Sebanyak 28 warga Kelurahan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan, telah berhasil terverifikasi sebagai calon penerima manfaat dari Program Pemberdayaan Kesejahteraan Masyarakat (PKM) Medan Makmur. Program inovatif yang digagas oleh Pemerintah Kota Medan ini merupakan salah satu wujud nyata komitmen pemerintah dalam upaya meningkatkan taraf hidup serta kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan yang membutuhkan perhatian lebih.
Proses verifikasi yang cermat dan teliti ini dilakukan berdasarkan hasil dari Musyawarah Kelurahan (Muskel) yang telah diselenggarakan di Kantor Kecamatan Medan Tuntungan, Jalan Bunga Melati, pada tanggal 5 Mei 2026. Lurah Simalingkar B, Inganta Pulung Sembiring, SE, menjelaskan bahwa musyawarah tersebut berjalan dengan sangat baik dan partisipatif, melibatkan berbagai elemen masyarakat serta pemangku kepentingan kunci di wilayah tersebut.
Detail Pelaksanaan Musyawarah Kelurahan
Kegiatan musyawarah ini dibuka secara langsung oleh Camat Medan Tuntungan, Berani Perangin-angin. Hadir pula dalam acara penting ini, Kasi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Medan Tuntungan, tim pendamping Program PKM dari Dinas Sosial Kota Medan, para kepala lingkungan, tokoh masyarakat yang dihormati, perwakilan tokoh pemuda, serta unsur keamanan dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah dalam memastikan program ini tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
“Syukurnya, acara Musyawarah Kelurahan Simalingkar B ini berjalan dengan lancar dan tertib tanpa menemui hambatan berarti,” ujar Inganta Pulung Sembiring saat ditemui di ruang kerjanya pada hari Jumat, 29 Mei. Pernyataan ini menegaskan kelancaran proses pengambilan keputusan dan identifikasi calon penerima manfaat.
Profil Calon Penerima Manfaat
Dari total 28 warga yang telah terverifikasi sebagai calon penerima manfaat Program PKM Medan Makmur, rinciannya adalah sebagai berikut:
- 23 Orang Lanjut Usia (Lansia): Kelompok ini merupakan prioritas utama karena seringkali menghadapi tantangan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membutuhkan dukungan ekstra.
- 5 Orang Penyandang Disabilitas: Individu dengan disabilitas juga menjadi fokus perhatian, memastikan mereka mendapatkan kesempatan yang sama untuk merasakan peningkatan kualitas hidup melalui program ini.
Kedua kelompok ini dinilai telah memenuhi kriteria yang ditetapkan untuk memperoleh bantuan melalui Program PKM Medan Makmur, yang dirancang khusus untuk memberikan dukungan sosial dan ekonomi.
“Warga lansia dan penyandang disabilitas yang telah terverifikasi ini diharapkan dapat sepenuhnya memperoleh manfaat dari program yang memang secara spesifik ditujukan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kelurahan Simalingkar B,” tambah Inganta.
Program PKM Medan Makmur: Prioritas Pemerintah Kota
Inganta Pulung Sembiring menegaskan bahwa Program PKM Medan Makmur merupakan salah satu program prioritas utama yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Medan. Program ini berada di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, yang memiliki visi kuat untuk menciptakan kota yang lebih sejahtara dan berkeadilan bagi seluruh warganya.
Program ini tidak hanya berfungsi sebagai jaring pengaman sosial bagi mereka yang membutuhkan, tetapi juga dirancang secara strategis untuk mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Melalui berbagai intervensi dan bantuan yang disalurkan, diharapkan terjadi perubahan positif yang signifikan dalam kehidupan para penerima manfaat.
Komitmen Kelurahan Simalingkar B dalam Pembangunan
Selain fokus pada Program PKM Medan Makmur, Kelurahan Simalingkar B juga menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung berbagai program lain yang dijalankan oleh Pemerintah Kota Medan. Dukungan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik hingga upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan.
Untuk memastikan lingkungan kantor tetap bersih, sehat, rapi, indah, dan nyaman, pihak kelurahan secara rutin melaksanakan kegiatan gotong royong. Kegiatan ini biasanya diadakan setiap hari Selasa, melibatkan seluruh staf kelurahan dan elemen masyarakat yang berpartisipasi.
Sementara itu, pada hari Jumat, fokus kegiatan gotong royong diarahkan pada pembersihan drainase, pembabatan rumput liar yang dapat mengganggu kenyamanan, serta pengangkutan sampah di lingkungan permukiman warga. Upaya ini dilakukan secara berkala untuk mencegah masalah kesehatan dan lingkungan yang lebih besar, seperti banjir atau penyebaran penyakit.
“Kami berkomitmen penuh untuk terus menjalankan dan mendukung seluruh program Pemerintah Kota Medan, baik yang berkaitan dengan pelayanan masyarakat secara langsung maupun dalam upaya menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan tempat kita tinggal,” pungkas Lurah Inganta Pulung Sembiring. Komitmen ini mencerminkan semangat kolaborasi dan dedikasi untuk kemajuan Kelurahan Simalingkar B dan Kota Medan secara keseluruhan.






