9 Oleh-Oleh Khas Pekanbaru yang Wajib Dibawa

Diposting pada

Pengalaman Kuliner yang Tak Terlupakan di Pekanbaru

Jalan-jalan ke Riau rasanya belum lengkap jika tidak mencicipi berbagai kuliner lezat yang tersedia. Selain memiliki pemandangan kota yang menarik dengan campuran budaya Melayu yang kental, ibu kota Provinsi Riau ini juga menyimpan banyak jenis makanan yang patut dicoba.

Menjelajahi setiap sudut kota sambil mencicipi berbagai jajanan lokal akan memberikan pengalaman liburan yang tak terlupakan bagi kamu dan keluarga. Setelah puas mengeksplorasi kota, momen yang paling dinantikan oleh kerabat di rumah adalah menunggu buah tangan dari perjalanan tersebut.

Berikut ini adalah 9 oleh-oleh khas Pekanbaru yang bisa kamu bawa pulang:

  1. Bolu Kemojo



    Membicarakan buah tangan dari Tanah Melayu rasanya kurang afdal kalau tidak menyebut Bolu Kemojo. Kue yang bentuknya dicetak menyerupai bunga kamboja ini memiliki tekstur padat namun lembut saat digigit. Aroma pandannya yang sangat khas berpadu sempurna dengan rasa manis legit yang tidak bikin enek. Karena tidak menggunakan bahan pengawet buatan, bolu ini sangat aman dikonsumsi oleh anak-anak hingga orang dewasa di rumah.

  2. Lempuk Durian



    Setelah puas mencicipi kelembutan bolu, bagi kamu pencinta raja buah, wajib melirik lempuk durian. Makanan yang tampilannya mirip dengan dodol ini terbuat dari daging buah durian asli yang dicampur dengan gula merah. Proses masaknya yang cukup lama membuat lempuk durian memiliki daya tahan yang sangat baik, sehingga aman dibawa dalam perjalanan jauh. Sensasi rasa manis dan aroma duriannya yang kuat dijamin bikin siapa saja ketagihan.

  3. Kue Bangkit



    Beralih ke camilan kering yang awet dan mudah dibawa, ada kue bangkit yang tidak boleh terlewat dari daftar belanjamu. Kue kering yang terbuat dari tepung sagu ini memiliki keunikan tersendiri, yakni teksturnya yang akan langsung lumer begitu masuk ke dalam mulut. Rasanya yang manis gurih menjadikannya teman ngemil yang pas saat bersantai di sore hari bersama keluarga.

  4. Kacang Pukul



    Bila keluarga di rumah menyukai camilan manis pendamping teh hangat, kacang pukul adalah pilihan yang sangat tepat. Camilan legendaris yang berasal dari kawasan Bagansiapiapi ini memiliki tekstur dan rasa yang mirip dengan ting-ting kacang. Rasanya yang manis, renyah, dan gurih membuat kacang pukul sangat disukai oleh berbagai kalangan, apalagi kemasannya yang praktis membuatnya sangat mudah untuk dibagikan ke teman-teman kantor.

  5. Lopek Bugi



    Mencari jajanan pasar yang otentik, tradisional, dan bikin kangen? Lopek bugi jawabannya. Lopek, yang dalam bahasa setempat berarti lepat, merupakan makanan berbahan dasar ketan yang diisi dengan parutan kelapa manis, lalu dibungkus menggunakan daun pisang. Aroma khas daun pisang yang menguar dari kue ini memberikan sensasi makan yang sangat tradisional dan nostalgia.

  6. Ikan Salai



    Bosan dengan yang manis-manis? Tenang, ibu kota Riau ini juga punya buah tangan bercita rasa gurih yang sangat menggugah selera, yaitu ikan salai. Ikan salai adalah ikan segar (biasanya ikan patin, selais, atau baung) yang diawetkan melalui proses pengasapan tradisional. Ikan ini sangat awet dan tahan lama, serta paling nikmat jika kamu mengolah kembali menjadi gulai pedas atau digoreng kering dengan sambal balado setibanya di rumah.

  7. Mi Sagu



    Pencinta olahan mi wajib mencoba membawa pulang mi sagu mentah khas Riau. Berbeda dengan mi gandum pada umumnya, mi ini terbuat dari tepung sagu sehingga teksturnya jauh lebih kenyal dan tebal. Selain rasanya yang enak, mi sagu juga dikenal lebih ramah di perut dan bebas gluten. Kamu bisa meraciknya sendiri di rumah dengan tambahan kuah kaldu ikan atau digoreng pedas dengan taburan ebi.

  8. Keripik Nanas



    Wilayah Riau pada umumnya dikenal sebagai salah satu daerah penghasil buah nanas berkualitas tinggi. Tidak heran jika masyarakat setempat mengreasikannya menjadi keripik nanas yang sangat renyah. Proses penggorengan menggunakan mesin vakum membuat keripik ini tidak berminyak, tetapi tetap mempertahankan rasa manis dan asam segar yang menjadi ciri khas buah nanas.

  9. Pancake Durian



    Kembali lagi ke olahan durian, selain lempuk, pancake durian juga menjadi primadona incaran wisatawan kekinian yang datang berkunjung. Daging durian murni yang tebal dan krim lembut dibalut dengan kulit pancake yang tipis dan elastis. Meskipun disajikan dingin dan ketahanannya tidak selama makanan kering, banyak toko suvenir yang sudah menyediakan kemasan khusus berpendingin agar pancake ini tetap aman dibawa di dalam kabin pesawat.

Nah, itulah pembahasan mengenai 9 oleh-oleh khas Pekanbaru. Semoga bermanfaat!

Gambar Gravatar
Erwin merupakan jurnalis yang meliput berbagai topik, mulai dari berita nasional, ekonomi, hingga dinamika sosial di daerah. Dengan gaya penulisan yang lugas, ia berkomitmen menghadirkan informasi akurat dan terpercaya.

Tinggalkan Balasan