Informasi Terkini Seputar Kota Padang
Kota Padang kembali menjadi perhatian masyarakat setelah berita terkini yang menarik dan penting. Berikut beberapa informasi utama yang telah dirangkum dalam 24 jam terakhir.
Pencarian Korban Hanyut di Pantai Ujung Karang Masih Belum Menemukan Hasil
Pencarian dua korban hanyut di Pantai Ujung Karang, belakang kampus Universitas Bung Hatta (UBH), Kecamatan Pasang Utara, Kota Padang masih nihil pada hari kedua, Minggu (19/4/2026). Pencarian dimulai sejak pukul 07:30 WIB dan dihentikan sementara hingga 18:00 WIB.
Komandan Regu (Danru) Kantor SAR Kelas A Padang, Tri Desyu, menyampaikan bahwa pencarian di hari kedua ini masih nihil terhadap dua korban hanyut saat berenang di Pantai Ujung Karang. Pihaknya juga meminta tim gabungan menghentikan pencarian sementara waktu di hari kedua terhadap korban.
Lima perahu karet yang sebelumnya dikerahkan untuk menyusuri lokasi terakhir dan diperluas dengan jarak 2 mil masih belum membuahkan hasil, sehingga harus ditarik ke daratan. Pencarian korban hilang dilanjutkan pada Senin (20/4/2026) atau hari ketiga, dimulai pukul 07:30 WIB. Radius pencarian terhadap korban juga diperluas hingga 5 mil dari titik terakhir hilangnya kedua bocah yang sempat berenang pada Sabtu siang tersebut.
Sebelum pencarian dilanjutkan di hari ketiga, Tri meminta tim gabungan melakukan briefing sebelum menyusuri lautan. Dengan demikian, persiapan dapat dimatangkan sebelum mengambil langkah-langkah ke depannya.
Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas Cek Penyaluran BBM Subsidi di Sumbar
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan pengecekan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Barat. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian distribusi BBM, khususnya jenis BBM tertentu (JBT) dan jenis BBM khusus penugasan (JBKP), agar berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam kunjungan pada Jumat (17/4/2026), tim melakukan pengecekan langsung terhadap proses penyaluran BBM di SPBU, termasuk memastikan prosedur dan mekanisme distribusi telah diterapkan dengan benar. Selain itu, juga dilakukan uji tera guna memastikan kualitas dan kuantitas BBM sesuai standar.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, seluruh perangkat digitalisasi SPBU telah terkoneksi dengan baik. Penyaluran BBM JBT dan JBKP juga telah dilakukan menggunakan sistem sesuai aturan. Sementara itu, kondisi stok BBM di SPBU terpantau aman dan mencukupi, serta antrean kendaraan berada dalam kondisi normal.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga penyaluran BBM tetap sesuai ketentuan. “Pertamina Patra Niaga berkomitmen memastikan penyaluran BBM, khususnya JBT dan JBKP, berjalan sesuai aturan,” ujarnya.
The Kmers Mania Ancam Boikot Laga Semen Padang FC
Kelompok suporter Semen Padang FC, The Kmers Mania, mengeluarkan pernyataan tegas menjelang laga kandang kontra Persijap Jepara. Mereka menyatakan akan melakukan aksi boikot sebagai bentuk kekecewaan terhadap manajemen klub.
Dirigen The Kmers Mania, Bule, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah melihat kondisi tim yang dinilai tidak kunjung membaik, serta sikap manajemen yang dianggap tidak terbuka terhadap kritik. Ia menilai, selama ini kritik yang disampaikan suporter kerap diabaikan. Padahal, suporter merupakan bagian penting dalam perjalanan klub.
Bule juga menyoroti minimnya transparansi manajemen terkait kondisi internal klub. Menurutnya, meski telah terjadi sejumlah perombakan, hasil yang diraih belum memuaskan. Ia menegaskan bahwa sepak bola bukan hanya milik pengelola, tetapi juga milik suporter dan masyarakat. Karena itu, pihaknya meminta adanya perubahan sikap dari manajemen.
Sementara itu, Humas dan Infokom The Kmers Mania, Agung Putra, menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan boikot pada laga Semen Padang FC melawan Persijap Jepara, serta pertandingan selanjutnya dalam waktu yang belum ditentukan. Bentuk boikot yang mereka lakukan adalah tidak memasuki tribun saat pertandingan berlangsung. Mereka juga akan menyiapkan aksi berupa spanduk berisi kekecewaan.



















