diselesaikan cukup baik dan menekankan pentingnya menjaga akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara. “Kita melihat kualitas cukup baik. Ini harus dipertahankan. Semua pengeluaran uang rakyat harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Presiden Prabowo.

Baca Juga  Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

Peresmian 1.151 kilometer jalan daerah tahun 2025 se-Indonesia ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat konektivitas nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membangun fondasi yang kokoh bagi ketahanan pangan, ketahanan energi, dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. (BPMI SETPRES)

The post Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Presiden Prabowo usai meresmikan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis bagi Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki wilayah sangat luas dan kondisi geografis yang beragam. Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat meresmikan 1.151 kilometer jalan hasil pelaksanaan Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) yang dipusatkan di Ruas Kedungdung–Bringkoning, Desa Lar Lar, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Dalam sambutannya, Kepala Negara menyampaikan ketersediaan jalan yang memadai akan memperlancar konektivitas antara pusat-pusat produksi dan kawasan permukiman sehingga dapat menekan biaya angkut dan biaya logistik nasional. Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas antarwilayah guna mendukung pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Indonesia adalah negara sangat besar, dengan wilayah yang sangat luas, dengan kondisi geografis yang berbeda-beda. Biaya angkut akan menjadi lebih murah kalau jalan-jalan cukup, kalau ada konektivitas di antara semua pusat-pusat produksi dan tempat-tempat pemukiman,” ujar Presiden Prabowo.

Selain itu, Kepala Negara menekankan bahwa pemerintah bertekad memastikan tidak ada daerah yang tertinggal akibat keterbatasan akses infrastruktur. Oleh karena itu, pembangunan jalan daerah terus didorong sebagai bagian dari upaya menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok tanah air.

“Kita bertekad tidak boleh ada daerah yang tertinggal hanya karena akses yang terbatas. Kita harus turunkan biaya logistik untuk seluruh rakyat dan perekonomian kita,” imbuh Kepala Negara.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa jalan yang baik tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang, tetapi juga menjadi bagian penting dari strategi ketahanan nasional. Menurut Kepala Negara, keberhasilan mewujudkan swasembada pangan maupun swasembada energi sangat bergantung pada tersedianya jaringan distribusi yang lancar dan terhubung dengan baik.

“Jalan yang baik adalah bagian dari strategi ketahanan kita. Swasembada pangan tidak hanya soal benih, pupuk, irigasi. Swasembada energi tidak hanya soal energi. Ini juga adalah hasil jaringan distribusi yang lancar dan baik. Energi harus dapat menjangkau masyarakat dari kawasan-kawasan produktif,” ungkap Presiden Prabowo.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Negara juga mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga serta memanfaatkan infrastruktur yang telah dibangun secara optimal. Presiden Prabowo memastikan bahwa pemerintah pusat akan terus meningkatkan dukungan pembangunan infrastruktur di daerah, termasuk hingga tingkat desa, pada tahun-tahun mendatang.

“Dengan selesainya jalan daerah ini, saya mengajak seluruh pemerintah daerah untuk menjaga dan memanfaatkan infrastruktur dengan sebaik-baiknya. Dalam tahun-tahun yang akan datang, kita akan tingkatkan biaya untuk pembangunan di seluruh daerah-daerah sampai ke desa-desa dan dengan demikian, saya ucapkan terima kasih atas pekerjaan keras, kerja keras dari semua instansi, PU (Pekerjaan Umum), dan semua jajarannya dibantu oleh Pemda,” ujar Kepala Negara.

Presiden Prabowo juga menilai kualitas pembangunan jalan yang telah diselesaikan cukup baik dan menekankan pentingnya menjaga akuntabilitas dalam penggunaan anggaran negara. “Kita melihat kualitas cukup baik. Ini harus dipertahankan. Semua pengeluaran uang rakyat harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” pungkas Presiden Prabowo.

Peresmian 1.151 kilometer jalan daerah tahun 2025 se-Indonesia ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat konektivitas nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membangun fondasi yang kokoh bagi ketahanan pangan, ketahanan energi, dan pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia. (BPMI SETPRES)

The post Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi appeared first on Sekretariat Kabinet Republik Indonesia.

Tags: infrastrukturketahanannasionalpresiden,resmikanseindonesia
  • Editor: Riko A Saputra
  • Redaktur Pelaksana: Erwin
Temukan Berita Lainnya

Baca Juga

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Perkuat Konektivitas hingga Pelosok Indonesia
Nasional

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Perkuat Konektivitas hingga Pelosok Indonesia

23 Juni 2026 - 14:02
Dari Kabupaten Sampang hingga Bangkalan, Presiden Prabowo akan Resmikan Infrastruktur serta Hadiri Munas dan Konbes NU
Nasional

Dari Kabupaten Sampang hingga Bangkalan, Presiden Prabowo akan Resmikan Infrastruktur serta Hadiri Munas dan Konbes NU

23 Juni 2026 - 11:02
Presiden Prabowo Terima Laporan Perkembangan Hilirisasi, Ketahanan Energi, dan Stabilitas Kelistrikan Nasional
Nasional

Presiden Prabowo Terima Laporan Perkembangan Hilirisasi, Ketahanan Energi, dan Stabilitas Kelistrikan Nasional

23 Juni 2026 - 10:02
Presiden Prabowo Instruksikan Penataan Ulang Kawasan GBK untuk Ciptakan Pusat Ekonomi Baru
Nasional

Presiden Prabowo Instruksikan Penataan Ulang Kawasan GBK untuk Ciptakan Pusat Ekonomi Baru

23 Juni 2026 - 10:02
Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains
Nasional

Presiden Prabowo Bahas Kemitraan Strategis dengan Imperial College London, Perkuat Pendidikan Kedokteran dan Sains

23 Juni 2026 - 10:02
Seskab Teddy Ungkap Arahan Presiden Prabowo soal Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara
Nasional

Seskab Teddy Ungkap Arahan Presiden Prabowo soal Transformasi BUMN dan Optimalisasi Aset Negara

22 Juni 2026 - 09:02

Berita Populer

  • Cak Nur dan Hardi Selamat Hood mendatangi kantor KPU Kota Batam untuk mendaftarkan diri maju di Pilkada tahun 2024. (Sumber foto: JP - BatamPena.com)

    Cak Nur dan Hardi Selamat Hood Bersama Rombongan Datangi KPU Kota Batam 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Setelah Bencana, Ancaman Baru Mengintai: Kenali Penyakit Pascabencana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aussie Porn Blocks Fuel VPN App Surge

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jaksa Tuntut Kompol Satria Nanda Dengan Pidana Mati 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Italia Setujui Hibah Kapal Induk Garibaldi ke RI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Pilihan Redaksi

Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi

Resmikan 1.151 KM Jalan Daerah se-Indonesia, Presiden Prabowo: Infrastruktur Jalan adalah Fondasi Ketahanan Pangan dan Energi

23 Juni 2026 - 14:02
Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Perkuat Konektivitas hingga Pelosok Indonesia

Presiden Prabowo Resmikan 1.151 Kilometer Jalan Daerah di 37 Provinsi, Perkuat Konektivitas hingga Pelosok Indonesia

23 Juni 2026 - 14:02
Wakil Ketua II DPRD Batam Apresiasi Seminar Nasional FISIPOL UNRIKA, Bahas Reformasi UU Pemilu 2029

Wakil Ketua II DPRD Batam Apresiasi Seminar Nasional FISIPOL UNRIKA, Bahas Reformasi UU Pemilu 2029

23 Juni 2026 - 14:01
Taurus Love Forecast: June 4th

Taurus Love Forecast: June 4th

23 Juni 2026 - 13:37
  • Redaksi
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 batampena.com

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
    • Batam
    • Kepulauan Riau
      • Tanjungpinang
      • Bintan
      • Karimun
      • Natuna
      • Lingga
  • Nasional
    • pendidikan-dan-pembelajaran
    • Serba-serbi
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Energi & BBM
    • Investasi
    • Keuangan
  • Hukum & Kriminal
    • Hukum
    • kejahatan
  • politik
    • Partai Politik
    • Pemilu
  • Internasional
    • Asia
    • Eropa
    • Amerika
    • Global
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • MotorGP
    • Lainnya
  • Opini
    • Kolom
    • Surat Pembaca
    • Editorial
  • Liputan Khusus
    • Investigasi
    • Human Interest
    • Laporan Mendalam
    • Feature

Copyright © 2025 batampena.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In