Bagi sebagian besar pelancong, kelas ekonomi seringkali menjadi pilihan utama untuk menyeimbangkan antara biaya dan kebutuhan perjalanan. Meskipun berada di kelas paling dasar, kenyamanan di kelas ekonomi menjadi krusial, terutama pada penerbangan jarak jauh yang memakan waktu berjam-jam di udara. Faktor-faktor seperti ruang kaki yang memadai, kemampuan sandaran kursi untuk direbahkan, serta dukungan sandaran kepala yang nyaman, secara kolektif menentukan kualitas pengalaman terbang secara keseluruhan.
Japan Airlines Raih Pengakuan Kursi Ekonomi Terbaik Dunia
Dalam kancah industri penerbangan global, Japan Airlines (JAL) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Maskapai asal Jepang ini dinobatkan sebagai pemilik kursi kelas ekonomi terbaik di dunia untuk tahun 2025 oleh Skytrax World Airline Awards, sebuah lembaga penilaian independen yang sangat dihormati di industri penerbangan.
Penghargaan prestisius ini merupakan hasil dari survei global berskala besar yang melibatkan ribuan penumpang dari berbagai penjuru dunia. Dalam kategori “Best Economy Class Airline Seat”, JAL berhasil unggul berkat keunggulan desain kursinya yang ergonomis. Jarak antar baris kursi yang lebih lapang, serta sandaran kepala yang dapat disesuaikan untuk kenyamanan optimal, memberikan rasa lega dan dukungan yang lebih baik, khususnya selama perjalanan udara jarak jauh.
Daftar Maskapai dengan Kursi Ekonomi Terbaik Dunia 2025
Selain Japan Airlines yang menduduki peringkat teratas, Skytrax juga merilis daftar 10 besar maskapai dengan kursi kelas ekonomi terbaik di dunia untuk tahun 2025. Daftar ini menunjukkan dominasi yang cukup signifikan dari maskapai-maskapai yang berbasis di kawasan Asia-Pasifik, mengindikasikan adanya fokus kuat pada peningkatan pengalaman penumpang di segmen yang paling banyak digunakan oleh mayoritas pelancong internasional.
Berikut adalah daftar 10 besar maskapai dengan kursi kelas ekonomi terbaik menurut Skytrax 2025:
- Japan Airlines
- Cathay Pacific Airways
- Korean Air
- Singapore Airlines
- Qatar Airways
- ANA All Nippon Airways
- Emirates
- STARLUX Airlines
- China Airlines
- Malaysia Airlines
Faktor Kenyamanan Kursi Ekonomi Menurut Berbagai Sumber
Tidak hanya Skytrax, media internasional ternama di bidang perjalanan seperti NDTV Travel juga turut mempublikasikan daftar maskapai yang menawarkan kursi ekonomi paling nyaman. Dalam penilaian mereka, maskapai seperti Cathay Pacific, Qatar Airways, dan Singapore Airlines kerap disorot karena fitur-fitur unggulannya. Fitur-fitur tersebut meliputi bantalan kursi yang lebih tebal, sandaran kepala yang dapat diatur ketinggian dan posisinya (adjustable headrest), serta ruang kaki yang sedikit di atas rata-rata. Kombinasi elemen-elemen ini terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kenyamanan penumpang selama penerbangan yang panjang.
Platform perjalanan terkemuka lainnya, KAYAK, juga memberikan pandangannya. Berdasarkan analisisnya, kursi yang digunakan oleh Japan Airlines pada armada Airbus A350-1000 menawarkan kombinasi yang sangat baik antara seat pitch (jarak antar baris kursi) yang mencapai sekitar 34 inci, lebar kursi yang lebih besar dibandingkan rata-rata maskapai lain, serta tambahan fasilitas pendukung kenyamanan seperti port USB untuk pengisian daya gawai dan layar multimedia hiburan yang memadai.
Lebih dari Sekadar Dimensi Kursi
Penghargaan semacam ini bukan sekadar gelar tanpa makna. Bagi para pelancong, terutama mereka yang sering melakukan perjalanan jarak jauh, kategori “best economy seat” dapat menjadi salah satu indikator penting dalam memilih maskapai yang akan digunakan. Ini mencerminkan upaya maskapai untuk memberikan pengalaman terbang yang lebih baik di kelas yang paling terjangkau.
Namun, penting untuk dicatat bahwa penilaian ini sebagian besar didasarkan pada survei pengalaman konsumen. Oleh karena itu, elemen layanan kabin secara keseluruhan, termasuk kualitas pelayanan dari awak kabin, kebersihan, dan fasilitas pendukung lainnya, turut memengaruhi hasil penilaian, bukan hanya dimensi fisik dari kursi itu sendiri.
Beberapa analis penerbangan juga mengingatkan bahwa kursi yang dinilai “terbaik” dalam studi semacam ini pun tetap memiliki keterbatasan inheren yang sama dengan kursi kelas ekonomi standar pada umumnya. Keterbatasan tersebut misalnya adalah sudut kemiringan sandaran kursi yang relatif terbatas. Dengan demikian, tingkat kenyamanan pada akhirnya tetap akan sangat dipengaruhi oleh durasi total perjalanan serta ukuran tubuh dan preferensi masing-masing penumpang.

















